alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Penanganan Sampah Belum Maksimal, DLH Beralasan Minim Armada

SAMPANG – Penanganan sampah di Sampang belum maksimal. Indikasinya, pengangkutan sampah sering terlambat. Hal tersebut dibenarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang. Alasannya, armada truk pengangkut sampah minim.

Saat ini, DLH Sampang memiliki 10 unit truk sampah amrol, 5 unit dump truck, 1 unit mobil tanki tinja, 1 unit truk compastor dan 8 unit pikap. Termasuk beberapa kendaraan pengangkut sampah roda tiga.

”Sebagian armada ada yang digunakan di bidang pertamanan,” ujar Kabid Kebersihan DLH Sampang Akhmad Syarifuddin.

Menurut dia, rata-rata armada pengangkut sampah diproduksi di bawah tahun 2000. Armada lansiran tahun baru ada tiga unit yakni truk compastor buatan tahun 2020 serta dua unit dump truck hasil pengadaan pada 2019 lalu. ”Kondisi armada sudah tua dan sering rusak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Minta Prioritaskan Pembangunan Prorakyat

Dijelaskan, pihaknya sering mengajukan pengadaan armada pengangkut sampah. Tapi, belum ada respons. Jika jumlah armada bertambah, penanganan sampah di Sampang bisa dimaksimalkan. ”Meski kondisi seperti ini, kami tetap berusaha mengoptimalkan penanganan sampah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sampang Fadol mengungkapkan, kebersihan Kota Bahari harus terus dijaga agar tetap asri. Jika dinas terkait menjumpai kendala, segera dibicarakan dan diusulkan. ”Yang jelas, tim teknis dinas terkait tahu kondisi armadanya. Nanti bisa diajukan kebutuhannya berapa dan armada apa saja yang rusak,” tegasnya. (iqb)

SAMPANG – Penanganan sampah di Sampang belum maksimal. Indikasinya, pengangkutan sampah sering terlambat. Hal tersebut dibenarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang. Alasannya, armada truk pengangkut sampah minim.

Saat ini, DLH Sampang memiliki 10 unit truk sampah amrol, 5 unit dump truck, 1 unit mobil tanki tinja, 1 unit truk compastor dan 8 unit pikap. Termasuk beberapa kendaraan pengangkut sampah roda tiga.

”Sebagian armada ada yang digunakan di bidang pertamanan,” ujar Kabid Kebersihan DLH Sampang Akhmad Syarifuddin.

Menurut dia, rata-rata armada pengangkut sampah diproduksi di bawah tahun 2000. Armada lansiran tahun baru ada tiga unit yakni truk compastor buatan tahun 2020 serta dua unit dump truck hasil pengadaan pada 2019 lalu. ”Kondisi armada sudah tua dan sering rusak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Demi PSU, Forkopimda Siap Gelar Tikar

Dijelaskan, pihaknya sering mengajukan pengadaan armada pengangkut sampah. Tapi, belum ada respons. Jika jumlah armada bertambah, penanganan sampah di Sampang bisa dimaksimalkan. ”Meski kondisi seperti ini, kami tetap berusaha mengoptimalkan penanganan sampah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sampang Fadol mengungkapkan, kebersihan Kota Bahari harus terus dijaga agar tetap asri. Jika dinas terkait menjumpai kendala, segera dibicarakan dan diusulkan. ”Yang jelas, tim teknis dinas terkait tahu kondisi armadanya. Nanti bisa diajukan kebutuhannya berapa dan armada apa saja yang rusak,” tegasnya. (iqb)

Artikel Terkait

Most Read

Siap Sambut Kedatangan TKI

Hujan Lebat, Air Genangi Rumah Warga

Santri Kosmopolitan

Artikel Terbaru

/