alexametrics
23.5 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Proyek RSU Ketapang Belum Dilelang

SAMPANG – Rumah Sakit Umum (RSU) Ketapang kembali digerojok dana besar. Sebagaimana sudah diunggah di laman resmi Sirup LKPP, Pemkab Sampang menyiapkan dana sekitar Rp 3,6 miliar untuk rumah sakit tersebut.

Dana besar itu terbagi ke dalam empat program. Yakni, belanja modal pengadaan mebel sebesar Rp 2,5 miliar. Kemudian, pembangunan IPAL senilai Rp 877,68 juta serta penyambungan PLN sebesar Rp 267,76 juta. Ada pula jasa konsultasi perencanaan pembangunan IPAL sebesar Rp 40 juta.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang Agus Mulyadi mengatakan, dana besar yang disiapkan itu untuk menopang kebutuhan operasional rumah sakit. Saat ini, belum ada aliran listrik ke rumah sakit tersebut. Termasuk, ketersediaan air bersih juga belum tersambungkan.

Baca Juga :  Bupati Sampang Terima Penghargaan Asmantoga

”Penyambungan PLN, air, serta supporting operasional rumah sakit yang ada tahun ini kami anggarkan,” kata Agus Mulyadi kemarin (14/5).

Meski sudah tersedia anggaran besar, akan tetapi sampai saat ini proyek tersebut belum terlaksana. Buktinya, dinas kesehatan belum melakukan pelelangan secara terbuka. Paket proyek senilai total Rp 3,6 miliar tersebut belum ditayangkan di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Sampang.

Menurut Agus, proyek lanjutan RSU Ketapang belum dilelang karena masih ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Sejauh ini dinas kesehatan telah memproses perencanaan yang dibutuhkan. Dokumen-dokumen persyaratan lelang juga dilengkapi. ”Sudah kami buat. Tinggal persiapan untuk lelang,” tegasnya.

Pihaknya optimistis, proyek-proyek tersebut tidak akan molor. Sebab, masing-masing paket sudah ditargetkan waktu pengerjaannya. Dia yakin, sebelum akhir tahun anggaran, seluruh kegiatan untuk kebutuhan RSU Ketapang akan selesai. ”Kami targetkan sampai November atau Desember sudah tuntas. Semua kebutuhan sudah tuntas,” tukasnya.

Baca Juga :  Tiga Proyek Pompa Banjir Segera Lelang

SAMPANG – Rumah Sakit Umum (RSU) Ketapang kembali digerojok dana besar. Sebagaimana sudah diunggah di laman resmi Sirup LKPP, Pemkab Sampang menyiapkan dana sekitar Rp 3,6 miliar untuk rumah sakit tersebut.

Dana besar itu terbagi ke dalam empat program. Yakni, belanja modal pengadaan mebel sebesar Rp 2,5 miliar. Kemudian, pembangunan IPAL senilai Rp 877,68 juta serta penyambungan PLN sebesar Rp 267,76 juta. Ada pula jasa konsultasi perencanaan pembangunan IPAL sebesar Rp 40 juta.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sampang Agus Mulyadi mengatakan, dana besar yang disiapkan itu untuk menopang kebutuhan operasional rumah sakit. Saat ini, belum ada aliran listrik ke rumah sakit tersebut. Termasuk, ketersediaan air bersih juga belum tersambungkan.

Baca Juga :  ULP Bakal Libatkan Kepolisian dalam Pembuktian Kualifikasi Lelang Proy

”Penyambungan PLN, air, serta supporting operasional rumah sakit yang ada tahun ini kami anggarkan,” kata Agus Mulyadi kemarin (14/5).

Meski sudah tersedia anggaran besar, akan tetapi sampai saat ini proyek tersebut belum terlaksana. Buktinya, dinas kesehatan belum melakukan pelelangan secara terbuka. Paket proyek senilai total Rp 3,6 miliar tersebut belum ditayangkan di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Sampang.

Menurut Agus, proyek lanjutan RSU Ketapang belum dilelang karena masih ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Sejauh ini dinas kesehatan telah memproses perencanaan yang dibutuhkan. Dokumen-dokumen persyaratan lelang juga dilengkapi. ”Sudah kami buat. Tinggal persiapan untuk lelang,” tegasnya.

Pihaknya optimistis, proyek-proyek tersebut tidak akan molor. Sebab, masing-masing paket sudah ditargetkan waktu pengerjaannya. Dia yakin, sebelum akhir tahun anggaran, seluruh kegiatan untuk kebutuhan RSU Ketapang akan selesai. ”Kami targetkan sampai November atau Desember sudah tuntas. Semua kebutuhan sudah tuntas,” tukasnya.

Baca Juga :  RSU Ketapang Mangkrak
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/