alexametrics
20.5 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Pelabuhan Dangkal, Perahu Sulit Bersandar

SAMPANG – Keberadaan Pelabuhan Tanglok perlu mendapat perhatian pemkab. Kondisi sungai di lokasi tersebut semakin dangkal. Akibatnya, kapal nelayan sulit bersandar.

Samhudi, 47, seorang pemilik kapal, menuturkan, kondisi sungai dangkal sudah lama. Hingga saat ini, dinas terkait belum mengupayakan pengerukan lumpur. ”Kami kesulitan ketika ingin menyadarkan kapal. Kalau bisa tambatan perahu juga ditambah,” pinta warga Pulau Mandangin itu.

Kabid Perhubungan Laut Dishub Sampang Moh. Chotibul Umam mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa kajian terhadap kondisi Pelabuhan Tanglok. Selain itu, mengajukan permohonan pengerukan sungai ke Dishub Jatim. Sejauh ini, dishub hanya mengupayakan pembangunan tambatan perahu.

Banjir yang sering terjadi juga menjadi kajian. Jika bencana itu datang, kapal nelayan di pelabuhan berbenturan karena lokasi sempit. Karena itu, sebagian pemilik kapal mengusulkan agar aktivitas di Pelabuhan Tanglok pindah ke Pelabuhan Taddan, Camplong. ”Sampai sekarang, belum ada tindak lanjut dari pemprov,” ucapnya  

Baca Juga :  Pemkab Sampang Sosialisasikan Perbup Pilkades

Chotib menambahkan, untuk bisa mengelola dan mengoperasikan Pelabuhan Taddan, pihaknya masih menunggu serah terima dari pemerintah pusat. Terlebih hingga saat ini pembangunan pelabuhan belum selesai. ”Kami segera mengajukan berkas berita acara serah terima (BAST) pengelolaan Pelabuhan Taddan kepada pemerintah pusat,” janjinya.

 

SAMPANG – Keberadaan Pelabuhan Tanglok perlu mendapat perhatian pemkab. Kondisi sungai di lokasi tersebut semakin dangkal. Akibatnya, kapal nelayan sulit bersandar.

Samhudi, 47, seorang pemilik kapal, menuturkan, kondisi sungai dangkal sudah lama. Hingga saat ini, dinas terkait belum mengupayakan pengerukan lumpur. ”Kami kesulitan ketika ingin menyadarkan kapal. Kalau bisa tambatan perahu juga ditambah,” pinta warga Pulau Mandangin itu.

Kabid Perhubungan Laut Dishub Sampang Moh. Chotibul Umam mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa kajian terhadap kondisi Pelabuhan Tanglok. Selain itu, mengajukan permohonan pengerukan sungai ke Dishub Jatim. Sejauh ini, dishub hanya mengupayakan pembangunan tambatan perahu.


Banjir yang sering terjadi juga menjadi kajian. Jika bencana itu datang, kapal nelayan di pelabuhan berbenturan karena lokasi sempit. Karena itu, sebagian pemilik kapal mengusulkan agar aktivitas di Pelabuhan Tanglok pindah ke Pelabuhan Taddan, Camplong. ”Sampai sekarang, belum ada tindak lanjut dari pemprov,” ucapnya  

Baca Juga :  Gelombang Tinggi Capai Enam Meter

Chotib menambahkan, untuk bisa mengelola dan mengoperasikan Pelabuhan Taddan, pihaknya masih menunggu serah terima dari pemerintah pusat. Terlebih hingga saat ini pembangunan pelabuhan belum selesai. ”Kami segera mengajukan berkas berita acara serah terima (BAST) pengelolaan Pelabuhan Taddan kepada pemerintah pusat,” janjinya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/