alexametrics
25.1 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

RSUD Tambah Layanan Cuci Darah

SAMPANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang yang dipimpin Titin Hamidah terus melakukan gebrakan. Terbaru, rumah sakit pelat merah itu menambah pelayanan baru berupa hemodialisis atau cuci darah. Hal itu tidak lain untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Sampang Titin Hamidah menjelaskan, penambahan pelayanan baru tidak lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ”Kasus pasien gagal ginjal banyak. Di Sampang belum ada pelayanan cuci darah,” katanya Rabu (3/1).

Perempuan yang biasa dipanggil Bunda Tin itu menambahkan, pihaknya melakukan persiapan kurang lebih sekitar tiga tahun. Persiapannya ada empat aspek. Pertama, SDM. Sebab, dokter dan perawat harus ikut pelatihan khusus selama empat bulan.

Baca Juga :  RSUD Klaim Pelayanan Sesuai SOP

Kedua, sarana dan prasarana sesuai standar dan memiliki fasilitas pendukung seperti listrik, pengolahan limbah, dan air baku. ”Keempat, aspek administratif. Sebab, harus ada kebijakan rumah sakit dan prosedur pelayanan. Alhamdulillah sudah terlaksana,” jelas Bunda Titin.

Bupati Fadhilah Budiono menambahkan, pihaknya bersyukur atas gebrakan manajemen RSUD Sampang. Saat ini ada empat alat yang tersedia dan dalam waktu dekat ditambah menjadi sepuluh. ”Semoga RSUD semakin maju, pelayanan maksimal, dan fasilitas lengkap,” harapnya. 

- Advertisement -

SAMPANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang yang dipimpin Titin Hamidah terus melakukan gebrakan. Terbaru, rumah sakit pelat merah itu menambah pelayanan baru berupa hemodialisis atau cuci darah. Hal itu tidak lain untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Sampang Titin Hamidah menjelaskan, penambahan pelayanan baru tidak lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. ”Kasus pasien gagal ginjal banyak. Di Sampang belum ada pelayanan cuci darah,” katanya Rabu (3/1).

Perempuan yang biasa dipanggil Bunda Tin itu menambahkan, pihaknya melakukan persiapan kurang lebih sekitar tiga tahun. Persiapannya ada empat aspek. Pertama, SDM. Sebab, dokter dan perawat harus ikut pelatihan khusus selama empat bulan.

Baca Juga :  Berkeliaran di Pemukiman Warga, Satpol PP Sampang Tangkap Kambing

Kedua, sarana dan prasarana sesuai standar dan memiliki fasilitas pendukung seperti listrik, pengolahan limbah, dan air baku. ”Keempat, aspek administratif. Sebab, harus ada kebijakan rumah sakit dan prosedur pelayanan. Alhamdulillah sudah terlaksana,” jelas Bunda Titin.

Bupati Fadhilah Budiono menambahkan, pihaknya bersyukur atas gebrakan manajemen RSUD Sampang. Saat ini ada empat alat yang tersedia dan dalam waktu dekat ditambah menjadi sepuluh. ”Semoga RSUD semakin maju, pelayanan maksimal, dan fasilitas lengkap,” harapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/