alexametrics
21.7 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Tahun Ini, Sampang Target Tanam Tembakau di Lahan Seluas 5 Ribu Hektar

SAMPANG – Selain padi, jagung dan palawijaya, sebagian petani di Sampang menanam tembakau. Informasinya, pemkab melalui Dinas Pertanian (Disperta) Sampang tahun ini menargetkan menanam tembakau di lahan seluas 5.000 hektar.

Abu Yasid, Kabid Perkebunan Disperta Sampang mengatakan, luas lahan pertanian di Sampang yang bisa ditanami tembakau berkisar 8-10 ribu hektar. “Tapi, target kami tahun ini menanam 5.000 hektar tembakau,” katanya.

Menurut Yasid, penanaman tembakau tersebar di sejumlah titik. Utamanya, di Kecamatan Karang Penang, Sokobanah dan Omben. “Saat ini, sudah mulai pembibitan. Sebagian petani, ada juga yang mulai menanam,” lanjutnya.

Dijelaskan, target produksi tahun ini mencapai 700 kilogram. Itu akan terwujud, jika cuaca mendukung. Tapi jika cuaca buruk, bisa sebaliknya dan petani berpotensi mengalami gagal panen.

Baca Juga :  Mengendarai Sepeda Motor Bawa Sabu-Sabu, Warga Sampang Diciduk Polisi

“Seperti pengalaman tahun 2016 contohnya, dari 5.000 hektar lahan yang akan ditanam tembakau, hanya 400 hektar yang terealisasi. Saat itu, diperkirakan hujan masih akan turun. Ternyata, hujan tidak turun,” kata lelaki asal Sumenep itu. (Moh Iqbal)

SAMPANG – Selain padi, jagung dan palawijaya, sebagian petani di Sampang menanam tembakau. Informasinya, pemkab melalui Dinas Pertanian (Disperta) Sampang tahun ini menargetkan menanam tembakau di lahan seluas 5.000 hektar.

Abu Yasid, Kabid Perkebunan Disperta Sampang mengatakan, luas lahan pertanian di Sampang yang bisa ditanami tembakau berkisar 8-10 ribu hektar. “Tapi, target kami tahun ini menanam 5.000 hektar tembakau,” katanya.

Menurut Yasid, penanaman tembakau tersebar di sejumlah titik. Utamanya, di Kecamatan Karang Penang, Sokobanah dan Omben. “Saat ini, sudah mulai pembibitan. Sebagian petani, ada juga yang mulai menanam,” lanjutnya.


Dijelaskan, target produksi tahun ini mencapai 700 kilogram. Itu akan terwujud, jika cuaca mendukung. Tapi jika cuaca buruk, bisa sebaliknya dan petani berpotensi mengalami gagal panen.

Baca Juga :  Bupati Sampang Bakal Percepat Pembangunan Srepang

“Seperti pengalaman tahun 2016 contohnya, dari 5.000 hektar lahan yang akan ditanam tembakau, hanya 400 hektar yang terealisasi. Saat itu, diperkirakan hujan masih akan turun. Ternyata, hujan tidak turun,” kata lelaki asal Sumenep itu. (Moh Iqbal)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/