alexametrics
29 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Truk Penabrak Satpam Bukan Milik Jawa Pos

SAMPANG – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di ruas Jalan Raya Camplong pada Sabtu (3/11) sekitar pukul 05.50 menelan korban. Seorang pengemudi sepeda motor yang diidentifikasi bernama Noor Edi, tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Informasinya, Noor Edi tewas setelah ditabrak truk lansiran tahun 2009 tersebut di dekat Pasar Camplong.

Lakalantas tersebut menggemparkan publik. Sebab, di bagian depan  bodi truk yang menabrak Noor Edi ada tulisan Jawa Pos. Sebagian netizen pun langsung berasumsi bahwa truk tersebut milik PT Jawa Pos. Padahal setelah ditelusuri, truk tersebut bukan aset PT Jawa Pos. Hasil pelacakan RadarMadura.id mengungkap jika truk itu milik PT Serasi Auto Raya.

Baca Juga :  DPMD Siap Monitoring Bansos Jalin Matra dan Gema Sahabat

Kapolres AKBP Budi Wardiman saat dikonfirmasi RadarMadura.id menegaskan pihaknya akan profesional mengusut kasus tersebut. “Saat ini, sedang ditangani intensif oleh unit lakalantas. Mengenai status truk yang terlibat lakalantas, kami tegaskan bukan aset PT Jawa Pos. Kami pertegas kembali, hasil tracking yang kami lakukan, truk itu bukan milik PT Jawa Pos, ” tandas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997 itu.

- Advertisement -

SAMPANG – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di ruas Jalan Raya Camplong pada Sabtu (3/11) sekitar pukul 05.50 menelan korban. Seorang pengemudi sepeda motor yang diidentifikasi bernama Noor Edi, tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Informasinya, Noor Edi tewas setelah ditabrak truk lansiran tahun 2009 tersebut di dekat Pasar Camplong.

Lakalantas tersebut menggemparkan publik. Sebab, di bagian depan  bodi truk yang menabrak Noor Edi ada tulisan Jawa Pos. Sebagian netizen pun langsung berasumsi bahwa truk tersebut milik PT Jawa Pos. Padahal setelah ditelusuri, truk tersebut bukan aset PT Jawa Pos. Hasil pelacakan RadarMadura.id mengungkap jika truk itu milik PT Serasi Auto Raya.

Baca Juga :  DPMD Siap Monitoring Bansos Jalin Matra dan Gema Sahabat

Kapolres AKBP Budi Wardiman saat dikonfirmasi RadarMadura.id menegaskan pihaknya akan profesional mengusut kasus tersebut. “Saat ini, sedang ditangani intensif oleh unit lakalantas. Mengenai status truk yang terlibat lakalantas, kami tegaskan bukan aset PT Jawa Pos. Kami pertegas kembali, hasil tracking yang kami lakukan, truk itu bukan milik PT Jawa Pos, ” tandas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997 itu.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/