alexametrics
26.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Bantuan Program Kube Tidak Merata

SAMPANG – Bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) di Sampang belum merata. Dari 14 kecamatan se-Sampang, hanya 11 yang tersentuh bantuan tersebut. Ini mengindikasikan pemerintah belum serius meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bahari.

”Memang tidak secara keseluruhan. Penerima bantuan Kube hanya ada di sebelas kecamatan,” kata Kabid Bantuan Sosial dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sampang Syamsul Hidayat, Sabtu (4/11).

Dia menjelaskan, bantuan Kube merupakan program pemerintah pusat. Dinsos sebatas memfasilitasi dan mengajukan permohonan bantuan. Tahun ini, hanya sebelas kecamatan yang masuk daftar penerima bantuan Kube. ”Kami pelaksana di daerah. Selebihnya kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya.

Dayat melanjutkan, bantuan Kube 2017 ada dua macam. Yakni, Kube Reguler dan Kube Program Keluarga Harapan (PKH). Kube reguler ada di sepuluh kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Kota Sampang, Torjun, Pangarengan, Kedungdung, Sreseh, Jrengik, Omben, Robatal, Sokobanah, Banyuates.

Baca Juga :  BPNT Terealisasi 75 Persen

Kube PKH diprioritaskan di Kecamatan Sreseh. ”Di sebelas kecamatan itu ada 150 penerima bantuan Kube,” subut dia.

Dana Kube bersumber dari APBN. Saat ini Dinsos Sampang menunggu informasi dari Kementerian Sosial (Kemensos) tentang pencairan dana tersebut. Menurut Dayat, yang paling banyak diajukan yaitu Kube pemeliharaan hewan ternak berupa sapi dan kambing. Pengawasan realisasi bantuan itu dipasrahkan kepada tiap pendamping.

”Pencairan bantuan langsung ke nomor rekening masing-masing penerima. Ada pendamping yang memberikan pengarahan agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik,” terangnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang Maniri mengatakan, dinsos mestinya memberikan bantuan Kube secara merata dan tepat sasaran. Bantuan tersebut dibutuhkan warga yang tinggal di wilayah yang lahan pertaniannya produktif.

Baca Juga :  Atmaniyah, Janda Miskin yang Tidak Dapat Bantuan Pemerintah

SAMPANG – Bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) di Sampang belum merata. Dari 14 kecamatan se-Sampang, hanya 11 yang tersentuh bantuan tersebut. Ini mengindikasikan pemerintah belum serius meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bahari.

”Memang tidak secara keseluruhan. Penerima bantuan Kube hanya ada di sebelas kecamatan,” kata Kabid Bantuan Sosial dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sampang Syamsul Hidayat, Sabtu (4/11).

Dia menjelaskan, bantuan Kube merupakan program pemerintah pusat. Dinsos sebatas memfasilitasi dan mengajukan permohonan bantuan. Tahun ini, hanya sebelas kecamatan yang masuk daftar penerima bantuan Kube. ”Kami pelaksana di daerah. Selebihnya kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya.


Dayat melanjutkan, bantuan Kube 2017 ada dua macam. Yakni, Kube Reguler dan Kube Program Keluarga Harapan (PKH). Kube reguler ada di sepuluh kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Kota Sampang, Torjun, Pangarengan, Kedungdung, Sreseh, Jrengik, Omben, Robatal, Sokobanah, Banyuates.

Baca Juga :  Muskab HKTI Sampang Sukses

Kube PKH diprioritaskan di Kecamatan Sreseh. ”Di sebelas kecamatan itu ada 150 penerima bantuan Kube,” subut dia.

Dana Kube bersumber dari APBN. Saat ini Dinsos Sampang menunggu informasi dari Kementerian Sosial (Kemensos) tentang pencairan dana tersebut. Menurut Dayat, yang paling banyak diajukan yaitu Kube pemeliharaan hewan ternak berupa sapi dan kambing. Pengawasan realisasi bantuan itu dipasrahkan kepada tiap pendamping.

”Pencairan bantuan langsung ke nomor rekening masing-masing penerima. Ada pendamping yang memberikan pengarahan agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik,” terangnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang Maniri mengatakan, dinsos mestinya memberikan bantuan Kube secara merata dan tepat sasaran. Bantuan tersebut dibutuhkan warga yang tinggal di wilayah yang lahan pertaniannya produktif.

Baca Juga :  SMKN 1 Sampang Tanamkan Jiwa Sosial Siswa
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/