alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Waduk Tlambah Makan Korban

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Situasi Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Sampang, geger kemarin (12/4). Ach. Ramadhani, warga Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, tenggelam ke waduk. Remaja 16 tahun itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar pukul 05.30.

Sekretaris Desa Tlambah Abdul Holik mengungkapkan, peristiwa itu menggegerkan warga Dusun Angsanah di sekitar waduk. Sebelumnya, Minggu (11/4) sekitar pukul 16.00, Ramadhani, Rifal, Hasin, dan Ach. Humaidi berkunjung ke Dusun Angsanah. Empat warga Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, itu bermaksud mendatangi rumah Ustad Rifa’i. ”Keempat orang itu menginap di rumah ustad di Dusun Angsanah,” kata Kholik.

Keesokan harinya, Senin (12/4), keempat anak tersebut bermain ke waduk tidak jauh dari rumah Ustad Rifa’i. Rifal, Hasin, dan Humaidi memilih mandi duluan ke waduk. Sedangkan Ramadhani bermain di atas sambil lari-lari.

Baca Juga :  Rujukan ke RSUD Capai 1.267 Pasien

Tidak berselang lama, Ramadhani jatuh ke waduk. ”Katanya tiba-tiba jatuh dan tenggelam,” ucap Holik.

Saat itu, teman-temannya berusaha menolong. Namun, upaya mereka tidak berhasil. Korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. ”Langsung meninggal,” imbuh Holik.

Kapolsek Karang Penang Iptu Slamet mengatakan, saat mendengar informasi tersebut, pihaknya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, meminta keterangan sejumlah saksi dan membawa korban ke puskesmas. Namun, keluarga korban tidak berkenan dilakukan visum. ”Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan,” terangnya. (iqb)

- Advertisement -

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Situasi Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Sampang, geger kemarin (12/4). Ach. Ramadhani, warga Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, tenggelam ke waduk. Remaja 16 tahun itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa sekitar pukul 05.30.

Sekretaris Desa Tlambah Abdul Holik mengungkapkan, peristiwa itu menggegerkan warga Dusun Angsanah di sekitar waduk. Sebelumnya, Minggu (11/4) sekitar pukul 16.00, Ramadhani, Rifal, Hasin, dan Ach. Humaidi berkunjung ke Dusun Angsanah. Empat warga Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah, itu bermaksud mendatangi rumah Ustad Rifa’i. ”Keempat orang itu menginap di rumah ustad di Dusun Angsanah,” kata Kholik.

Keesokan harinya, Senin (12/4), keempat anak tersebut bermain ke waduk tidak jauh dari rumah Ustad Rifa’i. Rifal, Hasin, dan Humaidi memilih mandi duluan ke waduk. Sedangkan Ramadhani bermain di atas sambil lari-lari.

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan Pengamen Cilik

Tidak berselang lama, Ramadhani jatuh ke waduk. ”Katanya tiba-tiba jatuh dan tenggelam,” ucap Holik.

Saat itu, teman-temannya berusaha menolong. Namun, upaya mereka tidak berhasil. Korban sudah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. ”Langsung meninggal,” imbuh Holik.

Kapolsek Karang Penang Iptu Slamet mengatakan, saat mendengar informasi tersebut, pihaknya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, meminta keterangan sejumlah saksi dan membawa korban ke puskesmas. Namun, keluarga korban tidak berkenan dilakukan visum. ”Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan,” terangnya. (iqb)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/