alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Tak Punya Inovasi, Bupati Bakal Beri Sanksi

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat harus bekerja lebih keras. Jika hanya sekadar kerja dan tidak memiliki inovasi, pimpinan OPD dan para camat harus siap-siap menerima punishment atau hukuman. Hal itu disampaikan Bupati Sampang Slamet Junaidi kemarin (6/6).

Menurut pria yang akrab disapa Haji Idi itu, selama ini sudah melakukan perbaikan sistem pelayanan kepada masyarakat. Yakni, melahirkan program berdasarkan asas manfaat kepada masyarakat. Untuk mendukung percepatan pelayanan tersebut, dia memilih memperbanyak inovasi.

”Kita memosisikan diri sebagai pelayan masyarakat. Apa yang menjadi keinginan masyarakat, kita harus hadir untuk melayani,” tuturnya kemarin.

Menurut dia, setiap tahun Pemkab Sampang melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan OPD. Hal itu dilakukan sejak memimpin Kota Bahari. Program yang terealisasi sebelum kepemimpinannya juga dievaluasi untuk diperbaiki bila ditemukan beberapa kekurangan.

Baca Juga :  Geger, Warga Mojokerto Ditemukan Tewas Mengapung di Desa Kanjar

Pada Januari lalu misalnya, Pemkab Sampang melakukan evaluasi program dan kinerja pimpinan OPD tahun 2020. Haji Idi menilai, ego sektoral masih mengemuka di sejumlah OPD. Hal itu dinilai dapat menghambat realisasi program yang sudah direncanakan. ”Kita tidak mungkin membangun Sampang sendirian. Ujung tombak pembuat inovasi ada di OPD dan kecamatan,” ujarnya.

Untuk mempercepat realisasi program pemerintah, Haji Idi lalu meminta setiap pimpinan OPD dan kecamatan untuk membuat minimal lima inovasi. Jumlah inovasi tersebut bertambah drastis jika dibandingkan tahun 2020. ”Tapi, masih ada oknum pimpinan OPD yang bermental tidak baik. Pola pemikirannya juga tidak produktif,” ungkapnya.

Menurutnya, jika pimpinan OPD dan kecamatan memiliki keinginan memajukan Sampang, sangat mudah untuk membuat inovasi. Pengembangan program dari program yang sudah dijalankan di setiap OPD bisa dibuatkan inovasi. Karena itu, ke depan dia akan terus mengevaluasi kinerja pimpinan OPD dan kecamatan.

Baca Juga :  DPMPTSP Tunjukkan Capaian Optimal

”Tentu kita akan evaluasi lagi kinerja pimpinan OPD dan kecamatan yang tidak berinovasi. Tentunya, nanti ada punishment,” janjinya. (bil)

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat harus bekerja lebih keras. Jika hanya sekadar kerja dan tidak memiliki inovasi, pimpinan OPD dan para camat harus siap-siap menerima punishment atau hukuman. Hal itu disampaikan Bupati Sampang Slamet Junaidi kemarin (6/6).

Menurut pria yang akrab disapa Haji Idi itu, selama ini sudah melakukan perbaikan sistem pelayanan kepada masyarakat. Yakni, melahirkan program berdasarkan asas manfaat kepada masyarakat. Untuk mendukung percepatan pelayanan tersebut, dia memilih memperbanyak inovasi.

”Kita memosisikan diri sebagai pelayan masyarakat. Apa yang menjadi keinginan masyarakat, kita harus hadir untuk melayani,” tuturnya kemarin.


Menurut dia, setiap tahun Pemkab Sampang melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan OPD. Hal itu dilakukan sejak memimpin Kota Bahari. Program yang terealisasi sebelum kepemimpinannya juga dievaluasi untuk diperbaiki bila ditemukan beberapa kekurangan.

Baca Juga :  Anggaran Kegiatan Pokir di DPRKP Sampang, Capai Rp 10 Miliar

Pada Januari lalu misalnya, Pemkab Sampang melakukan evaluasi program dan kinerja pimpinan OPD tahun 2020. Haji Idi menilai, ego sektoral masih mengemuka di sejumlah OPD. Hal itu dinilai dapat menghambat realisasi program yang sudah direncanakan. ”Kita tidak mungkin membangun Sampang sendirian. Ujung tombak pembuat inovasi ada di OPD dan kecamatan,” ujarnya.

Untuk mempercepat realisasi program pemerintah, Haji Idi lalu meminta setiap pimpinan OPD dan kecamatan untuk membuat minimal lima inovasi. Jumlah inovasi tersebut bertambah drastis jika dibandingkan tahun 2020. ”Tapi, masih ada oknum pimpinan OPD yang bermental tidak baik. Pola pemikirannya juga tidak produktif,” ungkapnya.

Menurutnya, jika pimpinan OPD dan kecamatan memiliki keinginan memajukan Sampang, sangat mudah untuk membuat inovasi. Pengembangan program dari program yang sudah dijalankan di setiap OPD bisa dibuatkan inovasi. Karena itu, ke depan dia akan terus mengevaluasi kinerja pimpinan OPD dan kecamatan.

Baca Juga :  Pemkab Gelar Tahlil dan Doa Bersama Virtual

”Tentu kita akan evaluasi lagi kinerja pimpinan OPD dan kecamatan yang tidak berinovasi. Tentunya, nanti ada punishment,” janjinya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/