alexametrics
20.8 C
Madura
Monday, June 27, 2022

DBHCHT Rp 751 Juta Dialokasikan untuk Sembilan Pelatihan

SAMPANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang punya 9 paket program pelatihan bagi industri kecil menengah (IKM). Kegiatan tersebut dianggarkan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2017 senilai Rp 751 juta. Realisasinya akan dilaksanakan pertengahan Oktober–November.

Kabid Perindustrian Disperdagprin Sampang Imam Rizali menyatakan, dana pelatihan saat ini lebih besar daripada tahun sebelumnya. Pelatihan itu merupakan upaya mengembangkan dan meningkatkan ilmu pengetahuan teknologi (iptek) dan sistem atau tata cara produksi bagi pelaku IKM di Kota Bahari.

Dana pelatihan IKM, terang dia, Rp 751.458.000 dibagi menjadi dua katagori. Pertama, pengembangan hasil produksi IKM dengan anggaran Rp 596.868.000. Pesertanya 23 kelompok.

Baca Juga :  Berharap Polisi Terus Menyelidiki, Dugaan Penelantaran Pasien di RSUD

Kedua, peningkatan iptek dan sistem produksi dengan anggaran Rp 154.590.000. Jumlah peserta sebanyak 30 kelompok. ”Total peserta sebanyak 53 kelompok,” ucapnya Rabu (4/10).

Pelatihan tersebut bertujuan mendorong penguatan ekonomi masyarakat pelaku industri kecil. Misalnya, agar bisa lebih meningkatkan hasil produksi. Terutama dalam hal kualitas. Dengan demikian, produk yang dihasilkan lebih dikenal dan diminti masyarakat.

”Kami ingin semua IKM di Sampang bisa maju dan berkembang. Setelah dilatih, mereka diperbolehkan menitipkan contoh hasil produksi di Gallery Souvenir untuk dipasarkan,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Sampang Abdullah Mansyur berharap pelatihan berjalan maksimal. Manfaatnya harus bisa dirasakan pelaku IKM. Terutama bagi IKM yang selama ini belum mendapat pelatihan.

Baca Juga :  Disperdagprin Sampang Serahkan Sertifikat Halal Kepada 12 IKM

Menurut dia, masih banyak IKM yang berjalan sendiri-sendiri tanpa mendapat bantuan dari pemkab. Misalnya, dalam segi permodalan usaha hingga upaya pemasaran produk. ”Kami harap pemkab tidak hanya sekadar memberikan pelatihan. Tapi juga bisa memberikan bantuan modal usaha,” desaknya.

SAMPANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang punya 9 paket program pelatihan bagi industri kecil menengah (IKM). Kegiatan tersebut dianggarkan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2017 senilai Rp 751 juta. Realisasinya akan dilaksanakan pertengahan Oktober–November.

Kabid Perindustrian Disperdagprin Sampang Imam Rizali menyatakan, dana pelatihan saat ini lebih besar daripada tahun sebelumnya. Pelatihan itu merupakan upaya mengembangkan dan meningkatkan ilmu pengetahuan teknologi (iptek) dan sistem atau tata cara produksi bagi pelaku IKM di Kota Bahari.

Dana pelatihan IKM, terang dia, Rp 751.458.000 dibagi menjadi dua katagori. Pertama, pengembangan hasil produksi IKM dengan anggaran Rp 596.868.000. Pesertanya 23 kelompok.

Baca Juga :  Rencana Pemanfaatan Pasar Margalela Meleset

Kedua, peningkatan iptek dan sistem produksi dengan anggaran Rp 154.590.000. Jumlah peserta sebanyak 30 kelompok. ”Total peserta sebanyak 53 kelompok,” ucapnya Rabu (4/10).

Pelatihan tersebut bertujuan mendorong penguatan ekonomi masyarakat pelaku industri kecil. Misalnya, agar bisa lebih meningkatkan hasil produksi. Terutama dalam hal kualitas. Dengan demikian, produk yang dihasilkan lebih dikenal dan diminti masyarakat.

”Kami ingin semua IKM di Sampang bisa maju dan berkembang. Setelah dilatih, mereka diperbolehkan menitipkan contoh hasil produksi di Gallery Souvenir untuk dipasarkan,” jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Sampang Abdullah Mansyur berharap pelatihan berjalan maksimal. Manfaatnya harus bisa dirasakan pelaku IKM. Terutama bagi IKM yang selama ini belum mendapat pelatihan.

Baca Juga :  Margalela 2 Jadi Pasar Kendaraan Bermotor

Menurut dia, masih banyak IKM yang berjalan sendiri-sendiri tanpa mendapat bantuan dari pemkab. Misalnya, dalam segi permodalan usaha hingga upaya pemasaran produk. ”Kami harap pemkab tidak hanya sekadar memberikan pelatihan. Tapi juga bisa memberikan bantuan modal usaha,” desaknya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/