alexametrics
21.6 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Dishub Siapkan Anggaran Rp 250 Juta

SAMPANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang telah mengalokasikan anggaran Rp 250 juta untuk Terminal Ketapang. Tetapi sampai saat ini anggaran tersebut belum terserap.

Terbukti, hingga kemarin (3/6) laman resmi Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Sampang belum menayangkan lelang Terminal Ketapang. Daftar yang tersedia hanya lelang tahun sebelumnya. Padahal saat ini kalender pembangunan sudah memasuki pertengahan tahun.

Kepala Dishub Sampang Moh. Zuhri mengakui, sampai saat ini memang belum mengajukan lelang untuk Terminal Ketapang. Tetapi tahapan untuk pelelangan sudah dilakukan. Mulai dari perencanaan, penyiapan dokumen, dan sebagainya.

”Perencanaannya sudah dilakukan. Dalam waktu dekat akan dilakukan pelelangan,” kata Zuhri.

Bagi Zuhri, sampai saat ini proses lelang program kegiatan tersebut belum bisa disebut molor. Sebab, sisa waktu pelaksanaan masih panjang. Ada waktu sekitar enam bulan untuk mengerjakan pembangunan lanjutan Terminal Ketapang.

Baca Juga :  Geger, Warga Mojokerto Ditemukan Tewas Mengapung di Desa Kanjar

”Kami yakin pekerjaan yang sudah dianggarkan bisa terlaksana tahun ini. Waktunya masih panjang,” tegasnya.

Pihaknya menargetkan pembangunan Terminal Ketapang sudah tuntas tahun depan. Untuk tahun ini tak memungkinkan untuk diselesaikan. Sebab, masih ada fasilitas-fasilitas penunjang yang dibutuhkan.

”Kami targetkan tahun depan sarana dan prasarana Terminal Ketapang sudah selesai. Setelah itu tinggal menunggu pengoperasian,” terangnya.

Untuk diketahui, pembangunan Terminal Ketapang tidak berjalan sesuai harapan. Terminal ini dibangun sejak 2017. Semestinya tahun ini terminal tersebut sudah digunakan untuk publik.

Namun, banyak kendala di lapangan. Baik dari minimnya anggaran ataupun kendala lain. Tahun lalu digerojok sekitar Rp 429 juta untuk pembangunan shelter dan ruang tunggu penumpang. Tetapi saat itu proyek tidak tuntas dan rekanan diputus kontrak saat pekerjaan baru selesai sekitar 37 persen.

Baca Juga :  Tunjangan GTT di Kota Bahari Hanya Rp 200 Ribu

SAMPANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang telah mengalokasikan anggaran Rp 250 juta untuk Terminal Ketapang. Tetapi sampai saat ini anggaran tersebut belum terserap.

Terbukti, hingga kemarin (3/6) laman resmi Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Sampang belum menayangkan lelang Terminal Ketapang. Daftar yang tersedia hanya lelang tahun sebelumnya. Padahal saat ini kalender pembangunan sudah memasuki pertengahan tahun.

Kepala Dishub Sampang Moh. Zuhri mengakui, sampai saat ini memang belum mengajukan lelang untuk Terminal Ketapang. Tetapi tahapan untuk pelelangan sudah dilakukan. Mulai dari perencanaan, penyiapan dokumen, dan sebagainya.


”Perencanaannya sudah dilakukan. Dalam waktu dekat akan dilakukan pelelangan,” kata Zuhri.

Bagi Zuhri, sampai saat ini proses lelang program kegiatan tersebut belum bisa disebut molor. Sebab, sisa waktu pelaksanaan masih panjang. Ada waktu sekitar enam bulan untuk mengerjakan pembangunan lanjutan Terminal Ketapang.

Baca Juga :  Siapkan Rp 300 Juta untuk Operasi Laut

”Kami yakin pekerjaan yang sudah dianggarkan bisa terlaksana tahun ini. Waktunya masih panjang,” tegasnya.

Pihaknya menargetkan pembangunan Terminal Ketapang sudah tuntas tahun depan. Untuk tahun ini tak memungkinkan untuk diselesaikan. Sebab, masih ada fasilitas-fasilitas penunjang yang dibutuhkan.

”Kami targetkan tahun depan sarana dan prasarana Terminal Ketapang sudah selesai. Setelah itu tinggal menunggu pengoperasian,” terangnya.

Untuk diketahui, pembangunan Terminal Ketapang tidak berjalan sesuai harapan. Terminal ini dibangun sejak 2017. Semestinya tahun ini terminal tersebut sudah digunakan untuk publik.

Namun, banyak kendala di lapangan. Baik dari minimnya anggaran ataupun kendala lain. Tahun lalu digerojok sekitar Rp 429 juta untuk pembangunan shelter dan ruang tunggu penumpang. Tetapi saat itu proyek tidak tuntas dan rekanan diputus kontrak saat pekerjaan baru selesai sekitar 37 persen.

Baca Juga :  Sumber PAD Bapenda Bertambah
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/