24.4 C
Madura
Sunday, May 28, 2023

Wabup dan Ulama Ajak Sukseskan Vaksinasi Covid-19

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang semakin gencar melakukan vaksinasi Covid-19. Kemarin (16/8) sejumlah tokoh ulama dari Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, menjalani vaksinasi di Pendapa Wakil Bupati (Wabup) Sampang. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus persebaran virus korona.

Puluhan tokoh ulama yang menjalani vaksinasi di antaranya KH. Ali Mabrur, KH. Asroful Akwan, dan KH. Naim Jawari. Selain itu, Nyai Hj. Mukawamah, KH. Rido, KH. Ahmad Holil, KH Salman Mufahom Ali. Vaksin yang disuntikkan kepada para tokoh ulama tersebut bermerek AstraZeneca.

KH. Naim Jawari mengatakan, vaksinasi dilakukan atas inisiatifnya sendiri. Begitu juga dengan tokoh ulama lainnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk ikhtiar agar terhindar dari persebaran Covid-19. ”Tujuan lain, sebagai bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah,” katanya.

Menurut dia, vaksin Covid-19 bermanfaat baginya serta orang lain. Sebab, vaksin yang telah disuntikkan ke tubuh tersebut bisa melindungi diri dan keluarga dari bahaya virus korona. ”Tentunya, hal itu harus diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes),” imbuhnya.

Baca Juga :  Data Penerima BST Kemensos Amburadul

Dia membenarkan vaksin yang disuntikkan kepada para ulama bermerek AstraZeneca. Sebab, vaksin tersebut sesuai persyaratan bagi jamaah yang akan menunaikan umrah dan haji. Sedangkan Sinovac harus disuntik tiga kali. ”Kemungkinan di antara kami ada yang mau haji dan umrah. Kalau AstraZeneca cukup dua kali suntik,” paparnya.

KH. Naim mengungkapkan, tokoh ulama yang datang ke Pendapa Wabup Sampang cukup antusias mengikuti program vaksinasi tersebut. Diharapkan, masyarakat tidak ragu dan termotivasi menyukseskan program pemerintah itu.

”Memang banyak yang tidak mau divaksin. Padahal, vaksinasi membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Saya mengajak warga Desa Prajjan dan masyarakat Kecamatan Camplong untuk melakukan vaksinasi. Mari kita terus berdoa agar virus korona cepat musnah,” ajaknya.

Baca Juga :  Bupati Fokus Lima Program Prorakyat

Sementara itu, Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat menyampaikan, program vaksinasi Covid-19 yang diikuti para kiai dan ibu nyai berjalan dengan baik. Indikasinya, tidak ada kendala, baik kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau yang lain. ”Kami mengapresiasi dukungan para tokoh ulama yang berkenan melakukan vaksinasi Covid-19,” pujinya.

Pria yang akrab disapa Haji Ab itu menambahkan, vaksinasi yang digelar di Pendapa Wabup Sampang tersebut merupakan rangkaian acara dari peringatan Hari Pramuka Ke-60. Kwarda Gerakan Pramuka Jatim memberikan kuota 1.000 sasaran kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sampang. ”Kami mengucapkan terima kasih kepada para kiai dan ibu nyai. Semoga menginspirasi masyarakat agar bersedia divaksin,” pungkasnya. (bil)

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang semakin gencar melakukan vaksinasi Covid-19. Kemarin (16/8) sejumlah tokoh ulama dari Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, menjalani vaksinasi di Pendapa Wakil Bupati (Wabup) Sampang. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus persebaran virus korona.

Puluhan tokoh ulama yang menjalani vaksinasi di antaranya KH. Ali Mabrur, KH. Asroful Akwan, dan KH. Naim Jawari. Selain itu, Nyai Hj. Mukawamah, KH. Rido, KH. Ahmad Holil, KH Salman Mufahom Ali. Vaksin yang disuntikkan kepada para tokoh ulama tersebut bermerek AstraZeneca.

KH. Naim Jawari mengatakan, vaksinasi dilakukan atas inisiatifnya sendiri. Begitu juga dengan tokoh ulama lainnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk ikhtiar agar terhindar dari persebaran Covid-19. ”Tujuan lain, sebagai bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah,” katanya.


Menurut dia, vaksin Covid-19 bermanfaat baginya serta orang lain. Sebab, vaksin yang telah disuntikkan ke tubuh tersebut bisa melindungi diri dan keluarga dari bahaya virus korona. ”Tentunya, hal itu harus diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes),” imbuhnya.

Baca Juga :  Akselerasi Vaksinasi dan Penerapan Prokes Ketat

Dia membenarkan vaksin yang disuntikkan kepada para ulama bermerek AstraZeneca. Sebab, vaksin tersebut sesuai persyaratan bagi jamaah yang akan menunaikan umrah dan haji. Sedangkan Sinovac harus disuntik tiga kali. ”Kemungkinan di antara kami ada yang mau haji dan umrah. Kalau AstraZeneca cukup dua kali suntik,” paparnya.

KH. Naim mengungkapkan, tokoh ulama yang datang ke Pendapa Wabup Sampang cukup antusias mengikuti program vaksinasi tersebut. Diharapkan, masyarakat tidak ragu dan termotivasi menyukseskan program pemerintah itu.

”Memang banyak yang tidak mau divaksin. Padahal, vaksinasi membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Saya mengajak warga Desa Prajjan dan masyarakat Kecamatan Camplong untuk melakukan vaksinasi. Mari kita terus berdoa agar virus korona cepat musnah,” ajaknya.

- Advertisement -
Baca Juga :  KadesĀ Gunung Maddah Sebut Laporan Tak Berdasar

Sementara itu, Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat menyampaikan, program vaksinasi Covid-19 yang diikuti para kiai dan ibu nyai berjalan dengan baik. Indikasinya, tidak ada kendala, baik kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau yang lain. ”Kami mengapresiasi dukungan para tokoh ulama yang berkenan melakukan vaksinasi Covid-19,” pujinya.

Pria yang akrab disapa Haji Ab itu menambahkan, vaksinasi yang digelar di Pendapa Wabup Sampang tersebut merupakan rangkaian acara dari peringatan Hari Pramuka Ke-60. Kwarda Gerakan Pramuka Jatim memberikan kuota 1.000 sasaran kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sampang. ”Kami mengucapkan terima kasih kepada para kiai dan ibu nyai. Semoga menginspirasi masyarakat agar bersedia divaksin,” pungkasnya. (bil)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/