alexametrics
25.6 C
Madura
Friday, July 1, 2022

BKPSDM Sampang Nyatakan 25 Pendaftar P3K Tidak Lulus Verifikasi Online

SAMPANG –  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang sudah menutup pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada Minggu (17/2). Setelah dilakukan verifikasi secara online, 25 pendaftar dinyatakan tidak lulus.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah menetapkan, yang boleh mendaftar P3K adalah tenaga honorer eks K2. BKPSDM Sampang mencatat ada 935 pendaftar. Tapi setelah dilakukan verifikasi secara online pada Senin (18/2), hanya 910 pendaftar yang lolos.

Risma, Kasubid Bidang Informasi dan Pengadaan membenarkan ada 25 pendaftar yang tidak lolos verifikasi secara online. “Setelah verifikasi online, kami akan melakukan verifikasi secara fisik. Hingga saat ini, proses verifikasi fisik masih berlangsung,” katanya.

Baca Juga :  Pembangunan Tidak Bisa Mengandalkan APBD

Dijelaskan, yang sudah lulus verifikasi online belum tentu lulus di verifikasi berkas. “Sebab saat di pendaftaran online, hanya ada beberapa berkas yang diupload. Jika saat dilakukan verifikasi berkas ada yang tidak sesuai kriteria, nanti tidak akan diloloskan,” tegasnya.

Risma menambahkan, minimal persyaratan pendaftar P3K berusia 20 tahun dan batas usia maksimal adalah satu tahun sebelum masa jabatan pensiun. “Misalkan yang dilamar guru, batas pensiunnya 60 tahun, jadi yang boleh mendaftar sampai umur 59 tahun,” jelasnya.

Mengenai pelaksanaan tes, Risma masih menunggu keputusan dari pusat. “Rencananya, CAT dilakukan di SMAN 1 Sampang dan SMKN 1 Sampang selama dua hari. Dalam satu hari akan dijadikan empat sesi,” paparnya mewakili Plt Kepala BKPSDM Sampang Yuliadi Setiawan. (Moh. Iqbal)

Baca Juga :  Gaji PPPK Belum Ter-Cover APBD 2019

SAMPANG –  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang sudah menutup pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada Minggu (17/2). Setelah dilakukan verifikasi secara online, 25 pendaftar dinyatakan tidak lulus.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah menetapkan, yang boleh mendaftar P3K adalah tenaga honorer eks K2. BKPSDM Sampang mencatat ada 935 pendaftar. Tapi setelah dilakukan verifikasi secara online pada Senin (18/2), hanya 910 pendaftar yang lolos.

Risma, Kasubid Bidang Informasi dan Pengadaan membenarkan ada 25 pendaftar yang tidak lolos verifikasi secara online. “Setelah verifikasi online, kami akan melakukan verifikasi secara fisik. Hingga saat ini, proses verifikasi fisik masih berlangsung,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Ciptakan Atmosfer Ilmuan


Dijelaskan, yang sudah lulus verifikasi online belum tentu lulus di verifikasi berkas. “Sebab saat di pendaftaran online, hanya ada beberapa berkas yang diupload. Jika saat dilakukan verifikasi berkas ada yang tidak sesuai kriteria, nanti tidak akan diloloskan,” tegasnya.

Risma menambahkan, minimal persyaratan pendaftar P3K berusia 20 tahun dan batas usia maksimal adalah satu tahun sebelum masa jabatan pensiun. “Misalkan yang dilamar guru, batas pensiunnya 60 tahun, jadi yang boleh mendaftar sampai umur 59 tahun,” jelasnya.

Mengenai pelaksanaan tes, Risma masih menunggu keputusan dari pusat. “Rencananya, CAT dilakukan di SMAN 1 Sampang dan SMKN 1 Sampang selama dua hari. Dalam satu hari akan dijadikan empat sesi,” paparnya mewakili Plt Kepala BKPSDM Sampang Yuliadi Setiawan. (Moh. Iqbal)

Baca Juga :  980 Calon Berebut Kursi PPPK di Pemkab Bangkalan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/