alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Dun-adun, Makanan Legendaris yang Laris Manis

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Berkunjung ke Sampang rasanya kurang lengkap jika belum mencicipi Dun-adun. Makanan legendaris ini memiliki cita rasa istimewa dan tekstur menggugah selera. 

Sejak puluhan tahun lalu, Dun-adun selalu laris. Biasanya, makanan khas ini menjadi makanan ringan warga saat pagi hari.

Naimah, berjualan Dun-adun sejak 45 tahun lalu. Dia meneruskan bisnis yang dijalankan secara turun temurun di keluarganya. Perempuan 69 tahun itu konsisten memertahankan ciri khas makanan tersebut. 

”Bumbu-bumbunya kayak gulai, ada laos, kencur, kunyit, jinten, ketumbar, bawang putih dan bawang merah,” katanya Kamis (12/8).

Setiap subuh, Naimah dibantu anak-anaknya menggelar dagangan. Pembeli setianya terus berdatangan hendak menyantap makanan legendaris itu.

Baca Juga :  Sopir Lucuti Stiker Jawa Pos

” Ini makanan saya sejak kecil. Bahkan sebelum saya lahir Dun-adun sudah ada,” kata Leli, salah seorang pelanggan. (r2)

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Berkunjung ke Sampang rasanya kurang lengkap jika belum mencicipi Dun-adun. Makanan legendaris ini memiliki cita rasa istimewa dan tekstur menggugah selera. 

Sejak puluhan tahun lalu, Dun-adun selalu laris. Biasanya, makanan khas ini menjadi makanan ringan warga saat pagi hari.

Naimah, berjualan Dun-adun sejak 45 tahun lalu. Dia meneruskan bisnis yang dijalankan secara turun temurun di keluarganya. Perempuan 69 tahun itu konsisten memertahankan ciri khas makanan tersebut. 


”Bumbu-bumbunya kayak gulai, ada laos, kencur, kunyit, jinten, ketumbar, bawang putih dan bawang merah,” katanya Kamis (12/8).

Setiap subuh, Naimah dibantu anak-anaknya menggelar dagangan. Pembeli setianya terus berdatangan hendak menyantap makanan legendaris itu.

Baca Juga :  Keberangkatan 111 CJH Ditunda

” Ini makanan saya sejak kecil. Bahkan sebelum saya lahir Dun-adun sudah ada,” kata Leli, salah seorang pelanggan. (r2)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/