alexametrics
26.3 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Pemkab Tampung Aspirasi Masyarakat

SAMPANG – Safari Ramadan Pemkab Sampang berlanjut di Masjid At-Taqwa di Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kamis (7/6). Sekkab Puthut Budi Santoso mewakili Pj Bupati Jonathan Judianto bersama forkopimda, kepala OPD, dan BUMD tiba di lokasi pada pukul 16.45.

Rombongan pejabat itu disambut camat, kiai, ulama, asatid, tokoh masyarakat, kepala desa se-Kecamatan Banyuates, dan ratusan warga Desa Tapaan. Seperti biasa, acara diawali dengan pemberian bantuan pembangunan masjid Rp 10 juta dan bantuan sosial (bansos) Rp 2,5 juta kepada TKI korban tenggelam yang diserahkan kepada ahli waris. Kemudian, acara dilanjutkan dengan buka puasa dan serap aspirasi.

Banyak warga yang menyampaikan terkait dengan kondisi jalan kabupaten di lokasi tersebut yang sudah lama rusak. Kemudian, gedung sekolah rusak, penerangan jalan umum (PJU) minim, ketersediaan air bersih kurang, dan pelayanan kesehatan yang belum maksimal.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Sediakan Rp 30 M

”Kami harap aspirasi yang sudah disampaikan segera ditindaklanjuti oleh pemkab. Terutama, kerusakan jalan penghubung Banyuates–Tambelangan yang rusak akibat longsor tahun lalu,” kata Syamsudi, warga setempat.

Menanggapi itu, Puthut Budi Santoso mengatakan, pada dasarnya semua aspirasi masyarakat akan ditampung dan dibahas bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Program yang dinilai prioritas dan mendesak disegerakan. Sebab, tugas pemerintah adalah melayani masyarakat. 

”Perbaikan jalan rusak akibat longsor masuk dalam program tahun ini. Insya Allah pengerjaan akan dimulai Juli mendatang,” terangnya.

 

SAMPANG – Safari Ramadan Pemkab Sampang berlanjut di Masjid At-Taqwa di Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kamis (7/6). Sekkab Puthut Budi Santoso mewakili Pj Bupati Jonathan Judianto bersama forkopimda, kepala OPD, dan BUMD tiba di lokasi pada pukul 16.45.

Rombongan pejabat itu disambut camat, kiai, ulama, asatid, tokoh masyarakat, kepala desa se-Kecamatan Banyuates, dan ratusan warga Desa Tapaan. Seperti biasa, acara diawali dengan pemberian bantuan pembangunan masjid Rp 10 juta dan bantuan sosial (bansos) Rp 2,5 juta kepada TKI korban tenggelam yang diserahkan kepada ahli waris. Kemudian, acara dilanjutkan dengan buka puasa dan serap aspirasi.

Banyak warga yang menyampaikan terkait dengan kondisi jalan kabupaten di lokasi tersebut yang sudah lama rusak. Kemudian, gedung sekolah rusak, penerangan jalan umum (PJU) minim, ketersediaan air bersih kurang, dan pelayanan kesehatan yang belum maksimal.

Baca Juga :  RSUD Sampang Layani Rehabilitasi Narkoba dan Gangguan Kejiwaan

”Kami harap aspirasi yang sudah disampaikan segera ditindaklanjuti oleh pemkab. Terutama, kerusakan jalan penghubung Banyuates–Tambelangan yang rusak akibat longsor tahun lalu,” kata Syamsudi, warga setempat.

Menanggapi itu, Puthut Budi Santoso mengatakan, pada dasarnya semua aspirasi masyarakat akan ditampung dan dibahas bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Program yang dinilai prioritas dan mendesak disegerakan. Sebab, tugas pemerintah adalah melayani masyarakat. 

”Perbaikan jalan rusak akibat longsor masuk dalam program tahun ini. Insya Allah pengerjaan akan dimulai Juli mendatang,” terangnya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/