alexametrics
27.2 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Puluhan Honorer K – 2 Kecewa Tidak Bisa Daftar CPNS

SAMPANG – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil) (CPNS online berakhir pukul 23.59 Senin (15/10). Nasib 98 honorer K-2 profesi guru di Sampang terombang-ambing. Mereka mengalami kendala saat pendaftaran. Mereka sudah melakukan banyak upaya. Namun, tidak ada hasilnya. Atas kondisi tersebut, para tenaga pendidik itu merasa kecewa.

Persoalan yang dialami puluhan tenaga pendidik yaitu proses cetak salinan nomor peserta 2012. Atas persoalan tersebut mereka mendatangi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jalan KH Wahid Hasyim Sampang. Bahkan, mereka mendatangi BKN di Jakarta. Sayangnya, tidak ada solusi tepat.

Koordinator Honorer K-2 Sampang Syaif Al Hanun mengakui, sampai hari terakhir pendaftaran pihaknya bersama puluhan honorer lainnya tidak bisa mendaftar seleksi CPNS. Kondisi tersebut membuatnya kecewa. Selama belasan tahun mengajar, yang ditunggu-tunggu itu pendaftaran CPNS.

”Semua honorer yang bermasalah tidak bisa mendaftar. Pupus sudah harapan kami karena tidak bisa mendaftar CPNS 2018 ini,” katanya kepada Radarmadura.id.

Baca Juga :  Ganti Rugi Kendaraan Hilang Belum Tuntas

Pria yang mengajar sejak 2004 itu menambahkan, pihaknya sudah berupaya melengkapi berkas untuk pendaftaran CPNS 2013. Namun, semua proses yang sudah dilalui ada indikasi kelalaian dari pemerintah. Hal itu diketahui karena cetak salinan nomor peserta tidak masuk.

”Kami menunggu momen ini (pendaftaran CPNS, Red). Sayangnya tidak bisa mendaftar karena ada kendala yang membuat kami tidak bisa berbuat banyak selain pasrah,” ujarnya.

Syaif berharap, kondisi tersebut direspons secara serius oleh pemerintah. Yaitu, dengan mencari solusi supaya bisa memprioritaskan honorer K-2 yang mengalami kendala dalam pendaftaran CPNS. ”Kami harap untuk diprioritaskan jika memang ada pendaftaran CPNS susulan,” harapnya.

Plt Kepala BKPSDM Sampang Abd. Hannan mengatakan, tepat pukul 16.00 jumlah pendaftar CPNS di Sampang berjumlah 1.530 orang. Mereka yang memenuhi persyaratan berjumlah 1.238 orang. Yang tidak memenuhi syarat 49 orang dan yang proses verifikasi 243 orang. ”Yang tidak memenuhi syarat tidak sesuai bidangnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Selera Dapur Bupati Sampang Slamet Junaidi Selama Ramadan

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala DPRKP Sampang itu menambahkan, bagi puluhan honorer K-2 yang tidak memenuhi persyaratan, pihaknya sudah melakukan upaya. Seperti melakukan pendampingan atas perintah bupati ke BKN hingga mencari solusi yang pas supaya bisa mendaftar CPNS.

”Mereka bisa ikut jalur umum untuk pendidikan. Pendaftaran CPNS kali ini kan online. Di mana pun juga bisa,” jelasnya.

Untuk diketahui, di Sampang mendapatkan formasi 285 dalam rekrutmen CPNS tahun ini. Perinciannya, 203 formasi untuk eks K-2, tiga untuk cum laude, satu untuk disabilitas, dan sisanya untuk umum.

SAMPANG – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil) (CPNS online berakhir pukul 23.59 Senin (15/10). Nasib 98 honorer K-2 profesi guru di Sampang terombang-ambing. Mereka mengalami kendala saat pendaftaran. Mereka sudah melakukan banyak upaya. Namun, tidak ada hasilnya. Atas kondisi tersebut, para tenaga pendidik itu merasa kecewa.

Persoalan yang dialami puluhan tenaga pendidik yaitu proses cetak salinan nomor peserta 2012. Atas persoalan tersebut mereka mendatangi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jalan KH Wahid Hasyim Sampang. Bahkan, mereka mendatangi BKN di Jakarta. Sayangnya, tidak ada solusi tepat.

Koordinator Honorer K-2 Sampang Syaif Al Hanun mengakui, sampai hari terakhir pendaftaran pihaknya bersama puluhan honorer lainnya tidak bisa mendaftar seleksi CPNS. Kondisi tersebut membuatnya kecewa. Selama belasan tahun mengajar, yang ditunggu-tunggu itu pendaftaran CPNS.


”Semua honorer yang bermasalah tidak bisa mendaftar. Pupus sudah harapan kami karena tidak bisa mendaftar CPNS 2018 ini,” katanya kepada Radarmadura.id.

Baca Juga :  Selera Dapur Bupati Sampang Slamet Junaidi Selama Ramadan

Pria yang mengajar sejak 2004 itu menambahkan, pihaknya sudah berupaya melengkapi berkas untuk pendaftaran CPNS 2013. Namun, semua proses yang sudah dilalui ada indikasi kelalaian dari pemerintah. Hal itu diketahui karena cetak salinan nomor peserta tidak masuk.

”Kami menunggu momen ini (pendaftaran CPNS, Red). Sayangnya tidak bisa mendaftar karena ada kendala yang membuat kami tidak bisa berbuat banyak selain pasrah,” ujarnya.

Syaif berharap, kondisi tersebut direspons secara serius oleh pemerintah. Yaitu, dengan mencari solusi supaya bisa memprioritaskan honorer K-2 yang mengalami kendala dalam pendaftaran CPNS. ”Kami harap untuk diprioritaskan jika memang ada pendaftaran CPNS susulan,” harapnya.

Plt Kepala BKPSDM Sampang Abd. Hannan mengatakan, tepat pukul 16.00 jumlah pendaftar CPNS di Sampang berjumlah 1.530 orang. Mereka yang memenuhi persyaratan berjumlah 1.238 orang. Yang tidak memenuhi syarat 49 orang dan yang proses verifikasi 243 orang. ”Yang tidak memenuhi syarat tidak sesuai bidangnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  BKPSDM Proses Pemberhentian Sementara Dua Oknum ASN Disdik Sampang

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala DPRKP Sampang itu menambahkan, bagi puluhan honorer K-2 yang tidak memenuhi persyaratan, pihaknya sudah melakukan upaya. Seperti melakukan pendampingan atas perintah bupati ke BKN hingga mencari solusi yang pas supaya bisa mendaftar CPNS.

”Mereka bisa ikut jalur umum untuk pendidikan. Pendaftaran CPNS kali ini kan online. Di mana pun juga bisa,” jelasnya.

Untuk diketahui, di Sampang mendapatkan formasi 285 dalam rekrutmen CPNS tahun ini. Perinciannya, 203 formasi untuk eks K-2, tiga untuk cum laude, satu untuk disabilitas, dan sisanya untuk umum.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/