alexametrics
21.6 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Mau Nikah, Harus Tanam Dua Pohon

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang punya rencana unik untuk memenuhi ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH). Salah satunya bakal memberlakukan penanaman dua pohon bagi setiap pasangan yang akan menikah.

Rencana kebijakan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Faisol Ansori kemarin (28/2). Pemkab akan menyiapkan regulasi sebelum menerapkan kebijakan tersebut.

Diakui, wilayah Kota Sampang sampai sekarang hanya memiliki tujuh taman. Total luas taman yang dikelola pemkab yaitu 1,4 hektare.

”Ke depan akan di-perbup-kan terkait warga yang menikah harus menanam dua pohon. Sekarang RTH kategori publik masih 10 persen,” bebernya.

DLH akan bekerja sama dengan Kemenang Sampang terkait rencana tersebut. Sehingga, itu dimasukkan ke salah satu syarat untuk pengambilan buku nikah.

Baca Juga :  Proyek PJU Sedot Rp 1,3 Miliar, Dewan Nilai Terlalu Besar

”Jadi, warga Sampang yang sudah melangsungkan pernikahan tidak bisa mengambil buku nikahnya sebelum menanam dua pohon,” ujarnya.

Pohon tersebut bisa diserahkan kepada pemkab atau ditanam sendiri di halaman rumahnya. Itu dinilai sangat efektif untuk meningkatkan RTH di Kota Bahari. ”Ini merupakan terobosan baru, sehingga RTH Sampang bisa cepat tercapai,” terangnya.

Berkaitan dengan RTH privat seperti taman yang ada di halaman rumah warga sampai saat ini belum terdata. DLH akan melakukan pendataan atas RTH privat tersebut. ”Ketentuannya, RTH publik dan privat setelah digabung mencapai 30 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, target untuk perbaikan taman kota harus selesai dalam satu bulan. Ada tiga taman yang menjadi prioritas. ”Tiga taman prioritas untuk diperbaiki selama satu bulan ini, taman depan kantor pemkab, monumen, dan Taman Wijaya Kusuma,” imbaunya.

Baca Juga :  Bank Jatim Serahkan Bantuan Satu Unit Ambulans

”Segala bentuk kegiatan yang mendukung terhadap upaya perbaikan Kabupaten Sampang pasti kami setujui. Kami akan buat terobosan untuk taman kota ini. Ke depan, Sampang harus lebih indah,” tegasnya.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang punya rencana unik untuk memenuhi ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH). Salah satunya bakal memberlakukan penanaman dua pohon bagi setiap pasangan yang akan menikah.

Rencana kebijakan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Faisol Ansori kemarin (28/2). Pemkab akan menyiapkan regulasi sebelum menerapkan kebijakan tersebut.

Diakui, wilayah Kota Sampang sampai sekarang hanya memiliki tujuh taman. Total luas taman yang dikelola pemkab yaitu 1,4 hektare.


”Ke depan akan di-perbup-kan terkait warga yang menikah harus menanam dua pohon. Sekarang RTH kategori publik masih 10 persen,” bebernya.

DLH akan bekerja sama dengan Kemenang Sampang terkait rencana tersebut. Sehingga, itu dimasukkan ke salah satu syarat untuk pengambilan buku nikah.

Baca Juga :  Perpusling Koleksi Buku-Buku Terbitan Lama

”Jadi, warga Sampang yang sudah melangsungkan pernikahan tidak bisa mengambil buku nikahnya sebelum menanam dua pohon,” ujarnya.

Pohon tersebut bisa diserahkan kepada pemkab atau ditanam sendiri di halaman rumahnya. Itu dinilai sangat efektif untuk meningkatkan RTH di Kota Bahari. ”Ini merupakan terobosan baru, sehingga RTH Sampang bisa cepat tercapai,” terangnya.

Berkaitan dengan RTH privat seperti taman yang ada di halaman rumah warga sampai saat ini belum terdata. DLH akan melakukan pendataan atas RTH privat tersebut. ”Ketentuannya, RTH publik dan privat setelah digabung mencapai 30 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, target untuk perbaikan taman kota harus selesai dalam satu bulan. Ada tiga taman yang menjadi prioritas. ”Tiga taman prioritas untuk diperbaiki selama satu bulan ini, taman depan kantor pemkab, monumen, dan Taman Wijaya Kusuma,” imbaunya.

Baca Juga :  JPRM-Pemkab Sampang Sepakat Kembangkan Potensi Daerah

”Segala bentuk kegiatan yang mendukung terhadap upaya perbaikan Kabupaten Sampang pasti kami setujui. Kami akan buat terobosan untuk taman kota ini. Ke depan, Sampang harus lebih indah,” tegasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/