alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Konsisten Ciptakan Motif Baru Agar Tak Ditinggal Pembeli

12 September 2021, 20: 45: 39 WIB | editor : Prengki Wirananda

INOVATIF: Muhyi memperlihatkan sejumlah koleksi batik di Kelurahan Kowel Minggu (12/8).

INOVATIF: Muhyi memperlihatkan sejumlah koleksi batik di Kelurahan Kowel Minggu (12/8). (ANIS FEBRIATUS S/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura –  Industri batik sedang berkembang pesat. Peminatnya sangat banyak sehingga bermunculan pengrajin baru. Akibatnya, persaiangan semakin ketat sehingga perlu konsistensi dalam berinovasi agar tidak ditinggal pembeli.

Seperti yang dilakukan Muhyi. Pemilik toko MJ Batik itu terus berinovasi menciptakan motif baru. Teranyar, dia membuat batik dengan motif belling pecca.

"Motif (belling pecca) ini belum ada yang buat, maka menjadi peluang tersendiri bagi MJ Batik untuk menjadi produsen pertama,” kata pria 43 tahun itu.

Baca juga: Hari Libur, Bupati Ra Latif Bantu Korban Kebakaran

Muhyi memiliki sembilan orang karyawan. Dia bisa produksi hingga lima batik tulis setiap hari. Sementara, untuk batik cap bisa sampai 60 lembar perhari.

"Kami mengutamakan pelayanan dan kualitas, jadi kami benar-benar teliti dalam penulisan motif dan pencelupan,” ucapnya.

Harga MJ Batik beragam. Mulai Rp 45 ribu sampai Rp 750 ribu. Masyarakat yang ingin tahu proses pembuatan batik itu, bisa datang langsung ke Kelurahan Kowel. (r3)

(mr/pen/pen/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news