alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

BKPSDM Tahun Ini Hanya Ajukan 400 ASN. Ternyata Ini Pertimbangannya

SAMPANG – Pemkab Sampang membutuhkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ironisnya, pemkab belum bisa merekrut calon ASN karena belum ada pengumuman resmi dari pusat.

Arif Lukman Hidayat, Plt Kepala BKPSDM Sampang mengatakan, setiap tahun pihaknya mengajukan formasi terkait kebutuhan ASN di Sampang. Total ASN yang dibutuhkan sekitar 6.000 orang.

“Dari ribuan orang itu, yang paling banyak dibutuhkan adalah tenaga guru sebanyak 2.500 orang. Sisanya untuk tenaga kesehatan dan tenaga lainnya,” katanya.

Meski membutuhkan ribuan ASN, kata Arif Lukman Hidayat, pihaknya tahun ini hanya akan mengajukan sekitar 400 orang. Rinciannya 197 tenaga pendidik, 101 tenaga kesehatan dan 102 tenaga teknis lainnya.

Baca Juga :  Diterjang Angin Puyuh, Masjid dan 17 Rumah Warga di Torjun Rusak

“Pengajuan kuota terbatas karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Prinsipnya, yang berwenang menentukan kuota itu pusat,” jelas Lukman.

Arif Lukman Hidayat menambahkan, berdasar informasi yang beredar, perekrutan ASN antara Oktober dan Noverber. “Tapi, hingga saat ini belum ada surat resmi dari pusat,” paparnya. (Moh Iqbal)

- Advertisement -

SAMPANG – Pemkab Sampang membutuhkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ironisnya, pemkab belum bisa merekrut calon ASN karena belum ada pengumuman resmi dari pusat.

Arif Lukman Hidayat, Plt Kepala BKPSDM Sampang mengatakan, setiap tahun pihaknya mengajukan formasi terkait kebutuhan ASN di Sampang. Total ASN yang dibutuhkan sekitar 6.000 orang.

“Dari ribuan orang itu, yang paling banyak dibutuhkan adalah tenaga guru sebanyak 2.500 orang. Sisanya untuk tenaga kesehatan dan tenaga lainnya,” katanya.


Meski membutuhkan ribuan ASN, kata Arif Lukman Hidayat, pihaknya tahun ini hanya akan mengajukan sekitar 400 orang. Rinciannya 197 tenaga pendidik, 101 tenaga kesehatan dan 102 tenaga teknis lainnya.

Baca Juga :  Nilai UNBK Sampang Terendah Lagi

“Pengajuan kuota terbatas karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Prinsipnya, yang berwenang menentukan kuota itu pusat,” jelas Lukman.

Arif Lukman Hidayat menambahkan, berdasar informasi yang beredar, perekrutan ASN antara Oktober dan Noverber. “Tapi, hingga saat ini belum ada surat resmi dari pusat,” paparnya. (Moh Iqbal)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/