alexametrics
20.5 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Bantuan Mobil Pendingin Ikan Belum Disalurkan

SAMPANG – Dinas Perikanan Sampang mendapat bantuan dua unit mobil pendingin ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun, hingga Senin (16/10) bantuan tersebut belum diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar ikan.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Sampang Nurul Hayati menjelaskan, mobil pendingin ikan merupakan bantuan hibah dari pemerintah pusat. Bantuan akan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar ikan.

Harapannya, dengan bantuan mobil itu, hasil laut Sampang bisa dijual ke luar daerah. ”Itu program hibah dari KKP. Kami sebatas fasilitator dan pengawas di daerah,” ucapnya.

Bantuan tersebut merupakan pengajuan dari 40 kelompok pengolah dan pemasar ikan di Sampang. Namun, yang diterima hanya pengajuan dari dua kelompok. Yakni, Sejahtera dan Jaya Makmur. ”Pengajuannya 2014 lalu. Tapi baru diterima sekarang karena yang mengajukan banyak dan penentuan penerimanya ketat,” jelasnya.

Baca Juga :  Alokasikan Rp 500 Juta untuk FKPU

Nurul menuturkan, rencana awal, bantuan hibah tersebut diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada penerima saat kunjungan ke Madura beberapa waktu lalu. Karena jadwal presiden padat, bantuan tidak diberikan langsung.

Dia berharap bantuan tersebut bisa mendorong perekonomian nelayan dan pengusaha ikan laut. ”Jika tidak ada perubahan, bantuan itu akan direalisasikan 28 Oktober. Sudah kami informasikan kepada penerima,” terangnya.

Anggota Komisi II DPRD Sampang Moh. Hodai meminta dinas perikanan segera menyalurkan bantuan hibah tersebut. Sebab, selama ini pengusaha ikan di Sampang masih menggunakan alat pendingin biasa untuk mengirim ikan ke pabrik di luar daerah. ”Mobil itu memperlancar usaha nelayan,” tandasnya.

SAMPANG – Dinas Perikanan Sampang mendapat bantuan dua unit mobil pendingin ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun, hingga Senin (16/10) bantuan tersebut belum diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar ikan.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Sampang Nurul Hayati menjelaskan, mobil pendingin ikan merupakan bantuan hibah dari pemerintah pusat. Bantuan akan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar ikan.

Harapannya, dengan bantuan mobil itu, hasil laut Sampang bisa dijual ke luar daerah. ”Itu program hibah dari KKP. Kami sebatas fasilitator dan pengawas di daerah,” ucapnya.


Bantuan tersebut merupakan pengajuan dari 40 kelompok pengolah dan pemasar ikan di Sampang. Namun, yang diterima hanya pengajuan dari dua kelompok. Yakni, Sejahtera dan Jaya Makmur. ”Pengajuannya 2014 lalu. Tapi baru diterima sekarang karena yang mengajukan banyak dan penentuan penerimanya ketat,” jelasnya.

Baca Juga :  Alokasikan Rp 500 Juta untuk FKPU

Nurul menuturkan, rencana awal, bantuan hibah tersebut diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo kepada penerima saat kunjungan ke Madura beberapa waktu lalu. Karena jadwal presiden padat, bantuan tidak diberikan langsung.

Dia berharap bantuan tersebut bisa mendorong perekonomian nelayan dan pengusaha ikan laut. ”Jika tidak ada perubahan, bantuan itu akan direalisasikan 28 Oktober. Sudah kami informasikan kepada penerima,” terangnya.

Anggota Komisi II DPRD Sampang Moh. Hodai meminta dinas perikanan segera menyalurkan bantuan hibah tersebut. Sebab, selama ini pengusaha ikan di Sampang masih menggunakan alat pendingin biasa untuk mengirim ikan ke pabrik di luar daerah. ”Mobil itu memperlancar usaha nelayan,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/