alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Belasan SD Dipimpin Plt, Disdik Belum Pastikan Promosi Jabatan

SAMPANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang masih memiliki pekerjaan untuk menyukseskan pemerataan mutu pendidikan di tingkat sekolah dasar (SD). Dari 616 sekolah, 17 di antaranya dipimpin pelaksana tugas (Plt). Namun, disdik belum bisa memastikan promosi jabatan.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Sampang Hari Agustini mengatakan, belasan SD yang dipimpin Plt itu tersebar di enam kecamatan (lihat grafis). Untuk bisa menggelar promosi kepala sekolah, terlebih dahulu perlu dilakukan pemetaan dan mendapat izin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Guru yang ada banyak tidak memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi kepala.

Karena itu, tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. ”Sebagian SD itu ada yang direncanakan di-regrouping. Meskipun dijabat Plt, dinilai tidak begitu bermasalah. Terpenting, kegiatan belajar mengajar (KMB) di sekolah berjalan maskimal,” ucapnya Selasa (6/3).

Syarat pangkat guru agar bisa diangkat menjadi kepala sekolah minimal berasal dari golongan III C. Sementara, jumlah guru di sekolah tersebut yang memenuhi syarat minim. Jadi, terpaksa jabatan kepala diisi Plt. ”Juga guru harus mengikuti pelatihan selama tiga bulan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim,” katanya.

Baca Juga :  Mendikbud Beri Pengarahan dan Pembinaan

Di sisi lain juga minimnya minat dan kesadaran dari guru yang sudah memenuhi syarat golongan untuk mengikuti seleksi promosi jabatan. Pihaknya sudah mengimbau guru yang telah memenuhi syarat untuk segera mengikuti tes. Sebab, jabatan Kasek definitif sangat menentukan terhadap pelaksanaan KBM.

Dengan begitu, dia meminta kepada guru jika sudah memenuhi persyaratan pangkat jabatan untuk mendaftarkan diri melalui UPT pendidikan masing-masing. Bagi guru yang belum memenuhi pangkat golongan untuk mengajukan kenaikan pangkat ke disdik. ”Banyak guru yang enggan menjabat Kasek karena menganggap tugas terlalu berat. Juga takut ditugaskan di lokasi yang jauh dari rumah,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Amin Arif Tirtana mengatakan, banyaknya SD dipimpin Plt bukan hal baru. Selama ini disdik belum mempunyai langkah konkret untuk mengatasi hal tersebut. Padahal kondisi itu berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga :  Rumdin Kepala Disperta Terbakar

Dia mendesak agar disdik segera melakukan promosi jabatan Kasek. Guru yang sudah layak untuk diangkat menjadi kepala sekolah secepatnya diproses. Lokasi penempatan kerja bukanlah alasan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak menerima jabatan tersebut.

”PNS harus siap ditempatkan di mana saja dan menjalankan tanggung jawab dengan baik sesuai sumpah jabatan. Tugas Kasek memang berat dan tidak mudah. Tapi jika amanah itu bisa dijalankan dengan baik, akan menjadi ibadah,” pungkasnya. 

 

SAMPANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang masih memiliki pekerjaan untuk menyukseskan pemerataan mutu pendidikan di tingkat sekolah dasar (SD). Dari 616 sekolah, 17 di antaranya dipimpin pelaksana tugas (Plt). Namun, disdik belum bisa memastikan promosi jabatan.

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Sampang Hari Agustini mengatakan, belasan SD yang dipimpin Plt itu tersebar di enam kecamatan (lihat grafis). Untuk bisa menggelar promosi kepala sekolah, terlebih dahulu perlu dilakukan pemetaan dan mendapat izin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Guru yang ada banyak tidak memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi kepala.

Karena itu, tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. ”Sebagian SD itu ada yang direncanakan di-regrouping. Meskipun dijabat Plt, dinilai tidak begitu bermasalah. Terpenting, kegiatan belajar mengajar (KMB) di sekolah berjalan maskimal,” ucapnya Selasa (6/3).


Syarat pangkat guru agar bisa diangkat menjadi kepala sekolah minimal berasal dari golongan III C. Sementara, jumlah guru di sekolah tersebut yang memenuhi syarat minim. Jadi, terpaksa jabatan kepala diisi Plt. ”Juga guru harus mengikuti pelatihan selama tiga bulan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jatim,” katanya.

Baca Juga :  Olimpiade Matematika MAN Sampang Sukses

Di sisi lain juga minimnya minat dan kesadaran dari guru yang sudah memenuhi syarat golongan untuk mengikuti seleksi promosi jabatan. Pihaknya sudah mengimbau guru yang telah memenuhi syarat untuk segera mengikuti tes. Sebab, jabatan Kasek definitif sangat menentukan terhadap pelaksanaan KBM.

Dengan begitu, dia meminta kepada guru jika sudah memenuhi persyaratan pangkat jabatan untuk mendaftarkan diri melalui UPT pendidikan masing-masing. Bagi guru yang belum memenuhi pangkat golongan untuk mengajukan kenaikan pangkat ke disdik. ”Banyak guru yang enggan menjabat Kasek karena menganggap tugas terlalu berat. Juga takut ditugaskan di lokasi yang jauh dari rumah,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Amin Arif Tirtana mengatakan, banyaknya SD dipimpin Plt bukan hal baru. Selama ini disdik belum mempunyai langkah konkret untuk mengatasi hal tersebut. Padahal kondisi itu berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga :  Penambangan Galian C Sebabkan Lahan Kritis

Dia mendesak agar disdik segera melakukan promosi jabatan Kasek. Guru yang sudah layak untuk diangkat menjadi kepala sekolah secepatnya diproses. Lokasi penempatan kerja bukanlah alasan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak menerima jabatan tersebut.

”PNS harus siap ditempatkan di mana saja dan menjalankan tanggung jawab dengan baik sesuai sumpah jabatan. Tugas Kasek memang berat dan tidak mudah. Tapi jika amanah itu bisa dijalankan dengan baik, akan menjadi ibadah,” pungkasnya. 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/