alexametrics
20.8 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Reklamasi Pantai Kian Marak Jaka Jatim Desak Pemkab

SAMPANG – Jumlah tanaman bakau yang tumbuh di sepanjang Pantai Camplong terus berkurang. Utamanya, yang terletak di Desa Taddan, Kecamatan Camplong. Pemicunya, karena reklamasi pantai kian marak.

Ketua Jaka Jatim Korda Sampang Sidik mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan maraknya reklamasi pantai tersebut. ”Selain banyak yang tidak berizin, kegiatan reklamasi tersebut merusak lingkungan,” ucapnya.

Menurut Sidik, reklamasi pantai sudah diatur dalam Peraturan Presiden (PP) 122/2012 tentang reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Reklamasi pantai di Kecamatan Camplong diduga melanggar PP.

”Pemerintah seolah tidak berdaya dan lemah untuk melakukan tindakan tegas. Padahal, reklamasi di Sampang diduga banyak yang tidak berizin,” imbuhnya kemarin (3/7).

Baca Juga :  Salat Jamaah Wajib Terapkan Prokes

Sidik meminta Pemkab Sampang sgera bertindak. Sebab, kondisi pantai di sepanjang jalan raya Camplong sangat memprihatinkan. ”Dulu, jika melewati sepanjang jalan itu disuguhi pemandangan tanaman bakau,” pungkasnya.

Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Umum Satpol PP Sampang Agus Alfian mengatakan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menindak dan menertibkan reklamasi pantai tersebut. “Itu kewenangan Pemprov Jawa Timur. Namun, kami akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kepala desa setempat mengenai reklamasi itu,” janjinya. (rus)

SAMPANG – Jumlah tanaman bakau yang tumbuh di sepanjang Pantai Camplong terus berkurang. Utamanya, yang terletak di Desa Taddan, Kecamatan Camplong. Pemicunya, karena reklamasi pantai kian marak.

Ketua Jaka Jatim Korda Sampang Sidik mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan maraknya reklamasi pantai tersebut. ”Selain banyak yang tidak berizin, kegiatan reklamasi tersebut merusak lingkungan,” ucapnya.

Menurut Sidik, reklamasi pantai sudah diatur dalam Peraturan Presiden (PP) 122/2012 tentang reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Reklamasi pantai di Kecamatan Camplong diduga melanggar PP.


”Pemerintah seolah tidak berdaya dan lemah untuk melakukan tindakan tegas. Padahal, reklamasi di Sampang diduga banyak yang tidak berizin,” imbuhnya kemarin (3/7).

Baca Juga :  Pembahasan RAPBD Dihentikan

Sidik meminta Pemkab Sampang sgera bertindak. Sebab, kondisi pantai di sepanjang jalan raya Camplong sangat memprihatinkan. ”Dulu, jika melewati sepanjang jalan itu disuguhi pemandangan tanaman bakau,” pungkasnya.

Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Umum Satpol PP Sampang Agus Alfian mengatakan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menindak dan menertibkan reklamasi pantai tersebut. “Itu kewenangan Pemprov Jawa Timur. Namun, kami akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kepala desa setempat mengenai reklamasi itu,” janjinya. (rus)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/