
RadarMadura.id – Sebagai bagian dari kewajiban umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Penting untuk menghindari segala sesuatu yang dapat membatalkan Puasa.
Berdasarkan ajaran agama Islam, berikut adalah delapan hal yang dapat membatalkan puasa:
Masuknya Benda ke Dalam Tubuh secara Sengaja
Penting untuk menjaga agar tidak ada benda yang masuk ke dalam tubuh melalui lubang-lubang seperti mulut, hidung, atau telinga.
Jika hal tersebut terjadi secara tidak sengaja, puasa tetap dianggap sah.
Pengobatan Melalui Qubul atau Dubur
Pengobatan yang melibatkan memasukkan obat atau benda melalui lubang depan (qubul) atau belakang (dubur) juga dapat membatalkan puasa, seperti dalam pengobatan untuk ambeien atau pemasangan kateter urin.
Muntah dengan Kesengajaan
Muntah dengan sengaja akan membatalkan puasa, kecuali jika tidak disengaja dan tidak ada yang ditelan setelahnya.
Hubungan Suami Istri di Siang Hari Puasa
Melakukan hubungan suami istri di siang hari puasa dengan sengaja bukan hanya membatalkan puasa, tetapi juga memerlukan kafarat.
seperti melakukan puasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan kepada fakir miskin.
Keluarnya Air Mani karena Bersentuhan KulitKulit
Keluarnya air mani karena bersentuhan kulit tanpa melakukan hubungan seksual akan membatalkan puasa, seperti dalam kasus onani.
Namun, jika keluar karena mimpi basah, puasa tetap dianggap sah.
Haid atau Nifas
Wanita yang sedang mengalami haid atau nifas tidak hanya membatalkan puasa, tetapi juga harus mengqadha puasanya setelah Ramadhan berakhir.
Gangguan Jiwa atau Gila
Orang yang mengalami gangguan jiwa atau gila selama menjalankan puasa Ramadhan akan membatalkan puasanya.
Mereka harus mengqadha puasanya setelah sembuh.
8. Murtad atau Keluar dari Agama Islam
Keluar dari agama Islam dengan melakukan hal-hal yang dianggap murtad juga membatalkan puasa.
Ini termasuk menyekutukan Allah atau menolak hukum-hukum syariat yang telah disepakati oleh ulama.
Mengetahui delapan hal yang dapat membatalkan puasa merupakan bagian penting dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan benar sesuai ajaran Islam.
Hal ini memungkinkan umat Muslim untuk memastikan bahwa puasanya tetap sah dan diterima di sisi Allah SWT. (hasan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


