alexametrics
22.4 C
Madura
Monday, August 15, 2022

TP4D Tinjau Tiga Proyek DAK

SAMPANG – Sepuluh paket proyek DAK penugasan Rp 34,5 miliar tersebar di beberapa lokasi di Sampang. Saat ini proyek tersebut dilaksanakan oleh tiap pelaksana. Dari sepuluh paket proyek, hanya satu yang pengerjaannya rampung 100 persen.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi proyek yang sedang dikerjakan. Hasilnya, progres pekerjaan jauh dari ketentuan yang diharapkan. Yaitu, di bawah 50 persen, bahkan ada yang tidak sampai 30 persen.

Kamis (17/5) giliran Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang yang meninjau ke lokasi proyek DAK Penugasan 2018. Proyek yang ditinjau tiga lokasi. Yakni, proyek peningkatan jalan Batokarang–Pamolaan, Torjun–Pangarengan, dan Kotah–Tambelangan. Sementara tujuh lokasi proyek lainnya belum ditinjau dengan alasan waktu terbatas.

Baca Juga :  Sepi, Disporabudpar Sampang 'Sulap' Pasar Jadi Margalela Sae Ebher

Ketua Tim TP4D Kejari Sampang Joko Suharyanto mengungkapkan, dari tiga proyek yang sudah didatangi, hasilnya belum bisa disampaikan. Pihaknya masih akan berkoordinasi dengan tim teknis

”Secara kasatmata bagus, terlaksana, dan dikerjakan. Tapi, spesifikasinya kan harus dikroscek juga apakah sudah sesuai atau tidak,” katanya. ”Hasil kami turun ke lokasi akan dikaji. Kami akan panggil konsultannya nanti,” imbuh dia.

Menurut dia, semua proyek yang dikerjakan di Sampang dalam pantauan TP4D. Pihaknya memiliki kewajiban mengontrol, mengawasi, menegur, dan meminta supaya mengerjakan ulang jika ada yang tidak beres.

Pihaknya berharap, semua pelaksana sepuluh paket proyek DAK Penugasan 2018 menyelesaikan pekerjaannya. Proyek harus dikerjakan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak). ”Jika ditemukan kekurangan dan indikasi tidak beres, akan kami minta dikerjakan ulang,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Minta Petani Garam Tak Tergantung Tengkulak

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rehabilitasi Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Sampang A. Zahron Wiami menyatakan, sepuluh paket proyek saat ini sedang dikerjakan. Pencapaiannya memang tidak sama. Ada yang masih 10 persen, 20 persen, dan 15 persen. ”Ada satu paket yang sudah 100 persen,” ucapnya.

Proyek tersebut bakal diupayakan selesai sesuai waktu yang ditetapkan dalam kontrak. Saat ini waktu pekerjaan tersisa 38 hari. ”Pasti selesai tepat waktu,” pungkasnya.

 

SAMPANG – Sepuluh paket proyek DAK penugasan Rp 34,5 miliar tersebar di beberapa lokasi di Sampang. Saat ini proyek tersebut dilaksanakan oleh tiap pelaksana. Dari sepuluh paket proyek, hanya satu yang pengerjaannya rampung 100 persen.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Sampang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua lokasi proyek yang sedang dikerjakan. Hasilnya, progres pekerjaan jauh dari ketentuan yang diharapkan. Yaitu, di bawah 50 persen, bahkan ada yang tidak sampai 30 persen.

Kamis (17/5) giliran Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang yang meninjau ke lokasi proyek DAK Penugasan 2018. Proyek yang ditinjau tiga lokasi. Yakni, proyek peningkatan jalan Batokarang–Pamolaan, Torjun–Pangarengan, dan Kotah–Tambelangan. Sementara tujuh lokasi proyek lainnya belum ditinjau dengan alasan waktu terbatas.

Baca Juga :  Komitmen Sukseskan Pemberian ASI Eksklusif

Ketua Tim TP4D Kejari Sampang Joko Suharyanto mengungkapkan, dari tiga proyek yang sudah didatangi, hasilnya belum bisa disampaikan. Pihaknya masih akan berkoordinasi dengan tim teknis

”Secara kasatmata bagus, terlaksana, dan dikerjakan. Tapi, spesifikasinya kan harus dikroscek juga apakah sudah sesuai atau tidak,” katanya. ”Hasil kami turun ke lokasi akan dikaji. Kami akan panggil konsultannya nanti,” imbuh dia.

Menurut dia, semua proyek yang dikerjakan di Sampang dalam pantauan TP4D. Pihaknya memiliki kewajiban mengontrol, mengawasi, menegur, dan meminta supaya mengerjakan ulang jika ada yang tidak beres.

Pihaknya berharap, semua pelaksana sepuluh paket proyek DAK Penugasan 2018 menyelesaikan pekerjaannya. Proyek harus dikerjakan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak). ”Jika ditemukan kekurangan dan indikasi tidak beres, akan kami minta dikerjakan ulang,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Minta Petani Garam Tak Tergantung Tengkulak
- Advertisement -

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rehabilitasi Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Sampang A. Zahron Wiami menyatakan, sepuluh paket proyek saat ini sedang dikerjakan. Pencapaiannya memang tidak sama. Ada yang masih 10 persen, 20 persen, dan 15 persen. ”Ada satu paket yang sudah 100 persen,” ucapnya.

Proyek tersebut bakal diupayakan selesai sesuai waktu yang ditetapkan dalam kontrak. Saat ini waktu pekerjaan tersisa 38 hari. ”Pasti selesai tepat waktu,” pungkasnya.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/