alexametrics
24.9 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Ribuan Pelanggan PDAM Terkena Dampak Perbaikan Pipa

SAMPANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sampang memperbaiki pipa sejak Sabtu (3/2) hingga Selasa (6/2). Perbaikan ada di dua sumber, yakni di sumber Glisgis dan Gunung Maddah. Akibatnya, ribuan pelanggan tidak bisa menikmati air PDAM.

Kabag Hubungan Langganan (Hublang) PDAM Trunojoyo Sampang Yazid Solihin mengatakan, perbaikan pipa yang ukuran 12 dim lokasinya di sumber Glisgis dan Gunung Maddah. ”Yang terdampak kira-kira 3 ribu pelanggan. Sekarang (kemarin siang, Red) sudah kembali mengalir,” ucapnya.

Pergantian pipa, lanjut Yazid, dari pipa lama ACP diganti pipa HDPE. PDAM memperbaiki pipa karena setiap tahun saat musim kemarau pasti mengalami kebocoran karena gerakan tanah.

”Makanya kami ganti ke pipa baru. Supaya ketika musim kemarau tiba tidak pecah atau rusak,” jelasnya mewakili Direktur PDAM Trunojoyo Achmad Fauzan.

Baca Juga :  Tiga Mobil Dinas Dewan Belum Dikembalikan

Saat ini, ketika sudah diganti pipa HDPE, tidak melewati sawah dan permukiman warga, melainkan pinggir jalan perdesaan dan jalan perkotaan. ”Jadi tidak mengganggu,” ujarnya.

Yazid menegaskan, PDAM sudah memberitahukan warga terkait adanya penyambungan dan perbaikan pipa. Yakni, melalui informasi langsung kepada pelanggan, tokoh masyarakat, dan pihak lainnya. ”Kami juga siaran keliling. Karena dampaknya tiga hari,” jelasnya.

Menurut Yazid, perbaikan dilakukan demi melayani pelanggan. Karena perbaikan sudah selesai, air sudah bisa dinikmati kembali oleh pelanggan. Seperti di Jalan Pemuda dan Kampung Kajuk sudah mulai mengalir. ”Kalau yang ujung kemungkinan lama. Karena pipa selama tiga hari kosong,” ujarnya.

”Manajemen PDAM meminta maaf atas adanya pekerjaan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  PDAM Kelola Air Sungai untuk Konsumsi Pelanggan

Adanya perbaikan selama tiga hari dikeluhkan Muhammad, 30, warga Jalan Jamaluddin. Menurut dia, perbaikan yang tidak bergilir membuat dirinya rugi. Sebab, sudah empat hari kekurangan air bersih. ”Kebetulan dua bak kamar mandi kosong semua. Kalau mandi, saya dan keluarga numpang di rumah kerabat,” akunya.

SAMPANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sampang memperbaiki pipa sejak Sabtu (3/2) hingga Selasa (6/2). Perbaikan ada di dua sumber, yakni di sumber Glisgis dan Gunung Maddah. Akibatnya, ribuan pelanggan tidak bisa menikmati air PDAM.

Kabag Hubungan Langganan (Hublang) PDAM Trunojoyo Sampang Yazid Solihin mengatakan, perbaikan pipa yang ukuran 12 dim lokasinya di sumber Glisgis dan Gunung Maddah. ”Yang terdampak kira-kira 3 ribu pelanggan. Sekarang (kemarin siang, Red) sudah kembali mengalir,” ucapnya.

Pergantian pipa, lanjut Yazid, dari pipa lama ACP diganti pipa HDPE. PDAM memperbaiki pipa karena setiap tahun saat musim kemarau pasti mengalami kebocoran karena gerakan tanah.


”Makanya kami ganti ke pipa baru. Supaya ketika musim kemarau tiba tidak pecah atau rusak,” jelasnya mewakili Direktur PDAM Trunojoyo Achmad Fauzan.

Baca Juga :  Jelang Musim Kemarau, 19 Kawasan di Sampang Terancam Tak Teraliri Air

Saat ini, ketika sudah diganti pipa HDPE, tidak melewati sawah dan permukiman warga, melainkan pinggir jalan perdesaan dan jalan perkotaan. ”Jadi tidak mengganggu,” ujarnya.

Yazid menegaskan, PDAM sudah memberitahukan warga terkait adanya penyambungan dan perbaikan pipa. Yakni, melalui informasi langsung kepada pelanggan, tokoh masyarakat, dan pihak lainnya. ”Kami juga siaran keliling. Karena dampaknya tiga hari,” jelasnya.

Menurut Yazid, perbaikan dilakukan demi melayani pelanggan. Karena perbaikan sudah selesai, air sudah bisa dinikmati kembali oleh pelanggan. Seperti di Jalan Pemuda dan Kampung Kajuk sudah mulai mengalir. ”Kalau yang ujung kemungkinan lama. Karena pipa selama tiga hari kosong,” ujarnya.

”Manajemen PDAM meminta maaf atas adanya pekerjaan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  3.000 Pelanggan tanpa Water Meter

Adanya perbaikan selama tiga hari dikeluhkan Muhammad, 30, warga Jalan Jamaluddin. Menurut dia, perbaikan yang tidak bergilir membuat dirinya rugi. Sebab, sudah empat hari kekurangan air bersih. ”Kebetulan dua bak kamar mandi kosong semua. Kalau mandi, saya dan keluarga numpang di rumah kerabat,” akunya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/