alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Imbau Waspadai Diare-DBD

SAMPANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mengimbau warga menjaga kesehatan. Pasalnya, saat musim penghujan, penyakit mudah menyerang. Misalnya penyakit diare dan demam berdarah dengue (DBD).

Kabid Kesehatan masyarakat (Kesmas) Sampang Agus Mulyadi menyampaikan. Saat musim hujan, bakteri dan kuman penyakit lebih cepat berkembang biak karena faktor lingkungan yang lembap. Terutama kuman diare.

Penyebaran diare bisa melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan sesuatu yang sudah terinfeksi bakteri atau kuman tersebut. Penularan diare bisa dari faktor kebersihan lingkungan dan makanan.

Klik dan Download Aplikasi Radar Madura Disini..!!

”Makanan harus steril, utamanya dari lalat. Karena populasi lalat meningkat pada musim hujan, lalat yang hinggap di makanan bisa saja membawa kuman atau bakteri yang menyebabkan diare,” kata Minggu (2/12).

Baca Juga :  Sarpras Penunjang Pelabuhan Taddan Belum Bisa Dibangun

Agus mengimbau masyarakat memasak makanan dan minuman dengan benar. Penyajian makanan juga harus diperhatikan. ”Cuci tangan sebelum dan sesudah makan, sebelum menyentuh bayi,” imbaunya.

Menurut dia, penyakit diare tak hanya menyerang orang dewasa. Bayi dan anak-anak juga paling rentan. Maka dari itu, orang tua disarankan supaya selalu mensterilkan barang dan mainan yang akan disentuh oleh bayi dan anak-anak.

”Botol susu terutama. Upayakan dicuci pakai air panas, biar kumannya mati,” saran Agus.

DBD yang ditimbulkan dari gigitan nyamuk Aedes aegypti juga harus diwaspadai. Nyamuk ini berkembang biak di kubangan air, saluran drainase atau got dan bak mandi.

Sejumlah lokasi di Kota Bahari yang selama ini warganya sering terkena DBD antara lain di Kelurahan Rongtengah, Banyuanyar, Dalpenang, Gunong Sekar, dan Desa Kamuning, Kecamatan Sampang. Termasuk di lokasi yang rawan banjir. Setiap tahun selalu ada warga di lokasi tersebut yang terserang DBD. Namun, jumlahnya tidak banyak karena korban segera mendapat pengobatan.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi, BPBD Minta Warga Waspada

”Sebagai upaya pencegahan kami sudah melakukan fogging atau penyemprotan dan menaburkan serbuk abate ke saluran air dan tempat-tempat yang biasa terdapat genangan air,” klaimnya. 

SAMPANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mengimbau warga menjaga kesehatan. Pasalnya, saat musim penghujan, penyakit mudah menyerang. Misalnya penyakit diare dan demam berdarah dengue (DBD).

Kabid Kesehatan masyarakat (Kesmas) Sampang Agus Mulyadi menyampaikan. Saat musim hujan, bakteri dan kuman penyakit lebih cepat berkembang biak karena faktor lingkungan yang lembap. Terutama kuman diare.

Penyebaran diare bisa melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan sesuatu yang sudah terinfeksi bakteri atau kuman tersebut. Penularan diare bisa dari faktor kebersihan lingkungan dan makanan.


Klik dan Download Aplikasi Radar Madura Disini..!!

”Makanan harus steril, utamanya dari lalat. Karena populasi lalat meningkat pada musim hujan, lalat yang hinggap di makanan bisa saja membawa kuman atau bakteri yang menyebabkan diare,” kata Minggu (2/12).

Baca Juga :  Aliran Sungai Kamoning kembali Meluap

Agus mengimbau masyarakat memasak makanan dan minuman dengan benar. Penyajian makanan juga harus diperhatikan. ”Cuci tangan sebelum dan sesudah makan, sebelum menyentuh bayi,” imbaunya.

Menurut dia, penyakit diare tak hanya menyerang orang dewasa. Bayi dan anak-anak juga paling rentan. Maka dari itu, orang tua disarankan supaya selalu mensterilkan barang dan mainan yang akan disentuh oleh bayi dan anak-anak.

”Botol susu terutama. Upayakan dicuci pakai air panas, biar kumannya mati,” saran Agus.

DBD yang ditimbulkan dari gigitan nyamuk Aedes aegypti juga harus diwaspadai. Nyamuk ini berkembang biak di kubangan air, saluran drainase atau got dan bak mandi.

Sejumlah lokasi di Kota Bahari yang selama ini warganya sering terkena DBD antara lain di Kelurahan Rongtengah, Banyuanyar, Dalpenang, Gunong Sekar, dan Desa Kamuning, Kecamatan Sampang. Termasuk di lokasi yang rawan banjir. Setiap tahun selalu ada warga di lokasi tersebut yang terserang DBD. Namun, jumlahnya tidak banyak karena korban segera mendapat pengobatan.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi, BPBD Minta Warga Waspada

”Sebagai upaya pencegahan kami sudah melakukan fogging atau penyemprotan dan menaburkan serbuk abate ke saluran air dan tempat-tempat yang biasa terdapat genangan air,” klaimnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/