alexametrics
Selasa, 19 Oct 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan
Tetap Daring-Luring

Pola Pembelajaran di UTM meski Bangkalan Beralih Level 1

22 September 2021, 20: 26: 16 WIB | editor : Abdul Basri

LAKUKAN LANGKAH PREVENTIF: Rektor UTM Muh. Syarif saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

LAKUKAN LANGKAH PREVENTIF: Rektor UTM Muh. Syarif saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. (ZEINAL ABIDIN/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) masih melaksanakan pembelajaran daring dan luring. Jika nanti Bangkalan berstatus level satu, pihak kampus tetap akan menggelar perkuliahan secara daring dan luring terbatas.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di ruang kerjanya, Rektor UTM Muh. Syarif menyatakan, sampai saat ini UTM masih melakukan pembelajaran secara daring dan luring terbatas. Hal tersebut dilakukan berdasar perkembangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). ”Jika merujuk pada data Kemendagri, Bangkalan masih berstatus level 3,” ucapnya.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih melakukan penyesuaian dengan mempertimbangkan instruksi Kemendagri dan kondisi di lapangan. Sementara upaya yang dilakukan kampus adalah melakukan program vaksinasi kepada mahasiswa. ”Selain itu, mengimbau mahasiswa melakukan vaksin di daerah masing-masing,” katanya.

Baca juga: Akhir Pemburuan Syaiful Bahri, Terpidana Kasus KDRT

Dia menjelaskan, UTM masih mengevaluasi setiap mata kuliah yang bisa dilakukan secara daring. Sedangkan perkuliahan yang sifatnya praktik akan dilaksanakan secara luring. ”Luring terbatas itu untuk kegiatan praktikum, bimbingan, dan beberapa kegiatan yang memerlukan fasilitas kampus,” imbuhnya.

Syarif menambahkan, saat ini UTM sedang melakukan analisis mata kuliah mana saja yang bisa diluringkan. Kalau seandainya masih bisa daring, kemungkinan besar tetap dilakukan pembelajaran secara online. Tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

”Kami juga akan mengatur ruang perkuliahan dan mewajibkan mahasiswa mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi sebagai salah satu syarat yang tidak bisa diabaikan pada masa pandemi,” pungkasnya. (c2)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news