alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Fasilitas Penunjang Pelabuhan Trunojoyo Belum Siap

SAMPANG – Pelabuhan Trunojoyo di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang, akan kembali ramai. KM Dharma Kartika III bakal beroperasi lagi. Kapal jurusan Probolinggo akan mulai berlayar lagi pada 17 Juni mendatang. Namun, fasilitas penunjang seperti dermaga plengsengan belum siap.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas (KUPP) Kelas II Branta Edi Kuswanto menyampaikan, pengoperasian kapal seharusnya mulai awal tahun. Namun, hal itu terhambat pandemi Covid-19. Karena itu, sementara kapal beroperasi hanya untuk mengangkut logistik.

Edi menyampaikan, untuk memaksimalkan pengoperasian kapal membutuhkan fasilitas penunjang, di antaranya dermaga plengsengan. Ketika KM Dharma Kartika III sandar, posisi dermaga terlalu tinggi sehingga menyulitkan kendaraan untuk naik.

Baca Juga :  Bupati Terpilih Bakal Lakukan Gebrakan

Pihaknya masih merencanakan pembangunan dermaga plengsengan tersebut. Detail engineering design (DED) akan digarap pemerintah provinsi. Kajiannya ditargetkan selesai tahun ini.

”Yang jelas kami sudah merencanakan dermaga plengsengan untuk kapal penumpang. Kalau tahun ini selesai, tahun depan dermaga plengsengan bisa dibangun,” ungkapnya.

Kepala Dishub Sampang Aji Waluyo mengutarakan, pengoperasian kapal jurusan Sampang–Probolinggo akan beroperasi meski fasilitas belum lengkap. Pihaknya sambil lalu menyiapkan fasilitas yang dinilai menunjang terhadap pengoperasian pelabuhan, termasuk dermaga plengsengan.

Selain itu, dishub akan menyediakan armada untuk membawa penumpang dari daratan ke pelabuhan. ”Sudah ada rencana dan dibahas dengan bappelitbangda,” jelas Aji. (bil)

- Advertisement -

SAMPANG – Pelabuhan Trunojoyo di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang, akan kembali ramai. KM Dharma Kartika III bakal beroperasi lagi. Kapal jurusan Probolinggo akan mulai berlayar lagi pada 17 Juni mendatang. Namun, fasilitas penunjang seperti dermaga plengsengan belum siap.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas (KUPP) Kelas II Branta Edi Kuswanto menyampaikan, pengoperasian kapal seharusnya mulai awal tahun. Namun, hal itu terhambat pandemi Covid-19. Karena itu, sementara kapal beroperasi hanya untuk mengangkut logistik.

Edi menyampaikan, untuk memaksimalkan pengoperasian kapal membutuhkan fasilitas penunjang, di antaranya dermaga plengsengan. Ketika KM Dharma Kartika III sandar, posisi dermaga terlalu tinggi sehingga menyulitkan kendaraan untuk naik.

Baca Juga :  Bupati Terpilih Bakal Lakukan Gebrakan

Pihaknya masih merencanakan pembangunan dermaga plengsengan tersebut. Detail engineering design (DED) akan digarap pemerintah provinsi. Kajiannya ditargetkan selesai tahun ini.

”Yang jelas kami sudah merencanakan dermaga plengsengan untuk kapal penumpang. Kalau tahun ini selesai, tahun depan dermaga plengsengan bisa dibangun,” ungkapnya.

Kepala Dishub Sampang Aji Waluyo mengutarakan, pengoperasian kapal jurusan Sampang–Probolinggo akan beroperasi meski fasilitas belum lengkap. Pihaknya sambil lalu menyiapkan fasilitas yang dinilai menunjang terhadap pengoperasian pelabuhan, termasuk dermaga plengsengan.

Selain itu, dishub akan menyediakan armada untuk membawa penumpang dari daratan ke pelabuhan. ”Sudah ada rencana dan dibahas dengan bappelitbangda,” jelas Aji. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/