alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Pelabuhan Taddan Tunggu Izin Operasional

SAMPANG – Pembangunan Pelabuhan Taddan menghabiskan anggaran ratusan miliar sejak 2009. Keberadaan pelabuhan itu terus menjadi sorotan dewan. Hal itu karena pelabuhan di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, itu belum dioperasikan.

Ketua Komisi III DPRD Sampang Moh. Nasir mengaku kecewa atas lambannya pengoperasian Pelabuhan Taddan. Menurut dia, pelabuhan tersebut sudah menghabiskan anggaran ratusan miliar. ”Heran saya, pelabuhan itu kok dibiarkan begitu saja?” katanya Jumat (9/3).

Nasir mengungkapkan, molornya pemanfaatan pelabuhan yang pembangunannya sudah selesai akan berdampak buruk. Fasilitas umum yang sudah ada tidak terawat secara maksimal. ”Tiga gedung dibangunan di areal Pelabuhan Taddan. Dermaga pelabuhannya juga sudah lengkap,” paparnya.

Karena itu, pihaknya meminta pengelola segera mengoperasikan pelabuhan itu. Pihaknya juga berjanji untuk segera mengoordinasikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ”Kami mendesak supaya pelabuhan itu segera dioperasikan. Jangan dibiarkan mangkrak,” pintanya.

Baca Juga :  Empat Mobil Pelat Merah Belum Kembali, Dishub Kewalahan

Kepala Pelabuhan Kelas III Branta Pamekasan Suko membenarkan Pelabuhan Taddan belum dioperasikan. Dia juga menyatakan pekerjaan fisik pelabuhan sudah tuntas. ”Menunggu izin operasional dari provinsi,” terangnya.

Pengajuan izin sudah diajukan. Pihaknya tak bisa memastikan kapan izin itu akan turun. ”Gak sampai akhir tahun pelabuhan itu sudah dioperasikan,” janjinya.

 

SAMPANG – Pembangunan Pelabuhan Taddan menghabiskan anggaran ratusan miliar sejak 2009. Keberadaan pelabuhan itu terus menjadi sorotan dewan. Hal itu karena pelabuhan di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, itu belum dioperasikan.

Ketua Komisi III DPRD Sampang Moh. Nasir mengaku kecewa atas lambannya pengoperasian Pelabuhan Taddan. Menurut dia, pelabuhan tersebut sudah menghabiskan anggaran ratusan miliar. ”Heran saya, pelabuhan itu kok dibiarkan begitu saja?” katanya Jumat (9/3).

Nasir mengungkapkan, molornya pemanfaatan pelabuhan yang pembangunannya sudah selesai akan berdampak buruk. Fasilitas umum yang sudah ada tidak terawat secara maksimal. ”Tiga gedung dibangunan di areal Pelabuhan Taddan. Dermaga pelabuhannya juga sudah lengkap,” paparnya.


Karena itu, pihaknya meminta pengelola segera mengoperasikan pelabuhan itu. Pihaknya juga berjanji untuk segera mengoordinasikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ”Kami mendesak supaya pelabuhan itu segera dioperasikan. Jangan dibiarkan mangkrak,” pintanya.

Baca Juga :  Dermaga Rusak sebelum Beroperasi

Kepala Pelabuhan Kelas III Branta Pamekasan Suko membenarkan Pelabuhan Taddan belum dioperasikan. Dia juga menyatakan pekerjaan fisik pelabuhan sudah tuntas. ”Menunggu izin operasional dari provinsi,” terangnya.

Pengajuan izin sudah diajukan. Pihaknya tak bisa memastikan kapan izin itu akan turun. ”Gak sampai akhir tahun pelabuhan itu sudah dioperasikan,” janjinya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/