Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelar Kursus Problematika Haid

I
Penulis: Ina Herdiyana❯

 

BAHAS DARAH: Kajian problematika haid dan istihadah di Pondok Pesantren Nurud Dhalam.
BAHAS DARAH: Kajian problematika haid dan istihadah di Pondok Pesantren Nurud Dhalam.

PONDOK Pesantren Nurud Dhalam memiliki berbagai keunggulan. Di antaranya, mengaji kitab kuning dengan metode sorogan.


Advertisement

Yakni, santri menyetorkan kemampuan baca pada ustad, baik dengan cara kosongan maupun tidak.

”Dengan sorogan, santri mampu lancar membaca kitab, baik ada maknanya maupun dengan bentuk kosongan (kitab gundul),” jelas Penasihat Pesantren Nurud Dhalam Shofiyatul Ummah.

Kajian kitab kuning tersebut tidak bisa dihilangkan dari aktivitas pesantren. Sebab, hal itu menjadi ciri khas dari pendidikan pesantren.

Advertisement

”Kami upayakan bagaimana santri bisa membaca dan memahami baca kitab kuning yang menjadi warisan ulama terdahulu,” ujar alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut.

TEKUN: Musyawarah kitab putri Pondok Pesantren Nurud Dhalam.
TEKUN: Musyawarah kitab putri Pondok Pesantren Nurud Dhalam.

Selain itu, lembaga pendidikan di Kecamatan Ganding ini juga melakukan pemantapan ilmu fardu ain. Pemantapan ini dilakukan dengan program penataran dan praktik ubudiah secara berkelompok. Misalnya, salat, wudu, najis, tayamum, hingga merawat jenazah.

”Ini juga ilmu yang sangat penting dan bagaimana santri bisa melaksanakannya dengan baik dan benar,” ujarnya.

Neng Fifi menjelaskan, pihaknya juga menggelar kursus problematika haid dan istihadah. Kegiatan itu diikuti oleh santri putra dan putri yang membahas tentang hukum darah, baik darah haid, istihadah, maupun nifas. Hal ini penting dilakukan karena masalah kewanitaan ini sering kali dilupakan.

Advertisement

”Kursus problematika haid dan istihadah santri mampu memahami jenis darah kewanitaan dan mengetahui hukumnya. Sebab, masalah ini sering dialami para wanita,” paparnya.

Sebagai dewan penasihat, Neng Fifi akan terus berkomitmen membawa Nurud Dhalam menjadi lentera bagi masyarakat.

”Yang terus membawa panji-panji keislaman dan bisa membawa manfaat sebesar-besarnya bagi santri dan masyarakat,” tegasnya. (sin/luq)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pesantren dan Modernitas: Mewujudkan Pesantren yang Aman dan Nyaman

Pesantren dan Modernitas: Mewujudkan Pesantren yang Aman dan Nyaman

Di pondok pesantren, pendidikan moral adalah pelajaran utama sebelum belajar ilmu agama dan ilmu lainnya karena ada anggapan bahwa adab lebih tinggi daripada ilmu. 

Viral Massa Gusur Gerai Indomaret di Pamekasan Menggunakan Buldoser

Viral Massa Gusur Gerai Indomaret di Pamekasan Menggunakan Buldoser

Massa demo dan rusak bangunan toko modern Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Pamekasan. Penolakan itu dilakukan oleh sejumlah massa dan alumni salah satu pondok pesantren Pamekasan.

Polisi Tahan Warga Sumenep, Dilaporkan Rudapaksa Santri di Bawah Umur

Polisi Tahan Warga Sumenep, Dilaporkan Rudapaksa Santri di Bawah Umur

Kasatreskrim Kompol Bambang Tri S. menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah orang tua korban melihat percakapan antara korban dan tersangka di sebuah aplikasi, yang diduga mengarah pada adanya hubungan seksual.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer