alexametrics
20.9 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Klaim Produksi Garam Capai 300 Ribu Ton

SAMPANG – Produksi garam di wilayah Madura cukup melimpah. Buktinya, hingga saat ini, produksi garam milik PT Garam (Persero) saja diperkirakan sudah mencapai 300 ribu ton.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko kemarin (16/10). Kepada RadarMadura.id, Budi mengatakan, pihaknya mematok target cukup besar tahun ini. Yakni, antara 400 ribu ton hingga 450 ribu ton.

Melihat kondisi cuaca yang masih baik, Budi optimistis bisa melampaui target. ”Saat ini kan puncak produksi. Kami asumsikan puncak produksi hingga pertengahan atau akhir November,” katanya.

”Kami yakin target yang sudah kami tetapkan bisa dipenuhi dengan baik,” tambah pria yang meraih gelar doktor di Universitas Andalas (Unand) Padang tersebut.

Baca Juga :  Petani Berharap Kebutuhan Pupuk Terpenuhi

Soal harga, kata Budi, saat ini memang lesu. Tetapi, harga di PT Garam tetap jauh lebih tinggi di tingkat petani. Di tingkat petani saat ini garam dengan kualitas satu (K-1) kisaran Rp 450 per kilogram (kg). Sementara di PT Garam, menurut Budi, lebih dari angka tersebut. ”Harga di PT Garam rata-rata di angka Rp 800 hingga Rp 900,” klaimnya.

Dinas Perikanan Sampang sendiri juga telah mematok angka target produksi garam yang cukup tinggi. Tahun ini, produksi garam rakyat diharapkan mencapai 285 ribu ton. Angka ini meningkat jika dibanding target tahun lalu, yakni 270 ribu ton.

Kabid Perikanan dan Budi Daya Dinas Perikanan Moh. Mahfud mengaku optimistis target produksi garam terwujud. Sebab, saat ini cuaca sedang bagus. Apalagi berkaca pada tahun lalu yang produksinya melebihi target. ”Pada 2018 produksi garam rakyat di Sampang tembus sekitar 346,6 ribu ton,” katanya. 

Baca Juga :  DPRD Sampang Nilai Pilkades Antar Waktu di Batorasang Cacat Hukum

SAMPANG – Produksi garam di wilayah Madura cukup melimpah. Buktinya, hingga saat ini, produksi garam milik PT Garam (Persero) saja diperkirakan sudah mencapai 300 ribu ton.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko kemarin (16/10). Kepada RadarMadura.id, Budi mengatakan, pihaknya mematok target cukup besar tahun ini. Yakni, antara 400 ribu ton hingga 450 ribu ton.

Melihat kondisi cuaca yang masih baik, Budi optimistis bisa melampaui target. ”Saat ini kan puncak produksi. Kami asumsikan puncak produksi hingga pertengahan atau akhir November,” katanya.


”Kami yakin target yang sudah kami tetapkan bisa dipenuhi dengan baik,” tambah pria yang meraih gelar doktor di Universitas Andalas (Unand) Padang tersebut.

Baca Juga :  Satpol PP Buka Segel Gudang PT Garam

Soal harga, kata Budi, saat ini memang lesu. Tetapi, harga di PT Garam tetap jauh lebih tinggi di tingkat petani. Di tingkat petani saat ini garam dengan kualitas satu (K-1) kisaran Rp 450 per kilogram (kg). Sementara di PT Garam, menurut Budi, lebih dari angka tersebut. ”Harga di PT Garam rata-rata di angka Rp 800 hingga Rp 900,” klaimnya.

Dinas Perikanan Sampang sendiri juga telah mematok angka target produksi garam yang cukup tinggi. Tahun ini, produksi garam rakyat diharapkan mencapai 285 ribu ton. Angka ini meningkat jika dibanding target tahun lalu, yakni 270 ribu ton.

Kabid Perikanan dan Budi Daya Dinas Perikanan Moh. Mahfud mengaku optimistis target produksi garam terwujud. Sebab, saat ini cuaca sedang bagus. Apalagi berkaca pada tahun lalu yang produksinya melebihi target. ”Pada 2018 produksi garam rakyat di Sampang tembus sekitar 346,6 ribu ton,” katanya. 

Baca Juga :  PT Garam Janji Jaga Stabilitas Harga Garam
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Berharap Jembatan Gantung Diperbaiki Lagi

Gengsi Adalah Fiksi

Dikira Besi Tua, Ternyata Pucuk Rudal

Artikel Terbaru

/