alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Rencanakan Tambah 15 Hektare untuk Hutan Kota

SAMPANG – Pemprov Jatim melalui UPT Pengelolaan Hutan Wilayah IX Dinas Kehutanan Provinsi Jatim di Sampang bakal menambahkan hutan kota di Kota Bahari. Luas lahan yang dibutuhkan 15 hektare. Rencananya, hutan kota tersebut dibangun di Jalan Dipenogoro, Keluarahan Banyuanyar.

Saat ini di Sampang ada dua hutan kota. Yakni, di Jalan Imam bonjol, Kelurahan Dalpenang, dan di Jalan Kusuma Bangsa, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang. Total luas dua hutan kota itu 5 hektare.

Kepala UPT Pengelolaan Hutan Wilayah IX Dinas Kehutanan Provinsi Jatim di Sampang Syamsul Mu’arif mengakui, pengembangan hutan kota di Sampang sangat minim dan belum sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah. Yakni, sekitar 30 persen dari luas lahan Kota secara keseluruhan.

Baca Juga :  Bangkalan Absen Penghargaan Adipura Tiga Tahun

 Saat ini lahan hutan kota yang mulai dilakukan perawatan hanya seluas 5 hektare. Sebab untuk mencari lahan yang bisa dijadikan hutan kota tidak mudah. ”Dan harus sesuai dengan beberapa kriteria. Di antaranya, tanah harus subur dan tidak terdampak banjir,” ucapnya Senin (5/2).

Selama ini, pihaknya sulit mendapatkan lahan tambahan. Baik lahan dari pemerintah maupun masyarakat. Banyak warga yang menolak saat akan dilakukan MoU dengan pihak pemerintah. Alasannya, tidak sepakat jika selama 15 tahun keberadaan hutan kota tidak boleh diubah bentuknya.

”Masyarakat kurang setuju, karena tidak mungkin pohon baru berumur lima tahun lalu ditebang. sedangkan peraturannya menimal pohon berumur 10 tahun baru bisa ditebang,” jelasnya.

Baca Juga :  Sisa Satu Kegiatan Belum Digarap

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pemkab terkait kebutuhan lahan tersebut. Akan tetapi, hingga saat ini masih kesulitan mendapatkan lahan yang cocok untuk dijadikan sebagai hutan kota.

”Beberapa lahan yang ditunjukkan kurang pas. Karena jauh dari kota dan berada di lokasi rawan banjir. Jika hal itu dipaksakan, khawatir pengelolaan tidak maksimal,” katanya.

 

 

SAMPANG – Pemprov Jatim melalui UPT Pengelolaan Hutan Wilayah IX Dinas Kehutanan Provinsi Jatim di Sampang bakal menambahkan hutan kota di Kota Bahari. Luas lahan yang dibutuhkan 15 hektare. Rencananya, hutan kota tersebut dibangun di Jalan Dipenogoro, Keluarahan Banyuanyar.

Saat ini di Sampang ada dua hutan kota. Yakni, di Jalan Imam bonjol, Kelurahan Dalpenang, dan di Jalan Kusuma Bangsa, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang. Total luas dua hutan kota itu 5 hektare.

Kepala UPT Pengelolaan Hutan Wilayah IX Dinas Kehutanan Provinsi Jatim di Sampang Syamsul Mu’arif mengakui, pengembangan hutan kota di Sampang sangat minim dan belum sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah. Yakni, sekitar 30 persen dari luas lahan Kota secara keseluruhan.

Baca Juga :  Sampang Gagal Dapat penghargaan Adipura

 Saat ini lahan hutan kota yang mulai dilakukan perawatan hanya seluas 5 hektare. Sebab untuk mencari lahan yang bisa dijadikan hutan kota tidak mudah. ”Dan harus sesuai dengan beberapa kriteria. Di antaranya, tanah harus subur dan tidak terdampak banjir,” ucapnya Senin (5/2).

Selama ini, pihaknya sulit mendapatkan lahan tambahan. Baik lahan dari pemerintah maupun masyarakat. Banyak warga yang menolak saat akan dilakukan MoU dengan pihak pemerintah. Alasannya, tidak sepakat jika selama 15 tahun keberadaan hutan kota tidak boleh diubah bentuknya.

”Masyarakat kurang setuju, karena tidak mungkin pohon baru berumur lima tahun lalu ditebang. sedangkan peraturannya menimal pohon berumur 10 tahun baru bisa ditebang,” jelasnya.

Baca Juga :  Noer Tjahja: Saya Dukung Bupati Terpilih

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pemkab terkait kebutuhan lahan tersebut. Akan tetapi, hingga saat ini masih kesulitan mendapatkan lahan yang cocok untuk dijadikan sebagai hutan kota.

”Beberapa lahan yang ditunjukkan kurang pas. Karena jauh dari kota dan berada di lokasi rawan banjir. Jika hal itu dipaksakan, khawatir pengelolaan tidak maksimal,” katanya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/