alexametrics
Sabtu, 16 Oct 2021
radarmadura
Home > Berita Kota
icon featured
Berita Kota

Abdul Halim Nakhodai Komisi C DPRD Jatim

Dorong Mitra Kerjanya untuk Tingkatkan PAD

24 September 2021, 20: 30: 45 WIB | editor : Abdul Basri

TERUS MENGABDI: Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad menyerahkan palu kepada Ketua Komisi C DPRD Jatim Abdul Halim.

TERUS MENGABDI: Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad menyerahkan palu kepada Ketua Komisi C DPRD Jatim Abdul Halim. (ABDUL HALIM FOR RadarMadura.id)

Share this      

SURABAYA – Karir politik Abdul Halim kian moncer. Legislator asal Bangkalan-Sampang itu kini dipercaya menjadi Ketua Komisi C DPRD Jatim. Itu setelah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jatim melakukan rolling terhadap beberapa kadernya dalam rapat paripurna pergantian alat kelengkapan dewan (AKD) di Gedung DPRD Jatim, Rabu (22/9).

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan, dalam organisasinya, rolling sebuah kewajaran dan untuk penyegaran. Apalagi, di partainya ada fatsun bahwa ketua, sekretaris, dan organisasi kaderisasi dan keanggotaan (OKK) akan memiliki jabatan penting di DPRD.

”Penyegaran diharapkan (bisa membuat kinerja kader) lebih baik agar Partai Gerindra bisa terus berkontribusi mengawal kemajuan Jatim,” ujar pria yang juga menjabat wakil ketua DPRD Jatim itu.

Baca juga: BPJS Kesehatan Pamekasan Targetkan Optimalisasi Pengajuan Klaim FKRTL

Abdul Halim mengatakan, rolling kader yang dilakukan fraksinya bukan yang pertama kalinya. Tapi, sudah ketiga kalinya. Perubahan AKD telah diatur dalam tatib DPRD Jatim. ”Itu tour of duty. Ini salah satu budaya yang ada di partai kami untuk melakukan penyegaran agar kinerja ke depan bisa lebih baik,” terangnya.

Wakil Ketua OKK DPD Gerindra Jatim, Komisi C menangani beberapa bidang. Di antaranya, keuangan dan perbankan, perpajakan dan retribusi, pemegang kas daerah/perusahaan daerah, perusahaan patungan. Termasuk, badan usaha, penanaman modal dan pengawasan keuangan serta pembangunan daerah.

”Artinya, komisi C membidangi keuangan mulai dari hulu hingga hilir. Karena itu, dia akan mendorong seluruh mitra kerja untuk meningkatkan kinerjanya. Sehingga, pendapatan asli daerah (PAD) Jatim nantinya bisa terus meningkat. Berdasar UU 23/2014, meski anggota DPRD memiliki tugas pengawasan terhadap pelaksanaan APBD, tapi juga memiliki kewenangan menggali potensi PAD yang ada di mitra kerjanya,” kata Abdul Halim.

Ditambahkan, tugas pertamanya sebagai ketua komisi C adalah membahas perubahan APBD Jatim 2021. Dia menargetkan perubahan APBD rampung 30 September. ”Karena dikejar waktu. Setelah P-APBD 2021 tuntas, kita akan membahas RAPBD 2022. Mudah-mudahan berjalan dengan lancar. Demi kemajuan Jatim, khususnya Madura,” pungkas kader muda NU yang menjabat Ketua PD Satria Jatim itu.

(mr/bam/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news