Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Resensi Buku Kita Bimbang Allah Bimbing

Amin Basiri • Minggu, 21 September 2025 | 18:51 WIB

Cover buku Kita Bimbang Allah Bimbing
Cover buku Kita Bimbang Allah Bimbing

Judul buku:  Kita Bimbang Allah Bimbing

Penulis :  Tahir Mura’mat

Penerbit:  Madani Kreatif Publisher, Jogyakarta, Juni 2025 

Tebal : 102 hlm

ISBN :978-623-473-702-8

Peresensi: Tarmidzi A


TERKADANG dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita sering disuguhi beragam cerita perjalanan kehidupan jasmani dan rohani yang bernafaskan hubungan kita sesama manusia, hubungan kita dengan alam atau hubungan kita dengan Tuhan. Seakan terus bergantian dalam menjalani perjalanan kehidupan.

Namun tidak sedikit diantara kita, yang khawatir dan cemas menjalani lika-liku kehidupan.

Padahal tuhan telah bersabda dalam Al-Quran, ”Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan’.” (QS. Al-insyirah:5).

Oleh karenanya buku yang berjudul Kita Bimbang Allah Bimbing ini, barangkali bisa menjadi oase tambahan pengetahuan bagaimana sudah sepantasnya segala sesuatu yang kita kerjakan di dunia ini mari sandarkan dan memohon petunjuk kepada tuhan.

Sebab kita tidak bisa menggaransi pertolongan sepenuhnya dalam setiap permasalahan kepada manusia, sehebat atau sepintar apapun manusia pasti akan ada masanya menyerah dan tidak bisa kembali diminta pertolongan.

”Bekingan terkuat dikehidupan manusia adalah tuhan yang mengatur strategi di lapangan menjadi sutradara kehidupan.”(hal. 11).

Manusia dilahirkan di dunia menjadi ciptaan insan paling sempurna. Sebab diberikan dua karunia yang tidak dimiliki oleh golongan malaikat dan hewan.

Manusia dilahirkan ke dunia diikuti hawa nafsu dan akal pikiran yang saling berkaitan antara keduanya.

Maka tidak salah kalau semisal terkadang manusia akan menjadi insan paling mulia bahkan melebihi kemuliaan malaikat manakala bisa mengimbangi antara hawa nafsu dan pikirannya serta menjadi pribadi yang bertaqwa dalam menjalani setiap lika liku kehidupan sebagaimana nabi Muhammad telah teladankan.

Sebaliknya manusia bisa menjadi lebih hina daripada hewan, manakala tidak bisa mengarahkan hawa nafsunya kepada perilaku baik semisal melakukan hubungan seksual yang terlarang, mabuk-mabukan, berjudi, mencuri dan melakukan perilaku negatif yang lainnya.

Di sisi lain buku ini hanya terdiri tiga bab yang setiap babnya ada beragam judul tentang kehidupan.

Bab pertama penulis seakan mengajak para pembaca untuk memberikan rasa optimisme dalam menjalani aktivitas kegiatan dengan selalu melibatkan tuhan dalam segala aspek kehidupan.

Baru pada bab kedua penulis mengajak kepada para pembaca untuk startup memulai kembali jalannya kehidupan dengan semangat baru yang lebih membara dengan dilengkapi cerita-cerita inspirasi yang pernah dialami penulis sebagai bentuk pembanding dan pelajaran bagi pembaca. 

Pada bab ketiga alias terakhir baru penulis memberikan pesan moral bahwasanya kita sehebat apapun, sekaya apapun didunia akan hina dan tidak berdaya tanpa kekuatan dan daya upaya yang diberikan tuhan maha esa, ketika kembali menghadap kehadirat tuhan.

Harta dunia yang halal akan dihisab, sedangkan harta yang haram akan diazab (Muhammad bin al-yamani). (hal. 93).

Sebagai buku pertama yang dikarang oleh sang penulis, sama seperti karya buku bacaan lainnya pastinya mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Salah satu kelebihannya karena penulis masih santri aktif, maka beberapa kalimat atau kata-kata yang disampaikan kental dengan ruh bernapas kesantrian dan keagamaan.

Kekurangannya dalam buku ini pembaca temukan ada beberapa penulisan kata atau kalimat yang kurang benar dan pas secara ejaan berdasarkan kosakata kamus bahasa Indonesia.

Akhirnya buku ini sangat cocok untuk pembaca pemula yang masih bimbang dan bertanya-tanya dalam setiap menjalani kehidupan, tentunya dengan tetap mengharap petunjuk tuhan. Sebab sesuai judul buku ini Kita Bimbang Allah Bimbing. Semoga bermanfaat Wallahu A’lam. (*)

TARMIDZI A.

Berkhidmat di Stidkis Al-Mardliyyah Pamekasan

Editor : Amin Basiri