alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Peningkatan Produksi Garam Tunggu Bantuan Pemprov

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur rutin memberikan bantuan peningkatan produksi garam. Tetapi, untuk jatah tahun ini belum ada kejelasan. Dinas Perikanan (Diskan) Sampang masih menunggu kepastian program tersebut.

Kabid Perikanan dan Budi Daya Dinas Perikanan Sampang Moh. Mahfud menyampaikan, bantuan sarana dan prasarana (sarpras) peningkatan produksi dan kualitas garam dari provinsi sampai saat ini belum ada kepastian. Kemungkinan besar pemicunya pandemi Covid-19. Karena itu, banyak anggaran yang dirombak. ”Makanya, kita masih tunggu informasi dari provinsi,” ujarnya kemarin (1/8).

Menurut Mahfud, bantuan tersebut memang selalu ada dari Pemprov Jatim setiap tahun. Biasanya berbentuk geomembran, argo, kincir, pompa air, dan lain-lain. Tujuannya, membantu petani garam di Kota bahari. ”Tahun kemarin kita mendapat geomembran,” sebutnya.

Baca Juga :  Dana Channeling Tak Terserap Maksimal

Sejak tahun lalu, bantuan yang diberikan pemprov ke Sampang berkurang. ”Sekarang masih belum jelas, dapat atau tidak,” sambungnya.

Di Sampang, penerima bantuan dari pemprov biasanya mencapai dua hingga empat kelompok. Tetapi, tahun lalu jumlah penerimanya sangat minim. ”Tahun lalu hanya satu kelompok,” terang Mahfud.

Bantuan sarpras tersebut langsung turun ke tiap kelompok. Yang memberikan langsung dari Pemprov Jatim. Lembaganya hanya melakukan pendampingan.

”Itu kelompoknya mengajukan dulu ada kami. Nanti kami sampaikan ke pemprov. Nanti kelompok langsung mendapatkan barang dari pemprov. Kita hanya memfasilitasi,” papar Mahfud.

Jumlah kelompok dan jenis barang yang diberikan pemprov setiap tahun tidak menentu. Yang jelas, semua kewenangan itu berada di pemprov, bukan di lembaganya. ”Yang jelas, itu bergantung pada anggaran provinsi,” pungkasnya. (iqb)

Baca Juga :  Pemerintah Bakal Revisi HPP Garam
- Advertisement -

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur rutin memberikan bantuan peningkatan produksi garam. Tetapi, untuk jatah tahun ini belum ada kejelasan. Dinas Perikanan (Diskan) Sampang masih menunggu kepastian program tersebut.

Kabid Perikanan dan Budi Daya Dinas Perikanan Sampang Moh. Mahfud menyampaikan, bantuan sarana dan prasarana (sarpras) peningkatan produksi dan kualitas garam dari provinsi sampai saat ini belum ada kepastian. Kemungkinan besar pemicunya pandemi Covid-19. Karena itu, banyak anggaran yang dirombak. ”Makanya, kita masih tunggu informasi dari provinsi,” ujarnya kemarin (1/8).

Menurut Mahfud, bantuan tersebut memang selalu ada dari Pemprov Jatim setiap tahun. Biasanya berbentuk geomembran, argo, kincir, pompa air, dan lain-lain. Tujuannya, membantu petani garam di Kota bahari. ”Tahun kemarin kita mendapat geomembran,” sebutnya.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Garam Rakyat Tak Terserap

Sejak tahun lalu, bantuan yang diberikan pemprov ke Sampang berkurang. ”Sekarang masih belum jelas, dapat atau tidak,” sambungnya.

Di Sampang, penerima bantuan dari pemprov biasanya mencapai dua hingga empat kelompok. Tetapi, tahun lalu jumlah penerimanya sangat minim. ”Tahun lalu hanya satu kelompok,” terang Mahfud.

Bantuan sarpras tersebut langsung turun ke tiap kelompok. Yang memberikan langsung dari Pemprov Jatim. Lembaganya hanya melakukan pendampingan.

”Itu kelompoknya mengajukan dulu ada kami. Nanti kami sampaikan ke pemprov. Nanti kelompok langsung mendapatkan barang dari pemprov. Kita hanya memfasilitasi,” papar Mahfud.

Jumlah kelompok dan jenis barang yang diberikan pemprov setiap tahun tidak menentu. Yang jelas, semua kewenangan itu berada di pemprov, bukan di lembaganya. ”Yang jelas, itu bergantung pada anggaran provinsi,” pungkasnya. (iqb)

Baca Juga :  Hasil Swab Positif, Pasien Ke-1 Diisolasi Lagi
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/