alexametrics
21.6 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Pemancangan Sheet Pile Lamban

SAMPANG – Pengerjaan sheet pile atau dinding turap dan normalisasi Sungai Kamoning mendapat sorotan DPRD Sampang. Pasalnya, proyek yang dikerjakan sejak 2017 dan berakhir di 13 Desember 2019 tersebut masih menyisakan banyak pekerjaan.

Proyek itu didanai APBN senilai Rp 365 miliar. Perinciannya, PT Adhi Karya Rp 205,4 miliar dan PT Rudi Jaya KSO PT Jati Wangi Rp 159,6 miliar. Saat ini sheet pile yang terpasang oleh PT Adhi Karya 1.718 meter dan PT Rudi JayaKSO PT Jati Wangi sepanjang 1.600 meter.

Ketua Komisi III DPRD Sampang Moh. Nasir mengutarakan, dana proyek tersebut dari APBN.Meski demikian, pihaknya sebagai wakil rakyat juga bertanggung jawab mendorong agar pekerjaan segera rampung.

”Ini sudah masuk akhir triwulan pertama. Kami khawatir itu akan molor. Mengingat, sampai sekarang masih banyak yang belum terselesaikan,” ungkap dia kemarin (14/3).

Baca Juga :  Sungai Semakin Dangkal, Nelayan Mengeluh

Ada dua jenis pekerjaan yang harus dirampungkan dua pelaksana proyek tersebut. Yaitu, pemancangan sheet pile dan normalisasi Sungai Kamoning.

”Jika proyek ini gagal diselesaikan tahun ini, kami pesimistis tahun depan bisa mendapatkan lagi. Kan eman,” ujarnya.

Laksamana selaku pelaksana dari PT Rudi Jaya KSO PT Jati Wangi mengaku optimistis pengerjaan proyek selesai tepat waktu. Sisa yang belum terpancang yaitu sekitar 700 meter.

”Pasti selesai dan harus kami selesaikan. Waktunya masih sangat cukup,” tegasnya.

Dia mengakui, pengerjaan memang sedikit terlambat. Alasannya, pihaknya sulit memasukkan corrugated concrete sheet pile (CCSP) ke lokasi pemancangan sheet pile. ”Tiap hari kalau normal dan tidak ada kendala, kami bisa memancang 10 CCSP,” terangnya.

Baca Juga :  Besok Pagi, Ribuan Aparat Keamanan Penjaga PSU Disebar

Dengan begitu, pihaknya menegaskan, pemasangan CCSP untuk proyek sheet pile dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Untuk normalisasi sungainya, pihaknya akan menambah alat supaya lebih cepat. ”Untuk normalisasi, kami menunggu kondisi air stabil, tidak terlalu dalam,” imbuhnya.

Sementara itu, staf administrasi lapangan PT Adhi Karya Mohammad mengatakan, sisa CCSP yang belum terpasang hingga saat ini yaitu 300 meter. Dia yakin bisa selesai sebelum pekerjaan sesuai dengan kontrak.

”CCSP-nya sisa tiga ratus meter saja yang belum terpasang. Waktunya sangat cukup sambil lalu kami melaksanakan normalisasi sungai,” ujarnya.

Dia berharap, proyek tersebut memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Sampang sehingga bisa mengurangi terjadinya banjir. ”Kami optimistis selesai tepat waktu,” tandasnya.

- Advertisement -

SAMPANG – Pengerjaan sheet pile atau dinding turap dan normalisasi Sungai Kamoning mendapat sorotan DPRD Sampang. Pasalnya, proyek yang dikerjakan sejak 2017 dan berakhir di 13 Desember 2019 tersebut masih menyisakan banyak pekerjaan.

Proyek itu didanai APBN senilai Rp 365 miliar. Perinciannya, PT Adhi Karya Rp 205,4 miliar dan PT Rudi Jaya KSO PT Jati Wangi Rp 159,6 miliar. Saat ini sheet pile yang terpasang oleh PT Adhi Karya 1.718 meter dan PT Rudi JayaKSO PT Jati Wangi sepanjang 1.600 meter.

Ketua Komisi III DPRD Sampang Moh. Nasir mengutarakan, dana proyek tersebut dari APBN.Meski demikian, pihaknya sebagai wakil rakyat juga bertanggung jawab mendorong agar pekerjaan segera rampung.


”Ini sudah masuk akhir triwulan pertama. Kami khawatir itu akan molor. Mengingat, sampai sekarang masih banyak yang belum terselesaikan,” ungkap dia kemarin (14/3).

Baca Juga :  Kantor Baru PDAM Belum Ditempati

Ada dua jenis pekerjaan yang harus dirampungkan dua pelaksana proyek tersebut. Yaitu, pemancangan sheet pile dan normalisasi Sungai Kamoning.

”Jika proyek ini gagal diselesaikan tahun ini, kami pesimistis tahun depan bisa mendapatkan lagi. Kan eman,” ujarnya.

Laksamana selaku pelaksana dari PT Rudi Jaya KSO PT Jati Wangi mengaku optimistis pengerjaan proyek selesai tepat waktu. Sisa yang belum terpancang yaitu sekitar 700 meter.

”Pasti selesai dan harus kami selesaikan. Waktunya masih sangat cukup,” tegasnya.

Dia mengakui, pengerjaan memang sedikit terlambat. Alasannya, pihaknya sulit memasukkan corrugated concrete sheet pile (CCSP) ke lokasi pemancangan sheet pile. ”Tiap hari kalau normal dan tidak ada kendala, kami bisa memancang 10 CCSP,” terangnya.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai Kamoning Tak Kunjung Digarap

Dengan begitu, pihaknya menegaskan, pemasangan CCSP untuk proyek sheet pile dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Untuk normalisasi sungainya, pihaknya akan menambah alat supaya lebih cepat. ”Untuk normalisasi, kami menunggu kondisi air stabil, tidak terlalu dalam,” imbuhnya.

Sementara itu, staf administrasi lapangan PT Adhi Karya Mohammad mengatakan, sisa CCSP yang belum terpasang hingga saat ini yaitu 300 meter. Dia yakin bisa selesai sebelum pekerjaan sesuai dengan kontrak.

”CCSP-nya sisa tiga ratus meter saja yang belum terpasang. Waktunya sangat cukup sambil lalu kami melaksanakan normalisasi sungai,” ujarnya.

Dia berharap, proyek tersebut memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Sampang sehingga bisa mengurangi terjadinya banjir. ”Kami optimistis selesai tepat waktu,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/