alexametrics
Senin, 25 Oct 2021
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Mantan Kades Sera Tengah Dibui Saat Pesta SS Bareng Perempuan

21 September 2021, 17: 16: 44 WIB | editor : Abdul Basri

DIPASANGI POLICE LINE: Resto Apoeng Kheta yang menjadi lokasi penangkapan Warid dan Raudhatul Jannatin disegel polisi, Senin (20/9).

DIPASANGI POLICE LINE: Resto Apoeng Kheta yang menjadi lokasi penangkapan Warid dan Raudhatul Jannatin disegel polisi, Senin (20/9). (MOH. JUNAIDI/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Selama 20 hari ke depan, Warid harus menjalani hari-harinya di balik bui. Sebab, mantan Kades Sera Tengah, Kecamatan Bluto, itu ditangkap polisi ketika berpesta narkoba jenis sabu-sabu (SS). Saat digerebek pada Senin (19/9) pukul 00.30, Warid bersama teman perempuannya, Raudhatul Jannatin.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, teman perempuan Warid sama-sama berasal dari Kecamatan Bluto. Perempuan berusia 27 tahun itu tercatat sebagai warga Dusun Mundhu, Desa Sera Timur. Warid dan Raudhatul Jannatin digerebek Tim Opsnal Satreskoba Polres Sumenep di salah satu kamar di Resto Apoeng Kheta, Desa/Kecamatan Saronggi.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menerangkan, semula polisi menerima informasi dari masyarakat bahwa Resto Apoeng Kheta sering dijadikan tempat transaksi dan konsumsi SS. Lalu, tim opsnal menyelidiki informasi tersebut. Setelah memastikan informasi A1, polisi bergerak cepat dan melakukan penggerebekan.

Baca juga: Pengurus Ikbal Korda Sampang 2021-2026 Dilantik

”Dari penggerebekan itu, Satresnarkonba Polres Sumenep berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu klip kecil SS dengan berat kotor sekitar 0,28 gram,” terang Widi.

Dalam operasi penangkapan itu, ada BB lain yang ditemukan polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Antara lain, sobekan tisu yang diduga sebagai bungkus SS dan perangkat alat isap. ”Ada juga korek api gas dan dua unit handphone,” tegas mantan Kapolsek Kota Sumenep itu.

Widi menjelaskan, saat ini kedua tersangka diamankan di sel tahanan Mapolres Sumenep untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. ”Tersngka akan dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman lima tahun penjara,” tegasnya. (c3)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news