alexametrics
24 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Serapan DBHCHT di Disperdagprin Baru 30 Persen

SAMPANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang mendapatkan kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2017 sebesar Rp 3.738.500.000. Dana tersebut direalisasikan untuk dua program kegiatan. Yakni program block grant dan specific grant. Namun, sejauh ini serapan dana tersebut  baru 30 persen.

Kepala Disperdagprin Sampang Wahyu Prihartono menuturkan, dana tersebut dibagi menjadi dua. Untuk program block grant Rp 3 miliar dan terealisasi Rp 600 juta digunakan dalam program pasar sehat. Sementara serapan program specific grant Rp 747.000.000 digunakan untuk kegiatan pelatihan dan pengadaan bantuan alat untuk para pelaku industri kecil menengah (IKM) di Sampang.

”Serapan DBHCHT baru 30 persen. Yakni untuk program pasar sehat dan program pelatihan serta pengadaan bantuan alat bagi IKM genting di Kota Bahari,” ujarnya.

Baca Juga :  Rencana Pemanfaatan Pasar Margalela Meleset

Dia menjelaskan, penggunaan dana untuk pasar sehat meliputi pembangunan saluran air, penyediaan bak atau tong sampah, dan gaji petugas kebersihan pasar. Sedangkan dalam program specific grant meliputi pengadaan mesin hidrolik dan wales yang akan diberikan kepada sejumlah IKM perajin genting.

Dari 1.400 IKM, hanya 13 kelompok yang mendapatkan bantuan alat tersebut. ”Hanya 13 kelompok IKM perajin genting yang mendapatkan mesin hidrolik. Sedangkan yang mendapatkan mesin wales ada 9 kelompok,” terangnya.

Bantuan tersebut bertujuan membantu memudahkan kelompok IKM perajin genting dalam proses produksi. Bantuan alat juga dapat meningkatkan kualitas genting. Namun yang tak kalah penting dapat meningkatkan taraf  perekonomian para pelaku IKM, khususnya perajin genting di Sampang.

Baca Juga :  Disperdagprin Sampang Serahkan Sertifikat Halal Kepada 12 IKM

”Alatnya masih pesan. Jika tidak ada perubahan, Desember akan diserahkan kepada penerima. Kami harap bantuan itu bisa meningkatkan hasil produksi, sehingga taraf perekonomian masyarakat meningkat,” harapnya.

Kelompok IKM Industri Genting di Sampang yang mendapatkan bantuan mesin hidrolik di antaranya, Kelompok Surya Indah, HZN, Harapan Jaya, Genteng Terpadu, Merpati Genteng, dan Multi Usaha Genteng. Harapan Rizki, Super Mas, Fikri, Zain Putra, Masa Depan, Aula Putri, dan Restu Indah juga dapat bantuan.

Sementara kelompok IKM yang mendapatkan bantuan mesin wales yaitu kelompok HML, Rahmat Putra, Sudira Genting, Surya Indah, Bintang Mas, Super Bintang, HMR Putra, Barokah Abadi, dan Rakyat Mulia. ”Mayoritas yang mendapat bantuan alat yakni kelompok IKM genting di Kecamatan Karang Penang,” pungkasnya. 

SAMPANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang mendapatkan kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2017 sebesar Rp 3.738.500.000. Dana tersebut direalisasikan untuk dua program kegiatan. Yakni program block grant dan specific grant. Namun, sejauh ini serapan dana tersebut  baru 30 persen.

Kepala Disperdagprin Sampang Wahyu Prihartono menuturkan, dana tersebut dibagi menjadi dua. Untuk program block grant Rp 3 miliar dan terealisasi Rp 600 juta digunakan dalam program pasar sehat. Sementara serapan program specific grant Rp 747.000.000 digunakan untuk kegiatan pelatihan dan pengadaan bantuan alat untuk para pelaku industri kecil menengah (IKM) di Sampang.

”Serapan DBHCHT baru 30 persen. Yakni untuk program pasar sehat dan program pelatihan serta pengadaan bantuan alat bagi IKM genting di Kota Bahari,” ujarnya.

Baca Juga :  Baru 38 Produk IKM Masuk Pemasaran Digital

Dia menjelaskan, penggunaan dana untuk pasar sehat meliputi pembangunan saluran air, penyediaan bak atau tong sampah, dan gaji petugas kebersihan pasar. Sedangkan dalam program specific grant meliputi pengadaan mesin hidrolik dan wales yang akan diberikan kepada sejumlah IKM perajin genting.

Dari 1.400 IKM, hanya 13 kelompok yang mendapatkan bantuan alat tersebut. ”Hanya 13 kelompok IKM perajin genting yang mendapatkan mesin hidrolik. Sedangkan yang mendapatkan mesin wales ada 9 kelompok,” terangnya.

Bantuan tersebut bertujuan membantu memudahkan kelompok IKM perajin genting dalam proses produksi. Bantuan alat juga dapat meningkatkan kualitas genting. Namun yang tak kalah penting dapat meningkatkan taraf  perekonomian para pelaku IKM, khususnya perajin genting di Sampang.

Baca Juga :  Peresmian Pelabuhan Taddan Tunggu Menteri Baru

”Alatnya masih pesan. Jika tidak ada perubahan, Desember akan diserahkan kepada penerima. Kami harap bantuan itu bisa meningkatkan hasil produksi, sehingga taraf perekonomian masyarakat meningkat,” harapnya.

Kelompok IKM Industri Genting di Sampang yang mendapatkan bantuan mesin hidrolik di antaranya, Kelompok Surya Indah, HZN, Harapan Jaya, Genteng Terpadu, Merpati Genteng, dan Multi Usaha Genteng. Harapan Rizki, Super Mas, Fikri, Zain Putra, Masa Depan, Aula Putri, dan Restu Indah juga dapat bantuan.

Sementara kelompok IKM yang mendapatkan bantuan mesin wales yaitu kelompok HML, Rahmat Putra, Sudira Genting, Surya Indah, Bintang Mas, Super Bintang, HMR Putra, Barokah Abadi, dan Rakyat Mulia. ”Mayoritas yang mendapat bantuan alat yakni kelompok IKM genting di Kecamatan Karang Penang,” pungkasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/