alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Puthut Tinggalkan Jabatan Sekkab

SAMPANG – Tidak biasanya Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sampang Puthut Budi Santoso mengumpulkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setelah apel. Langkah tersebut justru dilakukan Puthut setelah apel di halaman kantor pemkab kemarin (1/7).

Seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Sampang kemudian dikejutkan pengunduran diri Puthut Budi Santoso dari jabatan Sekkab. Puthut menyampaikan bahwa dirinya melepas jabatan itu di hadapan kepala OPD.

Kabag Humas dan Protokol Setkab Sampang Yulis Juwaidi mengatakan, usai apel Puthut meminta kepada seluruh kepala OPD berkumpul di aula pemkab. Setelah berkumpul, Puthut kemudian menyampaikan secara lisan bahwa dirinya mengundurkan diri. ”Pak Puthut mengundurkan diri sebagai Sekda (Sekkab) dan ketua Korpri,” terangnya.

Usai menyampaikan pengunduran diri secara lisan, Puthut langsung keluar dari ruangan tanpa memberikan penjelasan apa pun. Dia juga tidak menjelaskan alasan mengundurkan diri dan semacamnya. ”Tak ada penjelasan. Semua masih bertanya-tanya,” ungkap Yulis.

Berkaitan dengan pengunduran diri secara tertulis, Yulis mengaku belum tahu secara pasti. Namun, dia memperkirakan Puthut sudah menyampaikan kepada bupati siang setelah bertemu kepala OPD. ”Saya belum tahu apa sudah dibaca atau tidak oleh beliau (bupati),” terangnya.

Keterangan Kabag Humas dan Protokol Setkab Sampang Yulis Juwaidi itu diperkuat oleh pernyataan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sampang Abd. Hannan. Hannan juga hadir pada saat Puthut mengumpulkan seluruh kepala OPD. Pada kesempatan itu, Puthut memang benar menyampaikan secara lisan bahwa akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Sekkab dan ketua Korpri.

Baca Juga :  BRI Cabang Sampang Peduli Pendidikan

Saat itu, Puthut juga menyampaikan bahwa surat pengunduran dirinya sudah disiapkan. Surat itu akan disampaikan kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi. ”Iya benar, memang tadi di hadapan para kepala OPD Pak Sekda menyampaikan akan mengundurkan diri dan surat pengunduran dirinya akan disampaikan kepada bupati,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, pihaknya belum menerima surat secara resmi dari Puthut Budi Santoso atas pengunduran dirinya dari jabatan Sekkab. Pihaknya baru mendengar informasi saja.

Namun, jika kabar tersebut benar, pihaknya akan segera memproses secara aturan. Pemkab juga segera akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ”Bagaimana mekanismenya. Saya tidak tahu juga alasannya apa. Nantilah kalau sudah pasti ya,” terang mantan anggota DPR RI itu.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berusaha mendapat jawabatan langsung dari Puthut Budi Santoso. Sekitar pukul 10.00 mendatangi ruangan kerjanya. Namun, yang bersangkutan tidak ada di tempat. Di rumah dinasnya yang ada di Jalan KH Wahid Hasyim Sampang juga tidak ada.

Baca Juga :  Sekkab Dijabat Mantan Lurah Banyuanyar

Terakhir, JPRM menghubungi nomor telepon seluler (ponsel) yang biasa digunakan. Saat itu, dia mengaku tidak berkenan berkomentar. ”Saya tidak mau berkomentar. Terima kasih dan mohon maaf,” ucapnya.

Puthut menjabat sebagai Sekkab Sampang sejak kepemimpinan Bupati A. Fannan Hasib. Pria asal Magetan itu mengemban amanah itu sejak sekitar 2013. Sebelum itu dia pernah menjadi kepala badan lingkungan hidup (BLH). Dia juga pernah menjabat sebagai camat Kedungdung.

Ketua DPRD Sampang Juhari mengaku kaget mendengar kabar Puthut mengundurkan diri. Sebab, pihaknya melihat dan menilai tidak ada gesekan politis atas jabatan yang diduduki Sekkab saat ini. ”Pengunduran Sekda ini bikin kaget semuanya, utamanya saya. Menimbulkan tanda tanya,” ungkapnya.

Jika Puthut benar mengundurkan diri, dia mendesak segera mencari penggantinya agar tidak terjadi kekosongan jabatan Sekkab. Sebab, jabatan Sekkab cukup penting terhadap pelaksanaan anggaran dan kegiatan kedinasan di pemerintahan. ”Jangan sampai ada kekosongan Sekkab terlalu lama jika memang benar mengundurkan diri,” pinta Juhari.

- Advertisement -

SAMPANG – Tidak biasanya Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sampang Puthut Budi Santoso mengumpulkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setelah apel. Langkah tersebut justru dilakukan Puthut setelah apel di halaman kantor pemkab kemarin (1/7).

Seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Sampang kemudian dikejutkan pengunduran diri Puthut Budi Santoso dari jabatan Sekkab. Puthut menyampaikan bahwa dirinya melepas jabatan itu di hadapan kepala OPD.

Kabag Humas dan Protokol Setkab Sampang Yulis Juwaidi mengatakan, usai apel Puthut meminta kepada seluruh kepala OPD berkumpul di aula pemkab. Setelah berkumpul, Puthut kemudian menyampaikan secara lisan bahwa dirinya mengundurkan diri. ”Pak Puthut mengundurkan diri sebagai Sekda (Sekkab) dan ketua Korpri,” terangnya.


Usai menyampaikan pengunduran diri secara lisan, Puthut langsung keluar dari ruangan tanpa memberikan penjelasan apa pun. Dia juga tidak menjelaskan alasan mengundurkan diri dan semacamnya. ”Tak ada penjelasan. Semua masih bertanya-tanya,” ungkap Yulis.

Berkaitan dengan pengunduran diri secara tertulis, Yulis mengaku belum tahu secara pasti. Namun, dia memperkirakan Puthut sudah menyampaikan kepada bupati siang setelah bertemu kepala OPD. ”Saya belum tahu apa sudah dibaca atau tidak oleh beliau (bupati),” terangnya.

Keterangan Kabag Humas dan Protokol Setkab Sampang Yulis Juwaidi itu diperkuat oleh pernyataan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sampang Abd. Hannan. Hannan juga hadir pada saat Puthut mengumpulkan seluruh kepala OPD. Pada kesempatan itu, Puthut memang benar menyampaikan secara lisan bahwa akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Sekkab dan ketua Korpri.

Baca Juga :  Tantangan Yuliadi Setiawan setelah Dilantik sebagai Sekkab Sampang

Saat itu, Puthut juga menyampaikan bahwa surat pengunduran dirinya sudah disiapkan. Surat itu akan disampaikan kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi. ”Iya benar, memang tadi di hadapan para kepala OPD Pak Sekda menyampaikan akan mengundurkan diri dan surat pengunduran dirinya akan disampaikan kepada bupati,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, pihaknya belum menerima surat secara resmi dari Puthut Budi Santoso atas pengunduran dirinya dari jabatan Sekkab. Pihaknya baru mendengar informasi saja.

Namun, jika kabar tersebut benar, pihaknya akan segera memproses secara aturan. Pemkab juga segera akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. ”Bagaimana mekanismenya. Saya tidak tahu juga alasannya apa. Nantilah kalau sudah pasti ya,” terang mantan anggota DPR RI itu.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berusaha mendapat jawabatan langsung dari Puthut Budi Santoso. Sekitar pukul 10.00 mendatangi ruangan kerjanya. Namun, yang bersangkutan tidak ada di tempat. Di rumah dinasnya yang ada di Jalan KH Wahid Hasyim Sampang juga tidak ada.

Baca Juga :  Tim Gabungan Swab Dadakan, Pengunjung Taman Kota Kaget

Terakhir, JPRM menghubungi nomor telepon seluler (ponsel) yang biasa digunakan. Saat itu, dia mengaku tidak berkenan berkomentar. ”Saya tidak mau berkomentar. Terima kasih dan mohon maaf,” ucapnya.

Puthut menjabat sebagai Sekkab Sampang sejak kepemimpinan Bupati A. Fannan Hasib. Pria asal Magetan itu mengemban amanah itu sejak sekitar 2013. Sebelum itu dia pernah menjadi kepala badan lingkungan hidup (BLH). Dia juga pernah menjabat sebagai camat Kedungdung.

Ketua DPRD Sampang Juhari mengaku kaget mendengar kabar Puthut mengundurkan diri. Sebab, pihaknya melihat dan menilai tidak ada gesekan politis atas jabatan yang diduduki Sekkab saat ini. ”Pengunduran Sekda ini bikin kaget semuanya, utamanya saya. Menimbulkan tanda tanya,” ungkapnya.

Jika Puthut benar mengundurkan diri, dia mendesak segera mencari penggantinya agar tidak terjadi kekosongan jabatan Sekkab. Sebab, jabatan Sekkab cukup penting terhadap pelaksanaan anggaran dan kegiatan kedinasan di pemerintahan. ”Jangan sampai ada kekosongan Sekkab terlalu lama jika memang benar mengundurkan diri,” pinta Juhari.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/