alexametrics
28.9 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Dishub Bakal Bangun Halte di Banyuates dan Ketapang

SAMPANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang tahun ini berencana akan melakukan pembangunan halte di wilayah pantura, tepatnya di Kecamatan Banyuates dan Ketapang. Anggaran yang disiapkan Rp 98 juta itu bersumber dari dana alokasi umum (DAU).

Kasi Teknis Sarana Prasarana (TSP) Jalan Dishub Sampang Syahroni mengatakan, rencana pembangunan halte di lokasi tersebut bukan inisiatif instansinya. Tapi, usulan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrembangcam) beberapa waktu lalu.

”Lokasi penempatan diprioritaskan dekat dengan lembaga pendidikan. Itu sesuai dengan usulan masyarakat. Tiap wilayah dibangun satu halte, dananya Rp 45 juta,” terangnya kemarin (5/3).

Menurut Syahroni, pembangunan halte untuk memfasilitisi siswa ketika menunggu MPU atau angkutan umum saat hendak berangkat dan pulang sekolah. Program itu memang diprioritaskan terlaksana tahun ini.

Baca Juga :  Bawa Silet dan Gunting, Pengemis Asal Sumenep Diamankan Satpol PP

Bagaimana dengan kondisi sejumlah halte yang tidak terawat? Syahroni mengaku program pemeliharaan halte rutin dianggarkan dan dilakukan. Menurut dia, tidak ada pembangunan halte yang mubazir jika masyarakat mau memanfaatkannya dengan baik.

”Memang banyak halte terlihat kotor dan rusak, itu karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” kelitnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat bisa ikut aktif menjaga dan merawat halte yang ada. Dengan begitu, halte tidak mudah rusak dan bisa terus digunakan sebagaimana mestinya. ”Kalau pemkab dan masyarakat kompak, manfaat pembangunan lebih terasa,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman mengatakan, pembangunan halte di pantura penting dilakukan. ”Kami minta pemeliharaan maksimal. Karena tidak mungkin warga mau menunggu MPU di halte kotor dan rusak,” sarannya.

Baca Juga :  45 Hari Pengerjaan Baru 20 Persen

SAMPANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang tahun ini berencana akan melakukan pembangunan halte di wilayah pantura, tepatnya di Kecamatan Banyuates dan Ketapang. Anggaran yang disiapkan Rp 98 juta itu bersumber dari dana alokasi umum (DAU).

Kasi Teknis Sarana Prasarana (TSP) Jalan Dishub Sampang Syahroni mengatakan, rencana pembangunan halte di lokasi tersebut bukan inisiatif instansinya. Tapi, usulan masyarakat melalui musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrembangcam) beberapa waktu lalu.

”Lokasi penempatan diprioritaskan dekat dengan lembaga pendidikan. Itu sesuai dengan usulan masyarakat. Tiap wilayah dibangun satu halte, dananya Rp 45 juta,” terangnya kemarin (5/3).


Menurut Syahroni, pembangunan halte untuk memfasilitisi siswa ketika menunggu MPU atau angkutan umum saat hendak berangkat dan pulang sekolah. Program itu memang diprioritaskan terlaksana tahun ini.

Baca Juga :  Pembangunan Lanjutan Terminal Ketapang Buram

Bagaimana dengan kondisi sejumlah halte yang tidak terawat? Syahroni mengaku program pemeliharaan halte rutin dianggarkan dan dilakukan. Menurut dia, tidak ada pembangunan halte yang mubazir jika masyarakat mau memanfaatkannya dengan baik.

”Memang banyak halte terlihat kotor dan rusak, itu karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” kelitnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat bisa ikut aktif menjaga dan merawat halte yang ada. Dengan begitu, halte tidak mudah rusak dan bisa terus digunakan sebagaimana mestinya. ”Kalau pemkab dan masyarakat kompak, manfaat pembangunan lebih terasa,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman mengatakan, pembangunan halte di pantura penting dilakukan. ”Kami minta pemeliharaan maksimal. Karena tidak mungkin warga mau menunggu MPU di halte kotor dan rusak,” sarannya.

Baca Juga :  Ajukan Anggaran, Ditolak, Dishub Sampang Akui Tak Pernah Rawat Halte

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/