alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

DPMD Ikut Andil Cegah Peredaran Rokok Ilegal

SAMPANG – Pemerintah terus melakukan pencegahan peredaran rokok ilegal. Buktinya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang melaksanakan sosialisasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHcHT) di Kecamatan Banyuates pada Selasa (16/11).

Peserta kegiatan tersebut dari kalangan aparatur pemerintahan desa. Sebab, perannya cukup strategis dan dinilai mampu mengedukasi masyarakat tentang perundang-undangan cukai tembakau hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Selain DMPD Sampang, kegiatan tersebut juga dihadiri forkopimcam setempat dan Bagian Perekonomian Setkab Sampang. Termasuk, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Pamekasan dan undangan lainnya.

Kepala DPMD Sampang Chalilurrahman mengatakan, sosialisasi tersebut penting diselenggarakan agar masyarakat memahami rokok yang diperbolehkan diperjualbelikan. Dengan begitu, peredaran rokok ilegal di wilayah Sampang akan hilang dengan sendirinya.

Baca Juga :  Penghasilan Perangkat Desa Naik Begini Rinciannya

”Saya harap, materi yang sudah diterima aparatur desa bisa disampaikan kepada warga,” katanya.

Dia berharap, masyarakat yang melihat adanya rokok ilegal segera melapor kepada pihak yang berwenang. Dengan demikian, keberadaan perusahaan rokok bodong bisa ditelusuri dan diberi peringatan.

”Kalau ada informasi keberadaan perusahaan rokok yang tanpa pita cukainya segera laporkan pada kami. Akan kami arahkan agar mengurus zin. Khawatir mereka tidak mengetahui aturannya,” tandas Chalilurrahman. (iqb/par)

- Advertisement -

SAMPANG – Pemerintah terus melakukan pencegahan peredaran rokok ilegal. Buktinya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang melaksanakan sosialisasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHcHT) di Kecamatan Banyuates pada Selasa (16/11).

Peserta kegiatan tersebut dari kalangan aparatur pemerintahan desa. Sebab, perannya cukup strategis dan dinilai mampu mengedukasi masyarakat tentang perundang-undangan cukai tembakau hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Selain DMPD Sampang, kegiatan tersebut juga dihadiri forkopimcam setempat dan Bagian Perekonomian Setkab Sampang. Termasuk, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Pamekasan dan undangan lainnya.


Kepala DPMD Sampang Chalilurrahman mengatakan, sosialisasi tersebut penting diselenggarakan agar masyarakat memahami rokok yang diperbolehkan diperjualbelikan. Dengan begitu, peredaran rokok ilegal di wilayah Sampang akan hilang dengan sendirinya.

Baca Juga :  Suplai Macet, Warga Keluhkan Layanan PDAM

”Saya harap, materi yang sudah diterima aparatur desa bisa disampaikan kepada warga,” katanya.

Dia berharap, masyarakat yang melihat adanya rokok ilegal segera melapor kepada pihak yang berwenang. Dengan demikian, keberadaan perusahaan rokok bodong bisa ditelusuri dan diberi peringatan.

”Kalau ada informasi keberadaan perusahaan rokok yang tanpa pita cukainya segera laporkan pada kami. Akan kami arahkan agar mengurus zin. Khawatir mereka tidak mengetahui aturannya,” tandas Chalilurrahman. (iqb/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/