alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarmadura
Home > Berita Kota
icon featured
Berita Kota

Menko Airlangga: Realisasi PEN Capai 50,7 Persen

14 September 2021, 15: 58: 00 WIB | editor : Haryanto

PATUH PROKES: Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri sebuah acara.

PATUH PROKES: Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri sebuah acara. (Kemenko Bidang Perekonomian for RadarMadura.id)

Share this      

JAKARTA – Program pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga kini terus berjalan. Realisasinya sudah mencapai 50,7 persen. Hal ini diungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

”Realisasi PEN mencapai 50,7 persen dari pagu Rp 744,7 triliun atau menjadi Rp 377,5 triliun,” kata Menko Airlangga dalam konferensi pers evaluasi dan penerapan PPKM secara daring di Jakarta, Senin (13/9).

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi cukup signifikan. Indikasinya, terjadi klaster kesehatan pada kuartal kedua 2021 yang semula Rp 47,71 triliun menjadi Rp 93,45 triliun.

Baca juga: Enam Daerah di Jatim Masuk Level 1

Kemudian klaster perlindungan sosial yang pada akhir kuartal kedua Rp 66,43 triliun kini menjadi Rp 108,16 triliun. Sementara realisasi program prioritas yang di kuartal kedua Rp 41,83 triliun menjadi Rp 58,04 triliun.

”Klaster dukungan UMKM korporasi pada kuartal kedua Rp 51,27 triliun menjadi Rp 59,93 triliun. Sedangkan insentif usaha di kuartal kedua Rp 45,07 triliun menjadi Rp 57,92 triliun,” ujar Airlangga.

Dijelaskan, sebanyak 69,7 juta orang dari 514 kabupaten/kota atau 34 provinsi telah mendaftar program kartu prakerja. Khusus pada 2021 batch 12-19, total penerimanya 4,3 juta orang dan 3,2 juta di antaranya telah menyelesaikan pelatihan. Sebanyak 3,04 juta telah mendapatkan insentif dengan total Rp 6,82 triliun.

”Pendaftar Batch 19 sebanyak 3,9 juta orang yang eligible 2.413.677 dan penerimanya 800.000 orang. Pendaftaran dibuka 9 September dan ditutup pada 12 September,” ungkap Airlangga.

Terkait program jaring pengaman sosial bantuan subsidi upah, sambung Airlangga, telah dicairkan kepada 3,4 juta pekerja dan masing-masing orang menerima sebesar Rp 1 juta. Realisasi banpres usaha mikro mencapai 99,3 persen atau Rp 15,25 triliun. Bantuan itu  disalurkan kepada 12,71 juta pelaku usaha mikro.

”Bantuan tunai bagi pedagang kaki lima dan warung sebesar Rp 1,2 juta juga sudah mulai disalurkan. Uji coba dilaksanakan di Medan dan yang menyalurkan anggota TNI dan Polri,” ungkapnya. (*/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news