alexametrics
Kamis, 21 Oct 2021
radarmadura
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
Bhayangkara vs Madura United

Jaga Asa Raih Poin Penuh

18 September 2021, 18: 51: 44 WIB | editor : Abdul Basri

OPTIMISTIS: Pemain MU Rafael da Silva dihadang pemain belakang PSM Makassar Erwin Gutawa saat bersua di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Minggu (12/9).

OPTIMISTIS: Pemain MU Rafael da Silva dihadang pemain belakang PSM Makassar Erwin Gutawa saat bersua di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Minggu (12/9). (SLAMET JARDANI/JAWA POS)

Share this      

BANDUNG, Jawa Pos Radar Madura – Madura United (MU) akan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat hari ini (17/9). Pertandingan pekan ketiga itu menjadi ujian besar bagi Laskar Sape Kerrap untuk meraih tiga poin perdananya musim ini.

Pelatih MU Rahmad Darmawan sangat bersyukur timnya bisa turun dengan kekuatan penuh melawan The Guardian – julukan Bhayangkara FC. Pasalnya, salah satu anak asuhnya, yaitu Novan Setya Sasongko, yang sebelumnya cedera, saat ini sudah pulih. ”Semua pemain sudah bisa dimainkan,” ucap pria yang biasa dipanggil coach RD tersebut kemarin (17/9).

Pihaknya sudah mengetahui kelebihnan tim lawan. Untuk itu, RD akan mengantisipasi pergerakan pemain kunci Bhayangkara FC yang bisa mengancam anak asuhnya. Mereka antara lain Ezechiel Ndouasel, Andik Vermansyah, Adam Alis, Sani Riski, Osas Saha, dan Renan Silva.

Baca juga: Revitalisasi Belum Bisa Dieksekusi

Antisipasi yang dilakukan yaitu menerapkan organisasi permainan yang rapi dan disiplin. Dengan begitu, tim Andik Vermansyah dan kawan-kawan tidak mudah menembus pertahanan anak asuhnya dan mencetak gol.

”Setelah itu, kami berpikir bagaimana caranya membongkar pertanahan lawan,” tutur mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Pria kelahiran Lampung Tengah itu menilai, Bhayangkara FC dikenal sebagai tim bagus dalam masa transisi dari menyerang ke bertahan. Atau dari bertahan ke menyerang. Namun, bukan berarti klub kebanggaan Polri tersebut tidak memiliki kelemahan dalam bertanding. ”Pemain harus tahu kapan harus cepat untuk melakukan serangan ke kubu pertahanan lawan,” sambungnya.

Mantan pelatih Sriwijaya FC itu mengaku, mental anak asuhnya tidak terganggu meski belum pernah meraih poin penuh dari dua laga yang dijalani. Motivasi yang dibangkitkan yaitu bermain dengan semangat kerja keras dan kerja sama tim.

RD optimistis anak asuhnya bisa bermain secara baik. Pada pertandingan kedua yang jauh lebih dibandingkan laga perdana saat menghadapi Tira Persikabo. ”Problem kami hanya bagaimana pemain bermain tenang.

Pemain MU Slamet Nurcahyo mengatakan, timnya menyambut pertandingan ketiga dengan berbagai persiapan. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan dirinya untuk meraih tiga poin pertamanya musim ini.

”Kita tinggal kerja keras dengan kemauan menang dan menjalankan instruksi pelatih. Insyallah bisa menang,” ujarnya.

Mantan pemain Persiba Bantul itu mengaku tidak memiliki target khusus dalam pertandingan nanti. Namun, dirinya tetap ingin memenangkan pertandingan agar bisa membawa timnya ke papan atas. ”Sebagai pemain, target kami hanya ingin membawa tim ini di tiga besar pada akhir tahun nanti,” tukasnya. (jup/han)

(mr/jup/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news