alexametrics
20.7 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Rambu Kawasan Tertib Lalu Lintas Minim Lalin

SAMPANG – Kawasan tertib lalu lintas (KTL) sepanjang Jalan Syamsul Arifin perlu mendapat perhatian pemkab. Selain kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas (lalin) masih rendah, juga minim rambu-rambu. Akibatnya, arus lalin di lokasi tersebut cenderung semrawut.

Di sepanjang jalan ini terpasang empat rambu. Perinciannya, rambu dilarang parkir, penyeberang jalan kaki, kecepatan maksimal, dan tanda simpang dua. Namun, tiga rambu sudah rusak.

Moh. Wandi, 32, pengendara mengatakan, KTL seharusnya diimbangi dengan rambu lalin yang memadai. Selama ini belum ada rambu peringatan kawasan anak sekolah dan larangan bongkar muat barang. ”Untuk mengurangi laka lantas dan semacamnya,” ujar pria asal Desa Kamoning, Kecamatan Kota, itu.

Dia meminta agar Dishub Sampang mengupayakan penambahan atau pemasangan rambu. Rambu yang rusak juga diganti agar KTL tidak hanya slogan.

Baca Juga :  Tim Gabungan Lakukan Penyekatan di Jalan Raya Torjun

Kabid Perhubungan Darat Dishub Sampang Eko Heriyanto mengaku pihaknya sudah memasang rambu lalin di sepanjang jalan kabupaten. Terutama di KTL, termasuk Jalan Syamsul Arifin. ”Ada tiga titik KTL. Jalan Syamsul Arifin, KH Hasyim Ashari, dan Jaksa Agung Suprapto. Semuanya sudah terpasang rambu lalin, dan yang rusak akan diganti,” katanya.

Pihaknya tidak bisa serta-merta memasang rambu lalin di jalan. Ada beberapa prosedur dan tahapan. Di antaranya, berkoordinasi dengan polres dan bapedda untuk melakukan survei lokasi dan kajian rekayasa lalu lintas.

”Kami akan koordinasi dulu dengan instansi lain. Kami harap pengendara bisa lebih taat terhadap rambu-rambu yang terpasang di pinggir jalan demi keamanan dan kenyamanan dalam berkendara,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Rambu Lalin di Jalan Provinsi Dibiarkan Rusak

SAMPANG – Kawasan tertib lalu lintas (KTL) sepanjang Jalan Syamsul Arifin perlu mendapat perhatian pemkab. Selain kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas (lalin) masih rendah, juga minim rambu-rambu. Akibatnya, arus lalin di lokasi tersebut cenderung semrawut.

Di sepanjang jalan ini terpasang empat rambu. Perinciannya, rambu dilarang parkir, penyeberang jalan kaki, kecepatan maksimal, dan tanda simpang dua. Namun, tiga rambu sudah rusak.

Moh. Wandi, 32, pengendara mengatakan, KTL seharusnya diimbangi dengan rambu lalin yang memadai. Selama ini belum ada rambu peringatan kawasan anak sekolah dan larangan bongkar muat barang. ”Untuk mengurangi laka lantas dan semacamnya,” ujar pria asal Desa Kamoning, Kecamatan Kota, itu.


Dia meminta agar Dishub Sampang mengupayakan penambahan atau pemasangan rambu. Rambu yang rusak juga diganti agar KTL tidak hanya slogan.

Baca Juga :  Bupati Serahkan KM Trunojoyo III untuk Desa

Kabid Perhubungan Darat Dishub Sampang Eko Heriyanto mengaku pihaknya sudah memasang rambu lalin di sepanjang jalan kabupaten. Terutama di KTL, termasuk Jalan Syamsul Arifin. ”Ada tiga titik KTL. Jalan Syamsul Arifin, KH Hasyim Ashari, dan Jaksa Agung Suprapto. Semuanya sudah terpasang rambu lalin, dan yang rusak akan diganti,” katanya.

Pihaknya tidak bisa serta-merta memasang rambu lalin di jalan. Ada beberapa prosedur dan tahapan. Di antaranya, berkoordinasi dengan polres dan bapedda untuk melakukan survei lokasi dan kajian rekayasa lalu lintas.

”Kami akan koordinasi dulu dengan instansi lain. Kami harap pengendara bisa lebih taat terhadap rambu-rambu yang terpasang di pinggir jalan demi keamanan dan kenyamanan dalam berkendara,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Rambu Lalin di Jalan Provinsi Dibiarkan Rusak
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Belasan Ribu Warga Buta Aksara

Bakal Perbarui Stiker Mobil Sigap

PTUN-kan SK Bupati

Artikel Terbaru

/