alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Petugas Kamladu Temukan Mayat Mengapung

SAMPANG – Saat kecelakaan laut yang menenggelamkan KMN Palapa 13 GT itu, Komandan Pos Kamladu Camplong Pelda Agus Jayadi Bahri menerima informasi penemuan mayat. Lokasinya lima mil dari lokasi kapal tenggelam. Mayat itu diduga salah satu korban kapal tenggelam. Setelah dikroscek, 20 ABK dinyatakan selamat.

Karena itu, identitas mayat masih didalami dan dikoordinasikan dengan Polres Sampang. ”Yang menemukan mayat itu Kapal TB Mitra Anugerah 6 dengan kapten kapal saudara Arman, 47,” jelasnya.

Pukul 09.30, kapten Kapal TB Mitra Anugerah 6 Arman melihat mayat terapung di area pengeboran PT Santos. Pukul 10.25, Kapten Arman melaporkan bahwa ada mayat ditemukan di laut. ”Posisi mayat berada di koordinat 07 16 444 LS dan 113 20 199 BT saat itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Biaya Pengobatan Korban Perahu Karam di Bali Rp 5 Juta Tiap Hari

Kru TB Mitra Anugerah 6 mengevakuasi mayat menggunakan jaring ke atas kapal. Mayat kemudian dibawa ke Dermaga Syahbandar Branta di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. ”Tiba di Dermaga Branta pukul 12.21. Menunggu pihak Polsek Camplong melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut,” tandasnya.

Mayat tersebut ditemukan memakai kaus bermotif garis-garis dengan warna dominan kuning, hitam, dan putih. Diperkirakan berusia 17 tahun dengan jenis kelamin laki-laki. Diperkirakan hanyut sekitar lima hari lalu.

Kasatpolair Polres Sampang AKP Hari Siswo menambahkan, mayat tersebut dibawa kembali ke Sampang. Identitas mayat belum diketahui. Penyebab tewasnya juga belum. ”Kami sudah bawa mayat itu ke RSUD Sampang. Kami masih dalami kasus ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jelang Pilkades, Perekaman E-KTP Meningkat
- Advertisement -

SAMPANG – Saat kecelakaan laut yang menenggelamkan KMN Palapa 13 GT itu, Komandan Pos Kamladu Camplong Pelda Agus Jayadi Bahri menerima informasi penemuan mayat. Lokasinya lima mil dari lokasi kapal tenggelam. Mayat itu diduga salah satu korban kapal tenggelam. Setelah dikroscek, 20 ABK dinyatakan selamat.

Karena itu, identitas mayat masih didalami dan dikoordinasikan dengan Polres Sampang. ”Yang menemukan mayat itu Kapal TB Mitra Anugerah 6 dengan kapten kapal saudara Arman, 47,” jelasnya.

Pukul 09.30, kapten Kapal TB Mitra Anugerah 6 Arman melihat mayat terapung di area pengeboran PT Santos. Pukul 10.25, Kapten Arman melaporkan bahwa ada mayat ditemukan di laut. ”Posisi mayat berada di koordinat 07 16 444 LS dan 113 20 199 BT saat itu,” jelasnya.

Baca Juga :  Basarnas untuk Mencari 3 Penumpang KM Berhasil II

Kru TB Mitra Anugerah 6 mengevakuasi mayat menggunakan jaring ke atas kapal. Mayat kemudian dibawa ke Dermaga Syahbandar Branta di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. ”Tiba di Dermaga Branta pukul 12.21. Menunggu pihak Polsek Camplong melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut,” tandasnya.

Mayat tersebut ditemukan memakai kaus bermotif garis-garis dengan warna dominan kuning, hitam, dan putih. Diperkirakan berusia 17 tahun dengan jenis kelamin laki-laki. Diperkirakan hanyut sekitar lima hari lalu.

Kasatpolair Polres Sampang AKP Hari Siswo menambahkan, mayat tersebut dibawa kembali ke Sampang. Identitas mayat belum diketahui. Penyebab tewasnya juga belum. ”Kami sudah bawa mayat itu ke RSUD Sampang. Kami masih dalami kasus ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemblokiran Penerima BST Kemensos Berbuntut Panjang
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/