alexametrics
25.3 C
Madura
Friday, September 30, 2022

Saldo Berkurang, Uang Tidak Keluar

BRI Pastikan Tabungan Nasabah Aman

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Layanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dikeluhkan nasabah. Penyebabnya, saat melakukan transaksi melalui automatic teller machine (ATM), uang tidak keluar. Padahal, transaksi berhasil dan saldo berkurang.

Hal ini dialami Berta Sofyan, warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang. Menurutnya, kejadian ini bermula ketika dirinya hendak mengambil uang di ATM BRI di Kota Sampang pada Sabtu malam (6/8). Nominal yang dibutuhkan Rp 1 juta.

Transaksi berjalan normal karena tidak ada pemberitahuan mesin eror. Bahkan, sampai dinyatakan berhasil. Namun, uang tidak keluar dari mesin. Sementara saldo berkurang sebesar Rp 1 juta.

Berta mencoba melakukan transaksi lagi. Yakni, menarik uang tabungan Rp 50 ribu. Anehnya, pada transaksi kedua berjalan dengan normal. ”Saldo hilang Rp 1 juta,” keluhnya.

Setelah kejadian, dirinya langsung komplain dengan menghubungi call center BRI 14017. Berharap uang yang hilang segera kembali karena sedang diperlukan. Namun, respons dari operator call center mengatakan tidak bisa langsung melakukan proses.

Baca Juga :  Setahun, Pemohon Isbat Nikah di Sampang Bisa Capai 659 Orang

Alasannya, saat itu seluruh customer service sedang melayani nasabah. Percobaan terus dilakukan sampai akhirnya ada operator yang merespons untuk membantu mengajukan laporan pengaduan. Meski demikian, uangnya tidak langsung kembali karena diminta menunggu proses selama delapan hari kerja.

Kurang puas dengan keterangan operator call center, Berta mendatangi kantor BRI Cabang Sampang. Sesampainya di sana, pihak bank hanya mengarahkan untuk menunggu proses. Sebab, sudah melakukan pengaduan melalui call center pusat.

Dirinya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi pada perusahaan sekelas BRI yang notabene BUMN. Apalagi, tidak hanya menimpa satu nasabah. Dirinya mendapat kabar ada tiga nasabah lain yang saldonya berkurang saat menarik uang di ATM BRI.

Baca Juga :  Punya Fitur Lengkap, Nilai Transaksi BRImo Tembus Rp 1.567 Triliun

”Ada empat nasabah yang saya ketahui sudah mengalami ini. Saldonya berkurang, tetapi uangnya tidak keluar,” jelasnya.

Branch Office Head BRI Sampang Iwan Dwicahyono menyampaikan, kondisi tersbut bisa terjadi akibat gangguan koneksi sambungan telekomunikasi. Mengingat, semua ATM terhubung dengan internet.

Pihaknya memastikan uang nasabah tidak hilang meski saldo berkurang. Uang nasabah tetap aman karena semua transaksi di BRI dapat diketahui. Baik pengiriman ataupun penarikan pasti akan tercatat dengan jelas.

Pihaknya meminta nasabah untuk tidak panik dan mengadukan masalah ini ke kantor BRI. Agar dibuatkan pengaduan dengan estimasi waktu selama delapan hari kerja. ”Semua transaksi di BRI pasti tercatat. Kalau itu yang terjadi, dipastikan uang nasabah tidak hilang meski saldo di rekening berkurang,” terangnya. (jun/han)

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Layanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dikeluhkan nasabah. Penyebabnya, saat melakukan transaksi melalui automatic teller machine (ATM), uang tidak keluar. Padahal, transaksi berhasil dan saldo berkurang.

Hal ini dialami Berta Sofyan, warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota Sampang. Menurutnya, kejadian ini bermula ketika dirinya hendak mengambil uang di ATM BRI di Kota Sampang pada Sabtu malam (6/8). Nominal yang dibutuhkan Rp 1 juta.

Transaksi berjalan normal karena tidak ada pemberitahuan mesin eror. Bahkan, sampai dinyatakan berhasil. Namun, uang tidak keluar dari mesin. Sementara saldo berkurang sebesar Rp 1 juta.


Berta mencoba melakukan transaksi lagi. Yakni, menarik uang tabungan Rp 50 ribu. Anehnya, pada transaksi kedua berjalan dengan normal. ”Saldo hilang Rp 1 juta,” keluhnya.

Setelah kejadian, dirinya langsung komplain dengan menghubungi call center BRI 14017. Berharap uang yang hilang segera kembali karena sedang diperlukan. Namun, respons dari operator call center mengatakan tidak bisa langsung melakukan proses.

Baca Juga :  Tiga Bulan, BRI Berhasil Salurkan KUR Rp 66,99 Triliun

Alasannya, saat itu seluruh customer service sedang melayani nasabah. Percobaan terus dilakukan sampai akhirnya ada operator yang merespons untuk membantu mengajukan laporan pengaduan. Meski demikian, uangnya tidak langsung kembali karena diminta menunggu proses selama delapan hari kerja.

Kurang puas dengan keterangan operator call center, Berta mendatangi kantor BRI Cabang Sampang. Sesampainya di sana, pihak bank hanya mengarahkan untuk menunggu proses. Sebab, sudah melakukan pengaduan melalui call center pusat.

- Advertisement -

Dirinya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi pada perusahaan sekelas BRI yang notabene BUMN. Apalagi, tidak hanya menimpa satu nasabah. Dirinya mendapat kabar ada tiga nasabah lain yang saldonya berkurang saat menarik uang di ATM BRI.

Baca Juga :  Targetkan Nilai SAKIP Bisa A

”Ada empat nasabah yang saya ketahui sudah mengalami ini. Saldonya berkurang, tetapi uangnya tidak keluar,” jelasnya.

Branch Office Head BRI Sampang Iwan Dwicahyono menyampaikan, kondisi tersbut bisa terjadi akibat gangguan koneksi sambungan telekomunikasi. Mengingat, semua ATM terhubung dengan internet.

Pihaknya memastikan uang nasabah tidak hilang meski saldo berkurang. Uang nasabah tetap aman karena semua transaksi di BRI dapat diketahui. Baik pengiriman ataupun penarikan pasti akan tercatat dengan jelas.

Pihaknya meminta nasabah untuk tidak panik dan mengadukan masalah ini ke kantor BRI. Agar dibuatkan pengaduan dengan estimasi waktu selama delapan hari kerja. ”Semua transaksi di BRI pasti tercatat. Kalau itu yang terjadi, dipastikan uang nasabah tidak hilang meski saldo di rekening berkurang,” terangnya. (jun/han)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/