alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Langganan Banjir, SMKN 1 Sampang Berharap Tahun Ini Aman

SAMPANG – Banjir di Kabupaten Sampang bukanlah hal baru yang terdengar di telinga masyarakat. Hampir setiap tahun banjir menggenangi beberapa tempat di Sampang. 

SMK Negeri 1 Sampang di Jalan Suhadak Sampang, juga tak lepas dari genangan banjir setiap tahunnya. Menurut Yaumil Arif, Bagian Kesiswaan SMK Negeri 1 Sampang, banjir kerap menggenangi sekolah setiap tahun.

Bahkan, tahun 2018 kemarin, sekitar 20 kali banjir menggenangi sekolah ini. Sehingga cukup mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.

“Pernah dalam satu bulan beberapa kali terjadi banjir dan debit air ketinggiannya pernah mencapai lebih dari 2 meter. Bahkan di tahun-tahun sebelumnya pernah sampai membuat pagar sekolah roboh,” katanya.

Baca Juga :  Produksi Garam Lampaui Target Harga Tak Berpihak kepada Petani

Selain membuat pagar sekolah roboh, sering juga membuat dokumen-dokumen penting milik sekolah rusak karena tergenang air. 

Pihaknya berharap agar masalah banjir ini dapat diatasi dengan baik, agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal.

“Semoga pemerintah mencarikan solusi terbaik agar tahun ini dan seterusnya tidak terjadi banjir lagi. Apalagi tahun ini ada ujian sekolah, semoga tidak ada banjir. Karena akan mengganggu dan menghambat saat proses ujian berlangsung,” harapnya. (Moh.Iqbal)

SAMPANG – Banjir di Kabupaten Sampang bukanlah hal baru yang terdengar di telinga masyarakat. Hampir setiap tahun banjir menggenangi beberapa tempat di Sampang. 

SMK Negeri 1 Sampang di Jalan Suhadak Sampang, juga tak lepas dari genangan banjir setiap tahunnya. Menurut Yaumil Arif, Bagian Kesiswaan SMK Negeri 1 Sampang, banjir kerap menggenangi sekolah setiap tahun.

Bahkan, tahun 2018 kemarin, sekitar 20 kali banjir menggenangi sekolah ini. Sehingga cukup mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.


“Pernah dalam satu bulan beberapa kali terjadi banjir dan debit air ketinggiannya pernah mencapai lebih dari 2 meter. Bahkan di tahun-tahun sebelumnya pernah sampai membuat pagar sekolah roboh,” katanya.

Baca Juga :  Produksi Garam Lampaui Target Harga Tak Berpihak kepada Petani

Selain membuat pagar sekolah roboh, sering juga membuat dokumen-dokumen penting milik sekolah rusak karena tergenang air. 

Pihaknya berharap agar masalah banjir ini dapat diatasi dengan baik, agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal.

“Semoga pemerintah mencarikan solusi terbaik agar tahun ini dan seterusnya tidak terjadi banjir lagi. Apalagi tahun ini ada ujian sekolah, semoga tidak ada banjir. Karena akan mengganggu dan menghambat saat proses ujian berlangsung,” harapnya. (Moh.Iqbal)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/