alexametrics
22.9 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Keponakan Bacok Paman Sepulang dari Ponpes

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Suasana Dusun Tlandung, Desa Asem Jaran, Kecamatan Banyuates, pada Sabtu malam (18/9) geger. Sebab, sekitar pukul 20.30 di dusun tersebut terjadi pembacokan. Korban pembacokan bernama H Mashadi, 50, warga Desa Kembang Jeruk, Kecamatan Banyuates.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, sebelum kejadian, korban menjenguk anaknya yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Huffadz, Desa Asem Jaran, Kecamatan Banyuates. Sepulang dari pondok, tiba-tiba korban dihadang keponakannya sendiri, yaitu Sarip, 40.

Saat itu juga, korban langsung dibacok menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Mulai dari dahi, kepala bagian belakang, dan telinga kiri. Setelah kejadian, warga setempat mengevakuasi korban ke Puskesmas Banyuates untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Pemasangan Box Culvert Lebihi Deadline

Beberapa saat kemudian, korban dirujuk ke RSD Ketapang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Karena peralatan di rumah sakit tersebut kurang memadai, akhirnya korban dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan.

Kapolsek Banyuates AKP Galih Putra S. membenarkan peristiwa pembacokan tersebut. Institusinya juga sudah mengamankan pelaku pembacokan. Akan tetapi, dia enggan berkomentar lebih lanjut.

Alasannya, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Sampang. ”Silakan konfirmasi ke satreskrim. Sebab, kasusnya sudah dilimpahkan,” ujarnya singkat.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto mengakui sudah menerima pelimpahan kasus tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan keterangan secara terperinci. Sebab, anggotanya masih bekerja. ”Saat ini masih kami kembangkan,” katanya.

Baca Juga :  Dinas PUPR Tuntaskan Proyek Jalan Kedungdung–Bringkoning

Daryanto berjanji akan menginformasikan lebih lanjut apabila ada perkembangan. Dia khawatir terdapat pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus tersebut. ”Sabar, nanti akan saya informasikan lagi,” janjinya.

- Advertisement -

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Suasana Dusun Tlandung, Desa Asem Jaran, Kecamatan Banyuates, pada Sabtu malam (18/9) geger. Sebab, sekitar pukul 20.30 di dusun tersebut terjadi pembacokan. Korban pembacokan bernama H Mashadi, 50, warga Desa Kembang Jeruk, Kecamatan Banyuates.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, sebelum kejadian, korban menjenguk anaknya yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Huffadz, Desa Asem Jaran, Kecamatan Banyuates. Sepulang dari pondok, tiba-tiba korban dihadang keponakannya sendiri, yaitu Sarip, 40.

Saat itu juga, korban langsung dibacok menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Mulai dari dahi, kepala bagian belakang, dan telinga kiri. Setelah kejadian, warga setempat mengevakuasi korban ke Puskesmas Banyuates untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Anggota TNI pun Jadi Korban Begal

Beberapa saat kemudian, korban dirujuk ke RSD Ketapang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Karena peralatan di rumah sakit tersebut kurang memadai, akhirnya korban dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan.

Kapolsek Banyuates AKP Galih Putra S. membenarkan peristiwa pembacokan tersebut. Institusinya juga sudah mengamankan pelaku pembacokan. Akan tetapi, dia enggan berkomentar lebih lanjut.

Alasannya, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polres Sampang. ”Silakan konfirmasi ke satreskrim. Sebab, kasusnya sudah dilimpahkan,” ujarnya singkat.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto mengakui sudah menerima pelimpahan kasus tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan keterangan secara terperinci. Sebab, anggotanya masih bekerja. ”Saat ini masih kami kembangkan,” katanya.

Baca Juga :  Dinas PUPR Tuntaskan Proyek Jalan Kedungdung–Bringkoning

Daryanto berjanji akan menginformasikan lebih lanjut apabila ada perkembangan. Dia khawatir terdapat pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus tersebut. ”Sabar, nanti akan saya informasikan lagi,” janjinya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/