alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Warga Abaikan Protokol Kesehatan, Petugas Kewalahan

SAMPANG ­– Aktivitas warga di Pasar Srimangunan tetap ramai. Pengunjung dan pedagang banyak tak mengindahkan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19. Mayoritas mereka tak memakai masker dan tak menjaga jarak aman.

            Padahal, anggota Satpol PP Sampang sudah melakukan imbauan secara langsung. Tapi, arahan itu tetap tidak didengarkan. Para penegak peraturan daerah (perda) itu kewalahan.

 Kasi Pencegahan dan Operasi Satpol PP Sampang Syamsul Mutammam mendapatkan surat dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang. Isinya meminta anggota satpol PP berada di pasar dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar memakai masker.

”Tapi, kami hanya melaksanakan secara mobile, tidak bisa stand by secara langsung. Karena anggota kami terbatas, banyak yang di posko,” kata Syamsul kemarin (19/5).

Baca Juga :  Wujudkan Sampang Hebat Bermartabat, Disperdagprin Gandeng BBKB

 Saat ini situasi Sampang berbeda dengan hari sebelumnya karena sudah menjadi zona merah. Dengan demikian, tingkat kewaspadaan terhadap Covid-29 perlu ditingkatkan.

            ”Makanya, kami dengan kegiatan rutin ini juga memberikan imbauan kepada pengunjung dan pemilik toko agar memakai masker,” ujar Syamsul.

            Pihaknya sebatas melakukan pemantauan dan imbauan. Namun, ternyata masih banyak pengunjung yang tidak mendengarkannya.

            ”Saya selaku petugas satpol PP sifatnya hanya mengimbau kepada pengunjung. Silakan mau pakai atau tidak, itu resiko mereka. Yang penting kami sudah mengimbau kepada mereka dengan iktikad baik,” paparnya.

            Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperdagprin Sampang Abd. Hannan menegaskan sudah berkoordinasi dengan semua pihak termasuk satpol PP agar tidak memperbolehkan pengunjung masuk pasar bila tak memakai masker. ”Ya kami sudah lama mengimbau kepada masyarakat, bahkan telah menegaskan yang tidak memakai masker tidak boleh masuk,” katanya. (iqb)

Baca Juga :  Pengangguran Terbuka Masih Tinggi

 

SAMPANG ­– Aktivitas warga di Pasar Srimangunan tetap ramai. Pengunjung dan pedagang banyak tak mengindahkan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19. Mayoritas mereka tak memakai masker dan tak menjaga jarak aman.

            Padahal, anggota Satpol PP Sampang sudah melakukan imbauan secara langsung. Tapi, arahan itu tetap tidak didengarkan. Para penegak peraturan daerah (perda) itu kewalahan.

 Kasi Pencegahan dan Operasi Satpol PP Sampang Syamsul Mutammam mendapatkan surat dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang. Isinya meminta anggota satpol PP berada di pasar dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar memakai masker.


”Tapi, kami hanya melaksanakan secara mobile, tidak bisa stand by secara langsung. Karena anggota kami terbatas, banyak yang di posko,” kata Syamsul kemarin (19/5).

Baca Juga :  Aliran Sungai Kamoning kembali Meluap

 Saat ini situasi Sampang berbeda dengan hari sebelumnya karena sudah menjadi zona merah. Dengan demikian, tingkat kewaspadaan terhadap Covid-29 perlu ditingkatkan.

            ”Makanya, kami dengan kegiatan rutin ini juga memberikan imbauan kepada pengunjung dan pemilik toko agar memakai masker,” ujar Syamsul.

            Pihaknya sebatas melakukan pemantauan dan imbauan. Namun, ternyata masih banyak pengunjung yang tidak mendengarkannya.

            ”Saya selaku petugas satpol PP sifatnya hanya mengimbau kepada pengunjung. Silakan mau pakai atau tidak, itu resiko mereka. Yang penting kami sudah mengimbau kepada mereka dengan iktikad baik,” paparnya.

            Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperdagprin Sampang Abd. Hannan menegaskan sudah berkoordinasi dengan semua pihak termasuk satpol PP agar tidak memperbolehkan pengunjung masuk pasar bila tak memakai masker. ”Ya kami sudah lama mengimbau kepada masyarakat, bahkan telah menegaskan yang tidak memakai masker tidak boleh masuk,” katanya. (iqb)

Baca Juga :  Wujudkan Sampang Hebat Bermartabat, Disperdagprin Gandeng BBKB

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/