alexametrics
Sabtu, 16 Oct 2021
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Presiden DPP PKS Apresiasi Pelestarian Sejarah Sumenep

Semoga Terus Bersama Bangun Kota Keris

27 September 2021, 18: 37: 25 WIB | editor : Abdul Basri

AKRAB: Bupati Sumenep Achmad Fauzi (kiri) memberikan kenang-kenangan kepada Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu (kanan) saat berkunjung ke Sumenep, Sabtu (25/9).

AKRAB: Bupati Sumenep Achmad Fauzi (kiri) memberikan kenang-kenangan kepada Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu (kanan) saat berkunjung ke Sumenep, Sabtu (25/9). (HENDRA/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkunjung ke Kota Keris, Sabtu (25/9). Tujuan pengurus yang dipimpin langsung Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu tersebut untuk bersilaturahmi ke Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Kunjungan tersebut dilakukan setelah rombongan Presiden PKS gowes sehat dan bertemu dengan aliansi pemuda dan wartawan di Sumenep.

Begitu tiba di pendapa, rombongan presiden PKS langsung disambut Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Mereka lalu diajak berkeliling melihat benda peninggalan sejarah yang tersimpan di museum Kabupaten Sumenep. Presiden PKS mengapresiasi upaya pemkab dalam pelestarian sejarah di Sumenep. Apalagi, dia berksempatan melihat langsung benda peninggalan sejarah Sumenep.

Ada beberapa benda peninggalan sejarah yang diperlihatkan kepada rombongan presiden PKS. Berbagai koleksi tersebut di antaranya senjata masyarakat Sumenep tempo dulu, Al-Qur’an tertua, buku catatan administrasi kerajaan, juga berbagai guci keramik yang berasal dari Jepang, Eropa, dan Tiongkok.

Baca juga: Pembangunan Terkesan Hanya Ramah pada Kaum Mewah

”Tempat ini tidak boleh dimasuki siapa pun kecuali presiden. Karena yang datang presiden PKS, boleh masuk,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi sambil tertawa saat mengantarkan rombongan presiden PKS ke ruang keluarga raja Sumenep terdahulu di Keraton Sumenep.

Fauzi menjelaskan, dengan adanya benda peninggalan sejarah tersebut, membuktikan kepada publik bahwa komunikasi masyarakat Sumenep dengan bangsa lain, seperti Eropa, Jepang maupun Tiongkok sudah terjalin dengan baik sejak tempo dulu. ”Masyarakat Sumenep sejak dulu terbiasa menerima keberagaman dan komunikasinya sangat luas,” ujarnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga menyampaikan terima kasih kepada PKS yang telah mengusungnya menjadi bupati Sumenep periode 2019–2024. ”Terima kasih atas rekomendasi PKS kepada saya. Saya berharap terus bersama-sama membangun Sumenep agar ke depan lebih maju,” pinta Fauzi.

Sementara itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengapresiasi upaya Pemkab Sumenep dalam menjaga kelestarian nilai-nilai sejarah. Dikatakan, Sumenep memiliki benda sejarah yang banyak dan perlu dipertahankan serta dirawat. ”Luar biasa. Saya menyaksikan sejarah panjang Kabupaten Sumenep. Semoga prestasi Pak Bupati terus meningkat ke level provinsi dan nasional,” harap Syaikhu.

Menurut Syaikhu, membangun tatanan negeri memang sangat berat. Karena itu, diperlukan kebersamaan dengan semua elemen anak bangsa. Tanpa kebersamaan, sangat sulit membangun kebersamaan. ”Bangunan atau logo Sumenep ada pengaruh arsitektur Eropa dan lokal. Kita memiliki kebinekaan yang banyak di negeri ini. Jadi kita harus bersatu,” ucapnya.

Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menambahkan, kedatangan presiden PKS dalam rangka menyambung kemitraan yang sudah terjalin baik. Khususnya, mewujudkan harapan-harapan masyarakat. ”Kami sampaikan terima kasih kepada Pak Bupati atas sambutannya, insyaallah kita akan terus bersama membangun Sumenep,” tegas Irwan.

Perlu diketahui, rombongan presiden PKS terdiri dari DPD PKS Sumenep. Mulai Ketua DPD PKS Sumenep Rimbun Hidayat, Sekretaris Achmad Manansyah, Kabid Pemuda Subhan, Ketua MPD Karman, Kabid BPU Fachri, Kabid Humas Azmi. Sementara anggota DPRD Kabupaten Sumenep yang hadir yaitu Wiwit Harjo Yudanto dan Muhammad Yusuf.

Dalam pertemuan itu, unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) juga hadir. Sebut saja, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, Dandim Letkol (Inf) Nur Cholis, Kajari Sumenep Djamaluddin, dan Ketua Pengadilan Negeri Sumenep Arie Andhika Adikresna.

(mr/sin/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news